
Selamat membaca Para Reader
Para Tetua melesat dengan cepat kearah mereka berdua Dan Tetua Pertama Lin Bu atau bisa disebut sebagai Tetua Bu Menahan serangan dari anaknya yaitu Lin Hu dengan menggunakan energi Qinya saja
Buk!!!
Setelah serangan Lin Hu berhasil ditahan oleh ayahnya dia pun berucap
'Kenapa.. Kenapa Ayah menahan seranganku' Ucap Lin Hu
'apakau sudah Gila!!... Jika seranganmu mengenainya tadi maka akan terjadi perang saudara disekte ini' Ucap Tetua Bu dengan Tegas
Lalu Tetua Bu Pun Meminta maaf kepada Ayahnya Rou Lu Yaitu Rou Han atau bisa disebut Tetua han 'Rou Han maafkan kelakuan anakku yang bodoh ini Ya. Lin Hu segera minta maaf, Aku meminta maaf sebesar-besarnya' Ucap Tetua Bu sambil mengepal tangannya dan membungkukkan badannya
'Tetua Han Aku minta maaf atas kelancanganku' Ucap Lin Hu dengan terpaksa
'iyaa tidak apa-apa namanya juga masih Remaja. Wajar kalo bertarung seperti itu' Ucap Tetua han
'Iya Kalo begitu Aku pamit Dulu Ya Rou Han' ucap Tetua Bu
'Iya hati-hati di jalan Ya Lin Bu' Ucap Tetua han
Rou Lu yang hanya bisa menyimpan amarah dan dendamnya pun merasa kalo ayahnya saja tidak mau membela dirinya dan dia hanya bisa menggertakan giginya saja
'Bahkan Ayahku sendiri Tidak mau membela Ku' ucap Rou Lu
Rou Lu lari sekencang-kencang kearah hutan untuk meninggalkan Ayahnya
'Rou Lu kau ingin kemana?' Tanya Tetua han
Rou Han juga Tau perasaan anaknya itu dan membiarkan Anaknya itu pergi begitu saja
'Biarlah dia juga pasti sangat Kesal karna diriku' ucap Tetua han dalam hatinya
'Ending pertarungannya Benar-benar Tidak Seru' ucap Ryo Ken
Rou Han juga segera membubarkan kerumunan itu dengan menggunakan Sun Domination Tecniquenya
'kalian semua Bubar!' Ucap Tetua han
Seketika Semua orang pun tertegun diam kecuali Ryo Ken
'Teknik Dominasinya Cukup untuk membuat Jantung ku berdetak dengan cepat. Seseorang Di Tingkat Martial General Tahap Akhir memang sungguh hebat' ucap Ryo Ken dengan kagum
Tapi walaupun begitu Ryo Ken tetap Lanjut Menyapu 'Hey Kenapa kau tidak Pergi?' Tanya Tetua han
'Aku di tugaskan untuk Menyapu Bagian Aula Pertarungan ini, jadi kenapa aku harus pergi' jawab Ryo Ken
'Aneh Sekali Orang yang berada di Tingkat Martial Martial Tahap menengah saja bisa Sesak Nafasnya karna teknik ku tadi. Tapi Dia yang baru Di Tingkat Martial Art Tahap menengah mampu dengan Santainya menahan dominasiku' ucap Tetua han dengan heran
'Haa Apa Itu.. di badannya itu Mengalir Sebuah energi Tapi bukan Energi Qi Itu bahkan dua kali lipat lebih kuat dari energi Qi hmm.. Menarik' Ucap Tetua han dalam hatinya sambil menghampiri Ryo Ken
'kenapa Dia Datang kearahku Apakah Dia menyadari adanya Energy Of God Supreme didalam tubuhku ini' ucap Ryo Ken dalam hatinya
Lalu secara tiba-tiba Tetua Han Menawarkan Ryo Ken untuk menjadi muridnya
'Mau kah kah kau menjadi muridku?' tanya Tetua han kepada Ryo Ken
'A.. A.. Apa maksudmu' Jawab Ryo Ken yang kebinggungan
'Jadi apa kau mau menjadi muridku?' tanya Tetua han
'terima kasih atas tawarannya tapi maaf aku menolak untuk menjadi muridmu' Jawab Ryo Ken
'Baiklah aku juga tidak bisa memaksamu untuk menjadi muridku, lalu siapa namamu Nak?' Tanya Tetua han
'namaku Ryo Ken' ucap Ryo Ken
'kalo begitu Ryo Ken aku pamit dulu ya, kalau kau merasa berubah pikiran silahkan datang kekediaman keluarga Rou' ucap Tetua han
'iya hati-hati dijalan Ya Tetua han' ucap Ryo Ken
'benar-benar tidak bisa di tebak Tetua han tidak mengetahui namaku tapi dia langsung menawarkan diriku menjadi muridnya' ucap Ryo Ken
'sudahlah aku lanjut menyapu saja' ucap Ryo Ken
beberapa menit kemudian
Hufff! 'akhirnya selesai juga.. ohh iya aku belum mempelajari buku Bela diri yang diberikan oleh Xue tadi malam' ucap Ryo Ken
setelah selesai menyapu Ryo Ken pun mengambil gajinya dan langsung pergi kearah Hutan 'Yang pertama harus dipelajari adalah ini Punching Energy. Tunggu bagaimana jika Teknik ini memakai Energy Of God Supreme dan bukan nemakai energi Qi mari kita coba' ucap Ryo Ken
Dalam waktu 2 Jam Ryo Ken sudah bisa menggunakan Punching Energy level 1
'Aku sudah Menguasai Punching Energy dilevel 1nya lumayan. Kalo begitu selanjutnya Energy Shield' ucap Ryo Ken
Singkat Cerita Teknik Punching Energy, Energy Shield, dan Aura Domination ketiga itu berhasil dikuasai Ryo Ken sampai
kelevel 1nya
'Aku sudah menguasai ketiga Teknik itu Sampai Level 1 aku kali ini ingin mengetes ketiganya' ucap Ryo Ken
Ryo Ken pun pergi kesarang Spirit Beast level 2 bernama Spirit Wolf yang bertingkat Martial Spirit Tahap Menengah untuk mengetes kekuatannya
'Jadi ini sarangnya Ya hmm.. Jika dihitung-hitung jumlah mereka sekitar 27 Ekor Lumayan aku bisa menjadi cukup kaya karna setiap makhluk yang bertingkat Martial Spirit pasti mempunyai Inti dan didalam Inti itu ada Energi Qi yang bisa diserap. Tapi aku tidak akan mungkin menyerap energi Qinya jadi aku akan menjualnya hehehe!!' ucap Ryo Ken
Ryo Ken mulai menyerang sekelompok Wolf Spirit itu Hyaa!! 'Maju sini kalian semua' ucap Ryo Ken
Ryo Ken mulai memukul 2 Wolf Spirit sekaligus dengan menggunakan Punching Energy
Punching Energy!!
Bukkk!!!!
'Dampak dari serangan ku membuat 2 Wolf Spirit itu Rata dengan Tanah. benar-benar hebat' ucap Ryo Ken dengan bangga
Saat Ryo Ken sedang membanggakan dirinya tiba-tiba ada 3 Wolf Spirit yang ingin mencoba menerkamnya namun tentu saja tidak segampang itu Ferguso!!
Ryo Ken menahan serangan 3 Wolf Spirit itu dengan menggunakan teknik Energy Shield
Energy Shield
Bukk!!!
Roarrr!!!
'kalian masih bisa meraung Ya kalo begitu Rasakan ini' ucap Ryo Ken
Aura Domination!!
Setelah Ryo Ken menggunakan Teknik Aura Domination para Wolf Spirit itu pun Tertegun Diam
tapi sesuatu yang tidak terbayangkan pun terjadi. seekor Spirit Beast Level 3 yang tingginya seperti pohon yaitu Fire Wolf Spirit datang menuju Ryo Ken
Bukk!! Bukk!! Bukk!! Bukk!! Suara langkah kaki Fire Wolf Spirit
'Haa itu Ukuran yang Cukup Besar apakah aku bisa mengalahkannya dalam 1 serangan kalo begitu aku akan mencobanya' ucap Ryo Ken
Punching Energy!!!
Hyaa!!!
Bukkkk!!!!
dampak dari serangan Ryo Ken membuat Fire Wolf Spirit Itu terpental Cukup jauh dan membuat seluruh Tulang badannya patah
Wusss!!!
Brakkkk!!!!!! Kretek!! Kretek!! Brakkk!!!
Saat Fire Wolf Spirit Terbaring Lemas Ryo Ken pun menghampirinya dan berucap di atas kepala Fire Wolf Spirit tersebut
'Aku memang tidak bisa membunuhmu dalam satu serangan Tapi aku bisa membuat seluruh tulang badanmu patah hanya dengan 1 serangan' ucap Ryo Ken
'Akan kuremukan Tengkorak kepalamu itu' ucap Ryo Ken sambil membuat kepalan tangan
Ryo Ken langsung memukul Kepala Fire Wolf Spirit dengan menggunakan Teknik Punching Energy
Punching Energy!!!
Hyaa!!
Bukkk!!!
Kretek!!! Kretek!! Kretek!! Suara tulang patah
Fire Wolf Spirit pun seketika Mati setelah menerima serangan tersebut
'butuh 2 kali pukulan dariku untuk membunuhmu jadi berbanggalah mati di tanganku' ucap Ryo Ken
Ryo Ken lanjut meratakan sisa Spirit Wolf
Lainnya dan mengumpulkan seluruh Inti Yang Ada 'Yay!! Aku akan Kaya!!' ucap Ryo Ken
Jadi Cerita kembali Ke Rou Lu yang sedang mengamuk di tengah hutan belantara
'Aku sangat membenci Dia!!!!' Teriak Rou Lu
Rou lu yang sedang marah menghancurkan seluruh hal yang ada disekitarnya sambil berucap
Bukk!! Bukk!! Bukk!!
Brak!! Brak!! Brak!!
'Aku akan melakukan apapun jika aku bisa membunuh Lin Hu' ucap Rou Lu
Sesosok misterius yang memakai topeng hitam dan Jubah Hitam pun tiba-tiba Datang menghampiri Rou Lu
Terima kasih Telah membaca
Mohon dukungannya ya
Like and Komen
BERSAMBUNG