Love Me Like I Love You

Love Me Like I Love You
mengunjungi pemakaman mantanya dewa



saat ia bangun pagi hari dewa dengan dengan melihat 1 foto yang membuat hatinya hancur dan dia memaki-maki dirinya sendiri dan mengutuk dirinya sendiri kenapa kenapa dia harus meninggalkan aku aku sendirian aku sangat merindukanmu Angel apa kamu di surga sana tenang aku sangat merindukan coba saja kamu masih ada di sini kita bisa menikah dengan pernikahan yang mewah mempunyai anak dan kita akan bersama-sama dewa pun menangis dengan cegukan dan cinta yang mendengarkan bosnya menangis cepat-cepat datang ke kamarnya ada apa pak pertanyaannya cinta kemarin dia menahanku sebagai sekretaris sebulan untuk mencari yang baru sekarang dia menangis apa mau laki-laki itu dewa pun mendatangi cinta dengan air mata yang sangat banyak di pipinya dan mata merahnya cinta menatap mata merahnya dan melihat rasa kecewa dan rindu yang tidak bisa diungkapkan dan tiba-tiba dewa menyerang tubuh cinta memeluknya menciumnya dan tiba-tiba dia bilang tolong temani aku untuk pergi pemakaman Dan dia mengiyakan baik pak saya akan menyiapkan sopir untuk menyalakan mobilnya tidak perlu menjawabnya seperti itu dengan nada sedikit tinggi aku ingin kita berdua ke pemakaman saat di perjalanan cinta kebingungan ada apa dengan bosnya ini kenapa dia bersedih dan cinta pun masih ingat dengan kata-kata temannya waktu itu mantan tunangannya atau tunangannya meninggal dunia karena kanker otak kalau nggak salah ini adalah hari ulang tahunnya tanggal 23 Februari 2020 dia pun turun dari mobilnya membeli 2 tangkai bunga yang satu untuk untuk almarhumah tunangan yang satu lagi untuk cinta dia menyimpan di belakang tempat duduk cintapun bertanya kenapa bunganya banyak sekali pak sampai-sampai 2 tangkai begitu pak yang satu untuk almarhum tunangannya yang satu lagi untuk calon ibu dari anaknya cinta pun kaget hah ibu dari anaknya dia bertanya memang bapak mempunyai pacar jawab cinta dengan penasaran ya dewa menjawab di sebelahnya sedang sedang menanyakan pacarnya sendiri maksudnya pak dewa pun meminggirkan mobilnya dia menatap mata cinta kata-kata membuat hatinya berdebar-debar hebat dengan menarik nafas sejenak hah cinta aku ingin meluruskan ini apa maksudnya saya tidak mengerti cinta bertanya dengan raut muka yang bertanya-tanya dan kebingungan dan dewa bertanya cinta apakah kamu mau menjadi ibu dari anak-anakku sontak cinta kaget dan dan pipi memerah Dengan rasanya sedikit aneh bos yang sudah dia temani 9 tahun tiba-tiba menembaknya dan bilang dia ingin dirinya menjadi ibu dari anak-anaknya tubuh cinta bergetar merasakan ada yang aneh tiba-tiba dewa mendekat mendekat dengan bagian lehernya dan mencium dan menutup mata dan menikmati ciuman itu rasanya seperti mimpi bosnya menciumnya dengan rasa cinta yang sepertinya tidak bisa diluapkan dan dia melihat mata bosnya seperti orang kelaparan dan menginginkan cinta yang benar-benar bisa membuat kenyang atas nafsu nya dan dewa pun melompat dari tempat tidurnya dan menatap matanya cepat-cepat mencium bibirnya yang merah kecil imut itu tiba-tiba sontak saja cinta melempar kan 1 tamparan kuat kepada mukanya apa yang anda lakukan pak seperti yang aku bilang aku akan menjagamu aku akan mencintaimu seperti aku mencintai almarhum tunangan cinta tersipu malu tolong hanya engkau kau yang bisa menaklukan aku tolong aku mohon jadilah ibu dari anak-anakku dan aku akan mencintaimu seperti aku mencintai almarhum Angel Dan diapun pak saya sepertinya harus turun di sini kenapa saya tidak sanggup lagi dengan sikap bapak dia turun dengan muka kesal dalam hatinya dia menggumpal enak saja dia meminta dia menjadi ibu dari anak-anak dan mencium bibir dengan mencium bibir saat itu dia pikirkan dewa yang mencium bibirnya dengan sangat dengan sangat penuh dengan cinta dia langsung dia langsung ke kantor dan menemui temannya dan dia langsung membuat surat pengunduran diri dan dewa pun langsung ke kantor setelah menemui makam Angel saat dimakan itu dia bilang sayang sepertinya aku menemukan pengganti seperti yang kamu bilang sebelum kamu meninggal saat itu dia mengingat kejadian kejadian demi kejadian dan dia menemani Angel di rumah sakit sayang Angel berbicara dan nafasnya seperti sudah tidak kuat lagi untuk berbicara sayang yang sudah tersengal-sengal dan dia menjawab apa sayangku aku sudah tidak kuat lagi hei kamu tidak boleh ngomong seperti itu dewa menjawabnya seperti orang tegar seperti dia memang tidak bisa menemui tunangan yang sakit yang Angel bicara lagi jika aku tidak ada jika aku sudah meninggal tolong cari pengganti untuk menjadi ibu dari anak-anakmu mungkin sekretaris mu ataupun apa carilah wanita yang bisa mengurusmu dan mengurus anak dan dewa pun seperti mau menangis air mata pecah di sana dan menjawab mana bisa aku mendapatkan ibu dari anak-anakku jika ibunya sudah meninggal aku tidak bisa mencari pengganti kamu karena aku sangat mencintai kamu cinta ini tidak mungkin bisa mendapatkan orang aku tidak bisa mencari apa yang aku harus cari penggantimu tidak aku tidak mau ganti pasangan yang sudah aku ku cintai selama 10 tahun rasanya aku tidak bisa dan Angel menjawab bisa tunggulah 3 tahun lagi kamu akan bisa melupakan aku dan saat itu juga nafas terakhir Angel dihembuskan selamat tinggal dunia selamat tinggal sayang aku sudah tidak kuat lagi dewa menangis seperti anak yang ditinggal tidak dibelikan mainan oh ibunya dan merengek-rengek sayang sayang dan begitu terus saat selang infus dan selang oksigen dilepas bunyi dari alat mengukur detak jantung berbunyi tit tit itu kenapa dan dokter memeriksa semua orang panik di situ orang tua orang tua Angel orang tua dewa dan dokter hanya bisa bilang maaf pak kami sudah sekuat tenaga kami ibu Angel tidak bisa diselamatkan turut berduka cita pak dan dewa berteriak tidak! tidak mungkin tidak mungkin Angel Angel sayang bangun sayang sayang bangun tapi Angel tidak merespon iya harus menahan emosinya semenjak itu dia mencari sekretaris yang baru menggantikan sekretaris selamanya yang bekas ayahnya dan dia menemukan cinta yang mirip sekali dengan Angel tubuhnya mukanya seperti kayak buah pinang dibelah dua yang diet terbelalak melihat muka aslinya dan di interview dan dia langsung diterima mungkin kata Angel benar 3 tahun dia sudah hampir lupakan Angel dan di pemakaman itu semenjak 9 tahun kejadian itu dia menangis seperti anak bayi yang baru lahir sayang aku harus pergi bekerja dulu ucap dewa seperti Angel masih hidup dia keluar dari pemakaman itu dan pergi meninggalkan makam yang sudah membuat dia gundah dan membuat dia gila selama 3 tahun itu dan semua itu menghilang selama ada cinta di sebelah ke kantor pak ada cinta masuk berkas-berkas yang harus bapak tanda tangan dewa langsung taruh aja di sini yang cinta hah papa ngomong apa tadi dewa menjawab dengan tenang sayang cinta pun mendekat Tubuh dewa seperti dia ingin memberikan tubuhnya untuknya dan melepaskan semua sepertinya cinta itu tumbuh lama-lama sayang baik pak saya harus pergi berkas-berkas itu dan saya ingin mengundurkan diri terkejut apa! kan aku sudah bilang bertahanlah sebulan bersamaku cinta pun membalas katanya bagaimana saya bisa bertahan sebulan jika saya diperlakukan seperti tadi di mobil dia pun menjawab aku memang sangat serius yang tadi memang di mobil percakapan yang aku lakukan dan aku memang benar-benar ingin mencintaimu ingin kau menjadi pasanganku ingin kau menjadi kekasihku karena aku tidak mau kehilangan orang yang aku cintai lagi cinta aku dewa Satria dengan ini menyatakan cintanya untuk sekretarisnya yang sekarang akan menjadi ibu dari anak-anaknya apakah kamu mau jadi anaknya dia terdiam dan dia ingin rasanya memeluk laki-laki yang melamarnya itu ingin sekali menjawab iya tapi dengan rasa gengsi dia diam dan dia pergi dan dia kembali lagi dia menghapus rasa gengsi itu dan dia langsung melompat ke dalam tubuh pria yang melamarnya dan dia ingin memeluk calon suaminya dan dia memeluk erat seperti tidak akan pernah lepaskan lagi dewa pun menyiapkan bunga dan dia memberikan bunga itu jadi kamu mau menjadi pacarku dewa bertanya seperti itu dan cinta menganggukan kepalanya dan bilang aku mencintaimu juga sayang dengan mata yang berkaca-kaca dewa langsung memeluknya dan mencium bibirnya tidak peduli ada orang ataupun apapun orang bilang dia tidak menghiraukan ada orang karena kesenangan itu ia langsung lari-larian loncat-loncatan sana-sini saking senangnya mereka yang cinta hanya bisa melihat sudut paling kecil bosnya yang dulu angkuh dingin dan tidak pernah memperdulikan orang tiba-tiba sikapnya menjadi hangat pelukan hangat seperti dia sedang memeluk seorang pangeran yang ada di dalam mimpinya