
next aja ya...biar penasaran nya ilang....
"aku memang akan membebaskan kalian.
.tapi....anak kalian Chawoo...harus dipenjara" tukas y/n.
"mwoo?!" jawab semuanya terkejut.
"mwoo..mwoo..mwoo..hahahah....sungguh kelurga yang sangat harmonis.....,jadi bagiamana? kau mau dipenjara atau tidak?" tanya y/n dengan penuh penekanan.
"tidak!" "iya" jawab kedua orang yang berbeda pendapat. Chawoo menjawab tidak, appanya menjawab iya.
"Appa?! aku tida mau dipenjara!"
"demi keluarga kita!" seru appanya
"demi keluarga kita? ini hanya demi kau dan istrimu saja...dan ku tidak memikirkan bagaimana nasib anakmu...aku tau...selama ini kalian bukanlah orang tua ku....ini hanya tipu daya kalian...kalian memanfaatkan ku karena kecerdasan ku... tetapi sesungguhnya kalian memiliki anak kan? Park Suho! iya kan?! " bentak Chawoo
semua hanya bisa bungkam tetapi tidak dengan y/n. y/n membawa alat perekam suara sekaligus kamera kecil...untuk merekam bagaimana keadaannya saat di tempat penyekapan...agar bisa dipantau oleh orang² yang ada di markas.
"ekhem....(y/n berdehem)...cerita apa lagi ini...??? sudah banyak hal² yang tidak kau ketahui Chawoo....kau ini hanya anak pungut... sesungguhnya Appamu...dan ibumu...ini hanyalah paman dan bibimu...yang merasa iba padamu.. Appamu... dia pernah ketempat prostitusi dan dia menyewa wanita disana...dan Appamu menghamili wanita yang ia sewa...ibumu! ibumu melakukan percobaan bunuh diri karena Appamu telah melakukan hal itu pada wanita lain. tetapi saat itu Appamu masih tidak ingin kalau ibumu tiada...karena semua hartanya ada pada tangan ibumu....dan saat ibumu berhasil di tipu...Appamu memindahkan semua hak harta ibumu kepada appamu dan dia menalak ibumu....setelah di talak...ibumu ingin pergi kerumah orang tuanya karena dibohongi oleh suaminya sendiri....namun...Appamu telah membunuhnya terlebih dahulu. dan asal kau tau..mereka itu...memiliki anak asli yang telah mereka korban kan demi kau...mereka iba padamu tapi mereka tidak iba pada anaknya...ckckck...keluarga macam apa ini?!" jelas y/n panjang lebar.
tak terduga...ayah Chawoo..ahh lebih tepatnya paman Chawoo menangis dalam diam dan bibinya menangis terisak. Chawoo hanya bisa menunduk atas perlakuannya pada paman dan bibinya yang tadi ia membentak.
"apa kalian ingin menangis terus? dan tidak ingin pergi dari sini?" tanya y/n.
"tidak..kami ingin pergi" jawab semua
"lepaskan mereka!" pinta y/n pada anak buahnya.
"baiklah...silahkan kalian pulang kecuali...kau..Chawoo...ikut aku!" pinta y/n.
skip mengajak Chawoo pergi ke markas
"tunggu! kenapa kau membawa ku kesini?" tanya Chawoo
"kau ingin tau siapa aku?"
Chawoo hanya mengangguk
y/n pun membuka maskernya dan menunjukkan wajahnya yang sangat cantik
"kau mengenalku?" tanya y/n sambil menunjuk wajahnya sendiri
"k-kau...y/n...ku kira kau wanita----"
"culun...bodoh... murahan...dan lain² iya kan?"
"m-mian...aku tidak bermaksud mengejekmu tapi saat itu aku---"
"aku tau kalau kau mencintaiku...karena aku tau perlakuan mu saat aku ada Dirumah... akhir² ini...tapi maaf...aku bukan wanita seperti yang kau kira. dan jika kau ingin menyatakan perasaan mu padaku bahwa kau mencintaiku....maaf...aku sudah memiliki kekasih...dan sebentar lagi kami akan menikah setelah urusan ini selesai"
"hm..wife? hahaha im your fake wife"
"tapi kita telah mengucapkan janji pernikahan"
"ahh itu..pernikahan itu hanyalah rekayasa..."
"ahh nee...( aku tau pernikahan itu tidak aka pernah terjadi)"
"sudah tidak ush memelas...aku bukan wanita yang mudah memberi rasa iba ku pada seseorang"
saat y/n berbalik tiba² Chawoo mencekik leher y/n dengan lengannya. dan para teman² y/n termasuk Jungkook yang mengetahui akan hal itu ingin menolong yn namun Chawoo mengancam.
"JANGAN DEKATI DIA, ATAU DIA AKAN TIADA!!!" bentak Chawoo.
yn mengisyaratkan kepada teman² nya termasuk JK agar mereka tidak mendekat.
"lepa-askan aku...Chawoo...aku su-dah tidak bisa ber-nafas..." over akting
Chawoo yang mendengar yn memohon, sedikit melonggarkan cekikannya namun yn sedikit dapat bergerak. tak ingin membuang kesempatan dia segera memegang tangan Chawoo kuat dan memutar nya sehingga tulang tangan Chawoo patah...
Chawoo yang kesakitan pun....hanya bisa memegang tangannya lebih tepatnya pada bagian tulang nya yang patah.
"hm...kau berani juga ternyata...sekarang tulang tanganmu sudah patah....kau mau apa lagi...hah?!" kata yn diiringi dengan kekehannya
"b*ngsat!"
"e'oh? apa kau bilang b*ngs*t...? hahaha kau yang B*NGS*T...B*JING*N...dasar...b*ngs*t kok teriak b*ngst...kau itu pantas disebut b*jing*n...karena kau sudah membuat orang yang aku cintai tiada...kau mau tau siapa? kakekku...dan ahh ya..kau ingat siapa dia?" kata yn sambil menunjuk orang yang berada disampingnya... ia adalah Hwang Min Hyun kakak yn.
Chawoo yang melihat Min Hyung ada didepannya, dia melihat ke arah bawah karena ia malu jika bertatap langsung pada Min Hyun.
"kau tau siapa dia? dia adalah kakak ku...dan kau pasti tau siapa adiknya..katakan!" pinta yn.
"adiknya hanya Hwang Hyunjin kan?" jawab Chawoo enteng.
"Anie..aku adalah adiknya yang lahir lebih dulu dari pada hyunjin" jawab yn
Chawoo membelalakkan matanya tak percaya
"kenapa? tidak percaya..? kak katakan!" pinta yn. Min Hyun hanya mengangguk menandakan iya.
"maaf kan aku karena aku telah merebut orang yang kau cintai...tapi akhirnya dia tiada saat bersamaku" sesal Chawoo
"iya aku ma----" ucapan Min Hyun dipotong oleh yn
"mungkin kakakku bisa memaafkan mu tapi tidak denganku..kematian haruskah dibalas dengan kematian...benar begitu...??? jika orang yang telah tiada akibat orang itu maka orang itu juga harus tiada dengan cara yang sama" kata yn dengan penuh penekanan
mau tau gimana... kelanjutannya..... stay with me yah...papay.....
next...