LOVE Or Drama

LOVE Or Drama
ᴘᴜʀᴀ ᴘᴜʀᴀ?



klapp..


"hahh?..."kedua wanita itu bingung...


"ohhh..jijik gue.."ucap wanita itu saat sadar tangan nya merangkul tangan Jason..


"gu gue kok disini?..ini jam berapa?..."ucap wanita yg lain, yg sempat berbicara bahwa wanita yg mengangkat kursi itu pe*lakor...terlihat jika wanita itu adalah anak orang kaya..


"ah..emm...ja-jangan bilang kerusakan ini ulah gue?.."ucapnya wanita yg lain saat melihat kondisi di sekelilingnya...yap! dia wanita yg tadi mengankat kursi..


"kenyataan nya emang elu!..tapi sumbernya dia.."tunjuk Afkar pada Jason...


"Jason?!...emmm...bisa kita bicara dgn baik baik?..gue nggak ngerti dgn situasi ini.."wanita itu mulai ketar ketir, ia sebenernya tak terlalu memikirkan kan apa sebab dia begini, namun pada apa yg ia perbuat pada cafe ini..


"betul!..gue juga!!...ini seharusnya gue ada pertemuan dgn pebisnis kaya!..kenapa gue di sini?.."ucap wanita kaya itu..


"baiklah gadis gadis yg kena tipu!..mari kita duduk!..."ucap Afkar..


sedangkan Jason,dgn perlahan lahan mencari cara untuk kabur..


"elu juga duduk.."ucap Afkar pada jason...


**


singkatnya sidang dan permasalahan tadi telah selesai!!Jason di tindak adil karena nona anak kaya itu tak ingin berdamai dgn kata maaf!..Jason di bawa kekantor polisi dgn kasus penipuan!..


trinngg..bunyi bell pintu saat Afkar dan salah satu wanita yg tadi ia tolong keluar dari cafe...


"maaf!.."ucap gadis itu dgn tertunduk..


"untuk?.."ucap Afkar..


"tentang kursi itu.."ucapnya...


"oh..kelupaan..mari kita juga perjelas masalah itu!!.."ucap Afkar..


"apa?!.."..


**


"..gue belum tau nama lu..."ucap Afkar..


"Auristela Allisya Lesham,itu nama gue.."ucap nya...


".."Afkar mengngguk...


"elu ingin masalah ini selesai tanpa bokap nyokap elu tau kan?..."segera Allisya mengangguk


"gampang!..elu tinggal kasih gue tempat sembunyi!!.."lanjut nya...


"ha?..elu seorang te*oris yak?"entah kenapa auristella menceletuk begitu


"nggak! ..buat apa jadi *******!..cuma kondisi sekarang guebutuh tempat agar nggak mencolok..."ucap Afkar..


"ohhh...mudah!..elu tinggal pura pura jadi murid bokap gue!.."ucap spontan Allisya...namun di detik berikutnya ia memalingkan wajahnya..merutuki ucapan nya...


"murid?.."


"eh?!!salah salah..."ucap allisya..


"salah??lu tipu gue"binggung afkar..pura pura afkar, tentu afkar sedikit tau identitas gadis ini karena gelang yg ada di pergelangan gadis ini..


"bukan!bukan begitu...sebenarnya orang tua gue tuh seorang guru silat!!..jadi keluarga gue punya perguruan silat..tapi-.."ucap Allisya terpotong


"ohh..baguslah!..lagi pulang itu bisa jadi tempat bersembunyi untuk sementara waktu!..tapi?tapi gimana?"paksa Afkar


"tapiii...masalahnya masa pendaftaran telah ditutup dari 1 tahun lalu..sedangkan kami hanya akan membuka pendaftar hanya 2 tahun sekali!.."ucap Allisya..


"bagaimana cara masuk ke dalam perguruan itu tanpa mendaftar?.."


dgn wajah merah menunduk Allisya nampak ragu untuk menjawab..


Afkar menarik satu sudut alisnya.."katakan!.."


"ke-keluarga gue membuka sebuah pengumuman...ka-karena banyak pemuda yg tertarik dgn gue yg Putri satu satunya di keluarga..banyak orang yg memaksa masuk kedalam perguruan dgn harapan untuk bisa menarik perhatian keluarga kami.."


"hmm?..trs?.."


"Abang Abang gue nggak ada yg rela!..itu juga membuat perguruan kami malah berantakan karena mereka semua nggak ada niat untuk menjadi pesilat yg benar..oleh karena itu semua pelajar tahun ini di keluarkan dan juga alasan perguruan ini 2 tahun sekali membuka pendaftaran..dan untuk bisa masuk kedalam perguruan tanpa mendaftar di beri syarat untuk bertanding dgn 3 Abang Abang gue jika ingin berkencan atau memacari gue.."ucap Allisya..


"ohh..trs apa yg terjadi?.."


"karena Abang abang gue pesilat yg termasuk level terkuat..membuat semua orang ciut..apa lagi salah satu orang yg berani menanggapi syarat itu mati di tempat karena kalah tanding dgn Abang².."ucap Allisya..


"hahaha...trs?..elu disuruh menjomblo sama Abang-abang elu?.."entah kenapa Afkar malah ngakak dgn ucapan yg mbulet gadis itu,


intinya perguruan keluarga gadis ini harus memperbarui tatanan persilatan, karena banyak nya pemuda yg di keluarkan tahun ini yg di sebab kan ingin caper pada gadis di depannya ini. juga ke posesif an para abang2 nya untuk gadis ini..


"...."Allisya hanya menunduk malu... ia termasuk sedang menceritakan aip nya..


" ok!!itu urusan gue! kasih tau abang elu, gue nya ngupi sayat mereka!..."


"elu yakin?!..elu mati gue nggak tanggung jawab yak!.."ucap Allisya..


mendengar ucapan Allisya,Afkar hanya tersenyum...


**


"Ayah.. Lisya pulang..."ucap Allisya...


tak ada jawaban apapun...tiba tiba...


ceklek.,.


terdengar suara orang memutar kunci dan membuka pintu dari dalam...


deg!!!


terlihat sorot mata yg tajam dan penuh kesal terlihat dari raut wajah seorang pria paruh baya yg usianya sekitar 55 tahun...


"Lisya!!..pukul berapa sekarang?!...kenapa kamu baru pulang?!..."ucap orang itu yg belum menyadari keberadaan Afkar...


"a-ayah...itu kita bahas nanti ya...a-ada yg mau Lisya kenalin ke ayah sama yg lain..."ucap Allisya sembari menggeser posisinya agar ayahnya bisa melihat kearah Afkar yg berdiri di belakangnya.....


pria paruh baya itu menarik kaca mata yg terpasang...


"siapa dia Lisya?...."


"di-dia mau jadi murid ayah...di-dia.."


"saya mau menikahi putri anda..."Afkar menyela ucapan Allisya...dan jawabannya juga sangat membuat syok!...


"APA?!..."terkejut Allisya juga ayahnya...


**


di ruang tamu terlihat aura yg mencengkam...namun hanya Afkar yg dgn santai menyeruput kopi yg di sediakan ibu Allisya...


"jadi elu yg mau ngelamar Adek gue?!.."ucap Bagas


...Bagas Putra Lesham...


...kakak pertama Allisya...ia memiliki badan paling tinggi di antara saudara laki lakinya...kulitnya yg berwarna sedikit coklat...rambut hitam lebam..otot yg kekar dan perut sixpack adalah ciri cirinya......


"iya...dan Lisya juga sudah memberitahu,jika ingin mendapatkannya...saya harus berduel dgn kalian,ketiga abangnya..."ucap Afkar yg sengaja menekan kata Lisya..


semua menunjukan wajah tak suka karena belum apa apa,pria di depannya sudah berani memanggil nama Allisya dgn sangat akrap..


"gila...Adek kita mau nikah sama dia bang?...dia?...dia yg usai nya hampir sama sama bang Bagas?.."ucap lirih Boby pada Abang kedua..


...Boby Lesham...


...kakak termuda Allisya...mata biru yg turunan dari ibunya yg asli Jerman,serta rambut coklat..kulit putih dan lesung pipi yg manis turunan sang ayah......


"diam!.."ucap tegas Fauzi..


...Zeig Fauzi Lesham...


...kakak kedua Allisya..mata hitam lebam..rambut yg juga berwarna hitam..serta luka pisau di mata kirinya..pria yg sangat dingin dan cuek dgn Adek nya tapi punya rasa sayang dan perhatian diam diam.....


Afkar tersenyum di dalam hati saat melihat ekspresi tak suka keluarga Allisya....


"gue cuma minta ijin buat nikah sama nih cewek..aura disini semakin menyesakan...gimana kalau gue rebut paksa Adek ya ya?...seru juga nih..."batin Afkar...


"baiklah...saya akan berkenalan...saya Afkar Satya...saya akan dgn tidak tau malu...ingin berguru dan menikahi putri tunggal kalian..."ucap Afkar...


"kau sadar jika tak tau malu...jadi pergilah...kau tak kan sanggup duel dgn putra putra ku...aku tak menerimamu!.."ucap ayah Allisya...


"apa ini?..kalian belum melihat kemampuan ku..tapi kalian mengusir ku?...apa sepenakut ini kalian dgn ku?.."pancing Afkar...


"kau!.."ayah Allisya geram dan kesal...


saat tak terima ayahnya di pojokan..Bagas ingin sekali maju menghajar Afkar...namun tangan ayah nya menghentikan nya...


Bagas hanya bisa kembali duduk,sembari tangannya mengepal kuat...saudaranya yg lain juga tak beda.,..


sedangkan Allisya hanya mennuduk takut karena terlihat jelas jika keluarganya butuh penjelasan yg bahkan Allisya sendiri juga tidak tahu...


**


...oke.....


^^^lanjut?^^^


...kasih komen dulu..,...


jangan lupa like!


...kasih ranting 5!!!😁...


^^^share juga yak..😆😆^^^


nggak lupa kasih dukungan😋


^^^mau doublle eps?..vote dulu🤩🤩^^^


.