
brakk
kratak!...
dorr..dorr..dorr..
"tuan..pergilah,cari tempat bersembunyi..."ucap Gibran sembari tangan dan matanya fokus menyerang dgn p*stol..
dor..dor..dorr...
penyerangan yg tiba tiba,membuat Afkar kurang siaga...serangan demi serangan tertuju padanya,penjagaan yg sudah di lipat gandakan,bahkan kurang untuk melindunginya..
"tuan,pergilah..anda hanya perlu lari dari sini,dan mencari tempat sembunyi sampai kondisi kembali aman..jangan khawatir kan kami..kami akan selamat dan kembali menjemput anda.."ucap Azka..
terlihat Afkar tidak akan menggubris ucapan bawahannya,ia tetap memfokuskan dirinya untuk menyerang musuh yg menargetkan nya..menurutnya selagi ia bisa melawan,kenapa harus mundur?...apa lagi yg mundur adalah ia,tuan dari mereka?..sungguh pengecut!..
dorr..dorr..
tanpa perintah dari Afkar,Gibran memberi isyarat pada bawahannya yg berdiri di belakang Afkar melindunginya..
merebut paksa senjata yg digunakan Afkar..dan menarik paksa tubuhnya..membawa nya pergi dari sana..
"APA YG KALIAN LAKUKAN!!!...LEPAS!!.."bentak Afkar...
"maafkan saya tuan..tapi ini demi keselamatan anda.."ucap bawahan itu bersama satu angkatannya membawa pergi Afkar menjauh dari area baku tembak itu..
Gibran dan Azka yg masih di area baku hantam pun menghela nafas lega...mereka sungguh khawatir dgn tuannya,karena kali ini adalah penyerangan yg bersekala besar..bala bantuan akan datang sebentar lagi,namun mereka tidak bisa memprediksi apa akan ada penyerang berikutnya..yg pasti prioritas pertama adalah keselamatan tuannya..
"tolong maafkan saya bila saya tidak bisa menjemput anda pulang.."batin Azka..
"bantuan datang!..mari selesai kan ini dan jemput tuan!.."ucap Gibran..
..
"lepas!..disana para bawahan ku masih bertarung!..dan apa...hahhhh...balik!.."ucap Afkar frustasi..
"maaf tuan..ini adalah pilihan terbaik kami..kami akan membawa tuan ketempat yg lebih aman.."ucap nya..
namun saat akan memasukan Afkar kedalam mobil yg telah di siapkan..
dorr...sebuah tembakan dari atap gedung mengenai orang yg di perintahkan membawa Afkar pergi dari sana..
sebenarnya tembakan itu mengarah ke arah Afkar..namun karena ingin melindungi tuannya..ia memasang punggung untuk menyelamatkan tuannya..
"tuan..pergilah..jangan khawatirkan kami..kami akan lega jika anda aman.."ucap orang itu dgn suara lemah..
"masuklah tuan..."ucapnya..
Afkar yg sadar,ini bukan saatnya ia keras kepala.. akhirnya memilih masuk kedalam mobil..
belum lama mereka tenang..3 mobil mengikuti mereka sembari menyerang dgn terus menembak mobil Afkar..
dorrr..satu t*mbakan mengenai ban mobil belakang bagian kiri..
tembakan itu membuat mobil yg di tumpangi Afkar hampir terbalik..mengerem dan menghentikan mobil..
"tuan..lariah!..tinggal 3 km dari sini ada sebuah kota kecil..carilah tempat bersembunyi..biar saya yg menghadang mereka.. "ucap pelindung yg tersisa..
"benar tuan..cepat pergi..mereka semakin dekat!..mereka tidak akan Merani menyerang anda secara terang terangan jika anda berada di tempat yg ramai..jangan risau kan kami..bala bantuan dan tim Alfa akan datang menyelamatkan kami.."ucap supir itu..
membuka kan pintu mobil..mendorong tuannya untuk pergi..
"pergilah tuan!..tolong!..jika mungkin ini akhir hidup ku,jangan buat ini menjadi sia sia!.."ucap pelindung yg tersisa..
dgn berat hati Afkar berlari..
"akan ku ingat kejadian hari ini..dan kubalas kau!.."batin geram Afkar..
**
"hosh..hosh.."Afkar terengah-engah karena berlari..
mengedarkan pandangannya..ia merasa sudah cukup jauh berlari dan masuk kedalam kota..matanya menemukan sebuah kafe..ia berjalan menuju kafe itu...tenggorokan nya memang sudah sangat kering, serasa mencekik
memesan pada kasir, kasir itu kemudian memberikan pesanan yg di pesan oleh nya... sebenarnya afkar sempat mendengar suara riuh dari lantai dua cafe, namun ia tak ingin berlama lama disana, Afkar berniat beranjak dan cari tempat istirahat, yg pasti bukan hotel karena tempat itu rawan CCTV dimana itu akan mengancam tempat keberadaannya yg bisa dilacak sewaktu waktu...
Afkar yg tak sempat membawa posel nya yg berada pada mobil, juga hanya sempat membawa uang cash 700 k. merasakan bingung akan melanjutkan bagaimana. namun pikirannya sekarang hanya satu, bersembunyi sampai bawahannya datang..
baru melangkah keluar dari cafe itu, dan masih di depan cafe.. tiba tiba..
brukk..sebuah kursi terkempar dari lantai dua cape...dan naas kursi itu jatuh tepat di bahu kirinya, membuatnya berteriak sakit, namun untung nya itu tak mengenai bagian paling berbahaya
melupakan niatnya tadi, ia pun ingin meminta pertanggung jawaban... orang orang yg berada di lantai satu cafe, sontak berbondong bondong melihat afkar, sang pegawai meminta maaf dan memberitahu ini kesalah pahaman, terjadi cekcok di lantai dua cafe.. seorang pelanggan sedang cekcok masalah pribadi..
afkar meminta agar orang itu di panggil,segera pegawai utu menyuruh teman seperjuangan nya untuk memanggik orang itu, namun tak lama kemudian pegawai itu kembali dgn...
"maaf tuan mereka sedang cekcok serius sehingga tidak mrnggubtis saya.. " ucap nya..
segeralah afkar langsung melangkah kan kakinya ke lantai 2 cafe itu..
dan sampai lah ia di lantai 2 kafe itu..terlihat ada sebuah kegaduhan di sana..2 wanita yg sedang beradu mulut dan satu laki laki yg berusaha melerai mereka..namun karena pria itu ikut campur,masalah makin tambah runyam karena 2 wanita itu malah makin kesal..
terlihat salah satu wanita itu mulai tersulut emosi..ia mengangkat salah satu kursi yg ada di sampingnya..dan berniat melempar kursi itu kearah wanita dan pria itu..
namun di detik berikutnya,seorang pelayang datang mendekat..
"nona..tolong tenang!!..anda sudah menghancurkan kursi kami..dan membuat kegaduhan disini.."ucap pelayan itu..
"bilang pada pelak*r ini untuk tenang terlebih dahulu!!..dia yg memulai!.."ucap nya marah sembari tangannya masih mengangkat kursi kayu itu..
"hei!!..siapa yg lo bilang pelak*r!!..kami sudah pacaran selama 2 tahun..jadi kau yg pelak*r!!..."ucap wanita satunya yg juga kesal..
"cukup cukup!!..kalian seperti anak kecil!!!..tenang dan bicara baik baik.."ucap laku laki yg di duga telah berselingkuh..
"..DIAM!!!.."ucap bersaman dua wanita itu sembari menatap tajam laki laki itu..
glekk..nyali laki laki itu langsung ciut,ia segera menutup rapat rapat mulutnya🤐..
smirk..Afkar menunjukan senyum jahatnya..ia memiringkan kepalanya...
"heh.."
tap
tap
tap
"oi bro!..elo!!..iya elo"ucap Afkar..Afkar yg tiba-tiba memanggil membuat laki laki yg malah mematung menonton keributan yg di buat 2 wanita di depannya karena merebutkan ia, menengok menatap Afkar..
"gue?.."ucapnya menunjuk dirinya..
"hmm"Afkar mengiyakan nya..perbuatan Afkar membuat kegaduhan itu berhenti,bergilir menonton apa yg dilakukan Afkar..
Afkar berjalan mendekat menuju 2 wanita yg tadi saling adu bac*t,dan disampingnya berdiri pelayan wanita..sedangkan laki laki br*Ng*ek itu malah berdiri diam di depan menonton..
mendekat kearah wanita yg tangan nya masih mengangkat kursi itu tinggi tinggi....
"hei!..turunkan kursi itu.."ucap Afkar..
"ha?!..ke kenapa?..memang apa urusan elu!!.."ucap nya..namun ia tetap menurun kan kursi itu..
"apa urusan gue??..kursi yg elu lempar tadi hampir mendarat di pala gue, be*o!!..dan malah ngena bahu kiri gue! "ucap Afkar..wanita ini ingin mengelak namun sebuah peringatan dari otak nya lebih dulu berdering,wajahnya pun langsung menunjukan mimik takut..
"Gil*..papa bakal tau nih gue buat keributan disini?!.."batin wanita itu..
"dan Lo!!.."ucap Afkar memandang atas sampai bawah laki laki bre*Ngs*ek itu..
"Apa?.."ucapnya..
"Haishh..elu padahal nggak ada apa apanya di banding bodyguard gue..kok bisa elu di rebutin 2 cewek ini?.. pake jampe jampe?.."ucap Afkar sembari sedikit bingung..
lelaki dgn pakaian norak, dan rambut yg di cat coklat kehitaman, dan sebuah kaca mata hitam yg menggantung di kerah kaosnya..
"hei!..jaga omongan elu!!.."ucap laki laki itu kesal..
"Cih! .. kesel elu?..2 cewek ini ribut elu malah tutup mulut..sekarang?mau sok keren?.."ucap Afkar..
afkar melirik gadis yg tadi mengangkat kursi itu, matanya menemukan sesuatu pada pergelangan tangan gadis itu..
srmrik, afkar menyeringai kecil... dgn tiba tiba afkar menarik pergelangan tangan wanita itu,dan merangkul pinggang rampingnya..
"dia!..cewek gue!!..elu bukan level dia!!.."ucap Afkar tiba tiba..
"elu Gil* ya?.."ucap wanita itu tiba tiba kembali kesal karena Afkar tiba tiba mengaku sebagai pacarnya..
"lihat kan Jason!!..dia tuh memang pelak*r!!"ucap wanita itu yg tadi ikut adu cekcok..
"Sya..elu.."
"nggak Jason!!..dia bohong!!.."ucap wanita yg sedang dalam pelukan Afkar..menghempaskan tangan Afkar yg memegang pergelangan nya..
"heh..memang masang jampi jampi .."batin Afkar..
berjalan mendekat kearah Jason,Afkar menarik kerah baju Jason dan mencari kalung yg melingkar di leher laki laki itu..
tak!!..Afkar menarik kasar kalung itu hingga putus..
"ini jimat elu bro?.."ucap Afkar..
smirk..kratak..Afkar menginjak liontin kalung itu dan pecah lah permata berwarna merah itu..seketika..
**
...oke.....
^^^lanjut?^^^
kasih komen dulu..
...jangan lupa like!...
^^^kasih ranting 5!!!😁^^^
share juga yak..😆😆
^^^nggak lupa kasih dukungan😋^^^
...mau doublle eps?..vote dulu🤩🤩...
.