
"y/n...maafkan saja dia!" kata minhyun lirih
"mwo???!!!" pekik yn
"memaafkan dia...!! dia sudah merenggut orang yang kita sayangi kak! bagaimana bisa dia dilepaskan begitu saja...aku tidak akan mau menerima tawaran mu itu... Jaehyun bawa pria ini ke gudang bawah tanah" pinta yn.
jaehyun hanya mengangguk sebagai jawabnya.
"hyunjin! ikut kakak" pinta yn
"nee.." sahut hyunjin yang mengekor pada kakaknya
"ayo! aku tidak akan menyeretmu jika kau mau berjalan sendiri" kata Jaehyun dingin.
"minhyun.... selamatkan aku" pinta Chawoo lirih dan langsung pergi menuju gudang bawah tanah.
maafkan aku Chawoo...aku tidak bisa menentang adikku -batin minhyun
back to yn
di ruang tengah
"hyunjin kemari" pinta yn dan dijawab anggukan oleh adiknya yang duduk disamping kakaknya.
"kau sayang pada kakek dan nenek kan?"
"nee"
"maka kau harus ikut dengan kakak"
"nee? kemana?"
"ke makam kakek dan nenek.."
"baiklah nuna...tapi...hyung---?"
"kau diam saja....tidak ush memberi taunya...jika dia tau biarkan dia kemakam jika dia sayang pada kakek neneknya"
"nee"
"bersiap lah! kita akan berangkat 20 menit lagi"
setelah hyunjin pergi dari ruang tengah, Jungkook menghampiri gadisnya.
"sayang!....apa kau marah pada kakakmu?" tanya nya lembut
"ani... bagiamana mungkin aku marah pada kakakku sendiri" jawab ku dengan senyum buatan...garing..tanpa niat.
"aku tau kau berbohong...tapi yn---"
"jangan bicara jika kau berpihak pada kakakku"
"aku tidak memihak kakak mu maupun kau dan adikmu....tapi kurasa...kakakmu ada benarnya"
"hm....aku akan pergi kemakam kakek dan nenek kau mau ikut tidak?"
"baiklah!"
"nuna aku sudah siap" hyunjin
"baiklah!"
aku, hyunjin, Jungkook pergi ke Busan tepat kakek dan nenek dimakamkan
(keluarga hwang memiliki jet pribadi sendiri. yn pun punya. karena semua keluarga yang berusia lebih dari 20 harus sudah memiliki jet sendiri)
suatu rahasia yang hanya diketahui oleh yn dan kakaknya
(sejarah: saat yn berusia 5 th...dia dikejutkan oleh hal yang tidak seharusnya ia lihat. dia melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa kakeknya dan juga nenek nya tiada saat mereka terkena penyakit serangan jantung mendadak yang diakibatkan oleh orang tua Chawoo... sebenarnya eomma yn dan appanya ingin menikahkan yn dan Chawoo sejak dulu, dengan alasan akan membuat kerja sama antar perusahaan mereka. namun kakek yn tau bahwa mereka(keluarga Chawoo) hanya ingin mengambil harta keluarga Hwang, maka dari itu ia tidak setuju. karena tidak disetujui, Appa Chawoo membunuh kakek dan nenek yn dengan memberikan obat yang dapat membuat jantung melemah. dan saat itu yn melihat dengan mata kepalanya sendiri bahwa itu ulah Appa Chawoo. namun masih kecil saat itu. hingga ia tidak berani bilang ke siapa² dan hanya mengurung diri dikamarnya. suatu hari kakaknya minhyun merasa ada yang aneh dengan adiknya. dia bertanya apa yang terjadi pada adiknya, sang adik menceritakan kejadian itu kepada kakaknya. dan kakaknya percaya karena menurut nya, anak kecil tidak akan pernah salah. maka dari itu saat ini yn ingin membunuh kedua orang tua Chawoo namun masih belum nampak batang hidungnya. dia membuat Chawoo untuk cinta padanya dan membohonginya agar dia memaksa paman dan bibinya untuk mengatakan keberadaan orang tua Chawoo)
di perjalanan
yn mendapat telpon dari kakaknya namun hanya dia lihat tanpa mengangkat telpon itu. adiknya hyunjin yang melihat itu bertanya kepada kakak perempuan nya.
"nuna? siapa yang menelpon mu? kenapa kau ti---" ucapan hyunjin dipotong oleh yn yang tiba² menjawab.
"tidak penting!" jawab yn ketus
"baiklah!" sahut hyunjin lirih karena takut saat kakaknya marah. karena selama ini yn selalu lemah lembut pada adiknya. tapi saat ia marah maka tidak ada yang berani mengganggu nya.
bunyi telpon dari hp yn terus berbunyi membuat gadis itu kesal.
"akkkhh...mengganggu sekali! Jung angkat saja telpon itu!" pinta yn dengan kesal.
Jungkook yang mengerti sifat gadisnya hanya menggeleng kepala pelan dan mengangkat telpon seseorang yang menelpon gadisnya.
"oppa..." lirih Jungkook melihat nama kontak orang yang menelpon yn.
"nee hyung, wae?" kata Jungkook saat telpon tersambung.
"eh! Jungkook? dimana adikku?" tanya minhyun saat mendengar bahwa Jungkook yang menjawab bukan yn adiknya.
"mmm....dia ada di sampingku" jawab Jungkook setelah melirik yn sekilas.
"berikan telponnya padanya" pinta minhyun.
"yn! oppa mu ingin bicara denganmu" kata Jungkook pada yn.
"kau saja yang bicara...aku sedang malas bicara" jawab yn ketus.
"Hyung! dia sedang makan jadi tidak bisa bicara" kata Jungkook pada oppa yn diseberang telpon.
"aku tau dia tidak ingin bicara padaku. baiklah, katakan kau ada dimana?" tanya minhyun.
"kami perjalanan menuju Busan"
"untuk apa?"
"yn ingin mengunjungi makam kakek dan nenek nya"
"baiklah aku akan menyusul"
"nee Hyung!"
sambungan terputus
"yn oppa mu menyusul ke Busan" kata Jungkook.
"hmm...biarkan" jawab yn dingin.
"chagi...sampai kapan kau akan mendiami kakakmu" kata Jungkook yang sudah mulai jengah akan sikap yn yang dingin pada kakaknya.
"aku tidak mendiaminya"
"huh...terserah kau lah" jawab Jungkook lemas yang sudah lelah dengan tingkah kekasih nya.
"hyunjin-ahh jika kau lelah tidur saja jika lapar panggil pelayan saja...arraseo?" ucap yn pada adiknya.
"nee Nuna" jawab hyunjin patuh.
saat yn menghadap ke kekasihnya yang duduk disebelahnya dia melihat kekasihnya tertidur dengan posisi duduk. Dengan segera dia mengubah posisi kursi yang Jungkook duduki, agar lebih nyama untuk tidur. setelah membenarkan posisi tidur Jungkook yn mengecup bibir Jungkook sekilas. Jungkook yang sadar akan itu menyunggingkan senyum nya.
"chagi...apa kau melakukan hal seperti ini juga kepada kakakmu sebelum ada aku?" kata Jungkook sambil tetap menutup matanya.
"tentu saja....aku hanya menguji kakakku saat ini. apa dia akan memilih adiknya atau teman PENGHIANAT nya itu" kata yn
"hm...yh terserah padamu"
skip sampai
"chagi! bangun!" kata yn membangunkan kekasih nya namun tidak di hiraukan oleh orang yang dibangunkan.
"ish pria ini" gumam yn diiringi kekehannya
"hyunjin bangun sayang" kata yn lembut sambil menepuk pipi adik nya
hyunjin mengeliat dan akhirnya bangun
"sudah sampai nuna?" tanya hyunjin setengah sadar
"sudah!" sahut yn
"Jungkook Hyung?"
"dia masih tidur"
"ahh..."
"cepat bangun dan cuci muka"
"nee Nuna" jawab hyunjin sambil pergi menuju kamar mandi
setelah hyunjin pergi yn kembali ke kursinya untuk membangunkan kekasihnya.
"Jung!" panggil yn namun tidak ada sahutan
yn sangat tau akan sifat Jungkook saat bangun tidur dia pasti ingin morning kiss terlebih dulu seperti yang dilakukan sepasang suami istri. padahal mereka belum resmi.
(muach..muach...muach...muach...) yn mencium wajah Jungkook berkali kali dan akhirnya............
akhirnya mereka kenapa yaaa.....??????
SWM (Stay With Me)