Make Me The Character Villain

Make Me The Character Villain
Chapter 6



Lalu Tiba tiba Naestlle Dikagetkan Dengan Arovoel Yang Tiba Tiba Berada Di Belakang Naestlle


"Hey.....Apa.....Apa..Yang sedang Kau Lakukan!!?"Ucap Naestlle dengan wajah nya Memerah Kerena Tiba Tiba Arovoel Yang Berusaha Mengajari Nya Dari belakang


"Emm.....Tidak , Pria ini Terlalu Dekat Aku jadi Malu Huwa......"Gumam Naestlle


Tampak Arovoel Hendak Membimbing Naestlle ia Menggenggam Tangan Naestlle Dan Menggerakkan Tangan Naestlle KeAtas dan Mengayunkannya Kembali pedang keBawah Dengan Kecepatan Yang Tinggi Dan...


Srettt......


Kayu Tersebut Terbelah Hingga menjadi Dua Bagian.


"Lain Kali Anda Harus Menggerakkan Tangan anda Dengan Ambisi Tidak Dengan Kekuatan saja Niat Dan Ambisi sangat diperlukan dalam penggunaan Sword"Ujar Arovoel Setelah Mengajari Naestlle Arovoel Pergi Untuk Mengajar Prajurit Lain Nya.


"Astaga Aku Hanya Kaget Betapa Besar tangan Nya?"Ucap Naestlle sambil Memandang Arovoel


"Huft Pria Yang Baik Tapi Aku Tahu ketulusan Nya Hanya Akan Menjadi Milik Tokoh Utama wanita."Hela Nafas Naestlle Lalu Naestlle Melanjutkan Pelatihan nya


Tak Terasa Dari Pagi Hari Sekarang Hari Hendak Gelap.


"Melelahkan Nya....."Ucap Naestlle Sambil Mengusap Muka Nya dengan Handuk Kecil


Lalu Arovoel Mengatakan Kepada Mereka semua Bahwa Latihan Untuk Hari Ini Telah selesai!Jadi Bisa Dilanjutkan Untuk Esok Hari Dan seterusnya


"Semuanya Silahkan Kembali Ketempat Kalian Masing masing dan Beristirahat lah.!"Ucap Arovoel.


Setelah Mereka Semua Pergi Hanya Tersisa Naestlle Yang Duduk Di Lapangan Tersebut dengan merenung.


Lalu Arovoel Berkata


"Nona Hari sudah Mulai Gelap Setidaknya Anda Pergi Kembali Keruangan Anda Untuk Berisitirahat"Ujar Arovoel sambil Menatap Naestlle


"Eh Baiklah.....Tapi saya Akan Tetap disini Untuk Sementara,Bukan nya Langit Sore Hari ini Begitu Indah?


Arovoel Menatap Mata Naestlle Yang memandang KeArah Barat, Bagaimana Bisa Bola mata Berwarna Amethyst Gelap Itu Bisa Menjadi Lebih Terang Dan Bercahaya.


"Ehem... Apakah Ada Yang salah Diwajah Saya Sir?"Ucap Naestlle Canggung


"Ah....tidak Maafkan Saya Nona,Saya Akan Segera Pergi"Ucap Arovoel Sambil Mempalingkan Wajah Nya dari Tatapan Naestlle setelah Itu Arovoel Memberi Hormat Dan Pergi


"Uhm.....apa itu?, apakah aku barusan melihat wajah nya Memerah?"ucap Naestlle


"Huft sekarang Mari kita Mengulangi Latihan Tadi!"ucap Naestlle Tegas!


Naestlle Terus Menerus Mengulangi Ayunan Pedang nya dan mulai Melincahkan Gerakan Dasar Berpedang Dan Hingga Malam Hari


"Hosh.....Hosh Benar Benar Melelahkan tapi tidak apa apa Bukan setidaknya Aku Bisa Menggerakkan Pedang ini Tanpa Masalah sedikit pun!"ucap Naestlle


Naestlle melihat sekelilingnya


"Astaga Aku tidak Menyadari Bahwa Hari Telah Gelap"Ucap Naestlle Yang memandang Kearah Langit Yang Gelap dipenuhi Bintang Bintang Yang Terang


"Tapi kenapa tidak Ada satu Orang pun yang mencari ku?"ucap Naestlle


"Ah.....Benar Meraka Semua Tidak Terlalu Peduli Dengan Keadaan, dimana,dan Apa yang dilakukan oleh Naestlle itu sendiri"Ucap Naestlle


"Baiklah Mari Kita kembali ke Mansion"


Naestlle Tiba Di ruangan Nya Dan Tertiba seseorang Mengetuk pintu


"Ah silahkan masuk Ucap Naestlle"


"Nona Anda dari mana saja anda?"Ucap Wendy pelayan Naestlle yang Tampak Khawatir


"Tidak aku hanya pergi ke Area Pelatihan saja"Ucap Naestlle lantang


"Apa!!!...Apa yang benar saja Sejak kapan Anda pergi sendirian Kesana?"Ucap Wendy dengan raut Wajah Yang Kaget


"Emmm aku tau dia Kaget Begitu Kerena Dia Mengetahui Bahwa Naestlle Adalah seseorang Lady yang Membenci Ahli Pedang dia Mengatakan Bahwa Pedang Hanya Lah Alat yang tidak Berguna, dan Tidak Bisa Di Andalkan,dia adalah salah satu Karakter Antagonis yang Menentang Penggunaan Sword Bahwa Ilmu Sihir Lebih Penting untuk dipelajari dari pada Ilmu Pedang"Gumam Naestlle


"Tidak Saya Pikir Disana Tempat dimana Mereka Menganggap Bahwa Pedang Adalah Nyawa/Jiwa Mereka sendiri Mengayunkan Pedang Apapun Yang terjadi Pedang Tetap lah Nyawa seseorang"Ucap Naestlle


"ternyata saya selama Ini hanya salah Paham terhadap kegunaan sebuah sword Bagi seseorang"Ucap Naestlle dengan tersenyum lembut


"Nona Anda!, Benar Benar Hebat awww!"Ucap Wendy dengan raut wajah senang seraya hanya dengan mendengar kata kata yang dilontarkan oleh Naestlle


"Benar Anda sangat benar Nona Sebuah Sword Bisa Menyelamatkan Banyak nyawa seseorang!"ucap Wendy Dengan mata berbinar binar


"Saya Tidak Menyangka Bahwa Anda Akan Menyadari itu dengan Cepat"ucap Wendy


"Uh.... Kau pikir Sebelum nya Aku Bagaimana hah?!"ucap Naestlle Dengan raut wajah cemberut


"Ah tidak nona Anda tetap lah nona ku yang terbaik kok heheh"Ucap Wendy Canggung


"Ah iya Sebelum Nona Tidur saya Akan menyiapkan Air Mandi Nona dulu"Ucap Wendy"


"ah baiklah"ucap Naestlle


Selang Beberapa Menit Wendy Mengabari Bahwa Air Mandi Naestlle Telah Selesai di siapakah


Setelah Naestlle mandi ia segera memakai Handuk mandi dan menggerikan Rambut nya sambil Menghadap Cermin Besar dengan ukiran ukiran yang begitu Elegan


"Em......Benar Benar Hidup yang menguntungkan"ucap Naestlle dengan Bahagia


"Ngomong ngomong Bagaimana Dengan diriku yang sebelumnya?"Gumam Naestlle


"Apakah Aku masih hidup?"ucap Naestlle


"Selain itu kata kata terakhir ku saat Hendak tidur juga sangat lah Aneh bagaimana bisa aku mengatakan hal Aneh begitu?"gumam Naestlle


"Tuhan Jika Aku tertidur Maka Bangun kan aku didunia Lain"Ucap Naestlle lantang


"Tunggu Jika Aku Mengatakan hal yang sama sebelumnya?, apakah aku bisa kembali lagi kedunia ku?"Ucap Naestlle


"Hadeh Naestlle kamu saja belum mencobanya"Ucap Naestlle


"Lebih Baik Mencobanya Sekarang Bukan?"ucap Naestlle


Setelah itu Naestlle Bergegas ke ranjang Besar dan Mewah nya itu lalu ia mulai membaringkan tubuhnya


Melihat ke langit langit dimana terdapat banyak ukiran ukiran Mawar yang indah


"Aku akan mengatakan nya hahaha, dengan begitu aku bisa kembali kedunia ku!"ucap Naestlle


"Tuhan sekali lagi Jika Aku tertidur Maka Bangun kan lah aku didunia yang berbeda!"


BERSAMBUNG..............