
"EH!?......saya?....Mengapa Saya Harus Berdansa dengan pangeran wiliam??"
Lalu orang orang mulai bertanya tanya Apa maksud dari perkataan Naestlle
"Ada apa dengan Dia?"
"Apakah ini trik baru sih gagak hitam itu?"
"Trik baru apa ini untuk memikat hati pangeran?"
"Jangan percaya kata kata sih gagak hitam, sejak dulu bukan nya dia pembuat onar!"
Naestlle yang merasa canggung di Ruangan pesta itu memutuskan untuk pergi ketempat lain untuk mencari udara segar
"Huft..... disana begitu panas dan sesak"ucap Naestlle
"Apa mereka Tidak Mengatakan hal lain selain mengatakan keburukan seseorang?"
"Eh ngomong ngomong dimana aku?"
Naestlle Memperhatikan sekeliling
Betapa indahnya tempat ini dan begitu Banyak bunga'mawar
"Apakah ini Taman istana Ini.....ini sungguh Berkilau lihat lah bunga bunga mawar ini aroma nya begitu harum"ucap Naestlle Yang Mengambil sekucup bunga mawar dan Mengcup Bunga Mawar tersebut
Lalu terdengar suara seorang pria dibelakang Naestlle
"Hey.....apa yang anda lakukan disini?"tanya sesosok Pria Ke Naestlle
"Eh siapa dia apakah pengawal yang akan menghukum ku Kerena mencabut satu Tangkai Bunga?"Gumam Naestlle yang panik
"Eh tuan maaf kan saya,....."
Naestlle mulai membalikkan Badannya...saat ia membalikkan badan nya, Tertiba Kepala Naestlle Pusing dan terhuyung Membuat dia tak terkendali dan Saat ia hampir terjatuh...... Pria dibelakang nya tadi Sontak Merangkul pinggang Naestlle yang ingin terjatuh itu...
"Kenapa ini......kenapa aku Menjadi Pusing?"Gumam Naestlle sambil menggenggam Jas mewah Pria tersebut...
"Permisi....Nona Apakah anda Baik Baik saja?"ucap Pria tersebut yang Merangkul Naestlle
Saat itu Naestlle mulai menatap Pria itu dan ternyata........
Pria itu adalah Pangeran Ikhsa Cranvixquis
"Ah...... Pangeran Ikhsa saya memberi hormat kepada anda"ucap Naestlle Yang Berusaha Untuk Berdiri sendiri Tanpa Bantuan Ikhsa.
"baik lah seperti nya Anda perlu mencium Aroma Daun Min Agar menghilangkan Efek Bunga Mawar beracun Itu"Ujar Ikhsa sambil mengambil sebuah Sapu tangan Yang tampak Berisi Beberapa lembar daun min lalu Ikhsa memberikan nya ke Naestlle
"ambil ini seduh Bersama Teh itu akan membuat anda menjadi lebih baik"ujar Ikhsa setelah memberikan sapu tangan itu lalu ia pergi meninggalkan Naestlle Yang berada di Taman itu sendiri.
"Eh....... Terimakasih Pangeran!"Ucap Naestlle
"Aku tidak tahu jika pangeran Ikhsa bisa seperhatiaan begitu"gumam Naestlle
Di Novel Ikhsa Adalah Seorang Yang Terkenal dingin dan Tidak terlalu peduli terhadap Seseorang disekitar nya atau pun masalah yang sedang dihadapi orang disekitarnya.
Walaupun dengan Topeng Datar itu Terlihat Bahwa Ikhsa memiliki Rasa Simpati Yang Tinggi!
Diceritakan Alasan Dibalik Mengapa Ikhsa Memakai Topeng Perak Itu Kerena Saat Usia Ikhsa 9 Tahun Terjadi nya Kebakaran Di Mansion Mawar.ikhsa yang berusaha Menyelamatkan Adik Nya Arquin saat kebakaran itu.Pada Akhirnya ikhsa Terkena Kobaran Api yang membuat Sebagian Muka Nya Melepuh.Hingga membuat Ikhsa harus memakai Topeng perak yang menyembunyikan wajah Nya selamanya hingga akhir hidupnya.
Dinovel Ikhsa adalah Karakter yang paling Awal Tiada Saat untuk ke 2 kali nya dia melindungi Saudara nya Ia Tewas terkena Magis Kutukan iblis Dari sang Antagonis Laki Laki.......Ikhsa sama sekali tidak mempunyai ketertarikan terhadap karakter Utama Wanita satu dan karakter utama Wanita dua yang pada awalnya Ikhsa Adalah tameng Bagi Adek nya sendiri.............Tidak memiliki Seseorang yang dia Cintai selain Keluarga nya.......
"Pangeran apakah anda sesakit itu?....."gumam Naestlle
"Benar Benar Mengharukan "Ucap Naestlle sambil memandang Bulan yang begitu bersinar
Setelah itu Naestlle Bergegas kembali ke Acara Pesta Ulang Tahun Putri
"Acara Pesta Ulang Tahun Putri Berjalan Lancar tanpa Kendala untuk saat ini"Gumam Naestlle
"Dan apa apaan Itu Baru Kali ini aku secara langsung melihat Sih ular Merah Berdansa"Gumam Naestlle sambil Melirik gerak gerik dari Naiwerl
"Benar benar Kepala ku masih pusing setelah Mencium Aroma Bunga Mawar tadi padahal Bunga itu Sangat indah ternyata aku mencium Aroma Bunga Mawar yang salah benar benar Sial"
"Dipikir pikir aku akan mencoba daun min ini seperti yang dikatakan Pangeran ikhsa"
Setelah itu Naestlle pergi ke Satu Meja Untuk menuangkan Secangkir Teh Lalu ia mulai Menaruh selmbar daun min,
Lalu Naestlle Mulai Meminum Secangkir Teh Hangat Itu dengan Aroma Min
"Astaga Aroma nya ini Benar Benar Sejuk Dan Sekarang sakit kepala ku Serasa menjadi lebih baik"ucap Naestlle
Lalu Naestlle menyadari Bahwa dia Sedang Di Perhatikan seseorang
"Eh apa ini mengapa aku merasa sedang ada yang Menatap ku saat ini terus menerus?"Gumam Naestlle yang Menyikapi Nya sikap Waspada Yang mulai melirik Sekeliling Naestlle
Saat itu Naestlle sadar Bahwa Yang Memperhatikan nya terus menerus tanpa mengalihkan pandangannya itu adalah pangeran ikhsa, saat Naestlle Menatap Ikhsa yang berada dibalik Gordeng Merah itu Ikhsa langsung mengalihkan Pandangannya dan pergi
"Huft......Kenapa dengan pria itu?"menghela Nafas
Setelah Pesta Berakhir........
Esok Hari nya di mansion Arnoldi....
BERSAMBUNG..........