Love Me Like I Love You

Love Me Like I Love You
kebenaran mulai terungkap?



saat dewa pulang di rumah cinta cinta tertidur pulas di kamarnya dan dia mengingat dalam mimpinya sayang jangan ngomong seperti itu kamu pasti bisa aku sudah tidak kuat lagi sayang saya maaf pak kami sudah sekuat tenaga memang Mbak Angel tidak bisa diselamatkan kami turut berduka cita tidak kata tidak itu membuat cinta bangun dari mimpinya segera dia mandi dan mengganti pakaiannya langsung berangkat kerja tanpa menyapa orang tuanya bertepatan jika orang tuanya sedang pergi bekerja juga ya memang dari dulu cinta seperti itu ditinggal orang tuanya dua-duanya lagi bekerja dan ditinggalkan oleh babysitter itu yang dia tahu masa kecilnya saat itu bertepatan dewa datang dengan mobilnya sudah siap untuk mengantarkannya untuk ke kantor saat itu tiba-tiba kepalanya cinta pusing dan melihat kanan kiri dan banyak sekali kunang-kunang dan dia kehilangan kesadaran saat dewa disampingnya sayang sayang gedebuk suara dia jatuh ke pelukannya dewa-dewa pun sontak panik dan langsung membawa cinta ke rumah sakit saat itu saat ia bertemu dengan dokter dokter bagaimana dengan pacar saya sepertinya luka bekas operasi kanker otak nya sedikit sedikit terbuka pak dewa pun sontak kaget apa kanker otak dan dia langsung mengingat Angel apa jangan-jangan baik pak saya harus kembali lagi bekerja pak silakan bapak keluar dari ruangan saya baik pak dokter itu pun mengusir dewa dengan rasa lembut tapi pasti dewa dengan muka yang bertanya-tanya kenapa ada kanker otak aku benci penyakit itu aku benci siapa yang kamu benci sayang itu cinta telah bangun pingsan kenapa aku bisa di rumah sakit kamu sudah bangun dewa menjawab sepertinya ada yang kamu jelaskan padaku apa kamu pernah mengidap penyakit kanker otak apa yang kamu bilang aku tidak pernah mengidap penyakit separah itu aku tahu jika mantanmu itu menginjak seperti itu penyakit itu tapi aku tidak karena ku yakin kamu adalah Angel tidak mungkin aku adalah cinta sekretaris mu yang sudah menemanimu 9 tahun sebagai sekretaris tapi aku mau jadi pacarmu baru 2 hari dewa pun mengubah raut wajahnya yang tadi bertanya-tanya menjadi lucu tersenyum dia langsung menyuruh cinta kamu tidak boleh kerja hari ini kenapa kenapa kenapa masih nanya lagi kamu ya ampun akuhanya migrain ringan jadi tolonglah aku ingin bekerja tidak dengan nada sedikit marah dewa langsung bicara aku tidak mau mau kehilangan orang yang kucintai lagi dengan nada lembut cinta berbicara aku tidak akan hilang lagi karena hatiku tubuhku udah untukmu sayang aku selalu mencintaimu aku tidak akan menghilang lagi maksudnya lagi dewa bertanya dengan raut muka yang sedikit bertanya-tanya tapi dia menghiraukan pertanyaan itu ya sudahlah aku harus pergi kerja untuk menikahimu cinta tersenyum manja dan menarik dewa sayang jangan pergi dulu lah kamu tidak mau mencium aku dulu sebelum kau pergi aku pasti rindu kamu dewa pun dengan rasa tidak sabar mencium cinta dengan penuh hasrat nafsu bibirnya yang mungil itu pun tak luput dari ciuman bermain-main dengan ujung lidah jalan yang bisa meredakan mereka adalah bunyi telepon dewa yang tiba-tiba bunyi ditelepon oleh asistennya pak maaf bapak di mana ada rapat satu jam lagi pak apa dewa pun menjawab dengan kaget astaga baiklah aku lupa aku akan jalan sekarang maksudnya jalan sekarang bagaimana pak asisten itu pun bertanya bapak di mana dia pun menjawab di RSUD hah siapa yang sakit pak asisten itu bertanya lagi dewa dengan kesal menjawab sudah jangan tanya kau aku harus jalan sekarang apakah kolega-kolega aku sudah datang sudah pak hanya bapak saja yang ditunggu sama dalam hati dewa mati aku baiklah aku akan datang sekarang tutup telepon sekarang baiklah yang dia berpamitan dengan cinta lagi lagi sayang aku pergi dulu ya hati-hati di jalan ya cinta dengan ada lemasnya seperti orang menggoda pulangnya jangan malam-malam ya ya aku merindukanmu aku juga merindukanmu dewa menjawab seperti itu