
Rendy :apa nona bersedia karna ini akan menjadi
pernikahan yang sangat mewah masa butik yang sangat terkenal tidak bisa mendesain ini
Lia menatap Rendy dengan kebencian ternyata dia dan max sama sama berengsek tapi jika aku menolak aku juga bisa mempengaruhi butikku
lia:baik saya menerimanya dan berapa waktu yang saya dapatkan
Randi : hahahah aku sangat ingin melihat sekitar dua Minggu dan harus sama dengan gambar ini
selamat menikmati kesibukan mu nona cantik
Rendi pergi meninggalkan butik dengan wajah sok tampannya semua karyawan melihat bosnya membuka isi amplop coklat mereka tercengang melihat gambar yang sangat rumit namun Lia hanya menatap gambar wajah kesal dan sedih dia tidak bisa mengungkapkan perasaannya dia lelah dan kesepian (keluarga Lia tidak ada yang tau kalo Lia memiliki butik terkenal dan sudah mendapat peringkat ketiga di dunia fashion tapi Lia tidak pernah mau di perlihatkan kepada publik yang biasa mewakilkan dirinya adalah kepercayaannya yang di sembunyikan Lia dari semua
Lia :rita sepertinya malam ini kita akan meeting
dan mulai besok kita mulai mendisain yang aku butuhkan waktu sebelum waktu yang mereka buat
rita:baik bos tapi tuan mila ingin bertemu dengan anda di kafe xxx
lia:biarkan aku yang kesana sendiri kalian fokus saja dan kalian semua hari ini istirahat lah dan besok kita fokus pada desain ini
rita:bos tapi malam ini bos meminta untuk meeting ?
mereka pun bersiap pulang Lia naik ke atas dan masuk kedalam ruang di desain lalu dia menatap gambar sepasang kekasih yang berpelukan dengan sangat bahagia (dring, dering )
Lia:hallo papa
papa:kamu dimana?
lia:aku sedang di rumah ada apa pah
papa:aku mendapatkan kabar dari max kalo kmu tidak pulang kerumah selama seminggu hah apa kamu di luar sana sudah mulai bebas seperti wanita pelacur dasar anak yang memalukan
Lia menagis mendengar ucapan papanya yang sangat menohok hatinya dia terjatuh
papa :apa kmu mendengar orang tua ini berbicara ha
lia:pah aku sangat capek banget dan papa jangan pernah berpikir kalo aku akan hidup seperti wanita sana aku sedang bekerja pah dan papa Taukan hubungan aku dan max tidak baik baik saja
papa:aku tidak perduli apa kamu capek kamu hanya bisa menghabiskan waktu dengan menghambur hamburkan uang dan kamu bilang capek hahahah dasar anak bodoh memang selama ini kamu bisa apa hah kamu gak lihat Kakak kakak kamu Meraka sangat berperstasi lalu kamu apa hanya beban Lia kalo yang maha kuasa bisa bertanya kepada ku apa aku bersyukur memiliki putri seperti kamu maka jawabannya adalah tidak dan penyesalan ku adalah memilih putri seperti kamu jadi jangan bertingkah pulang dan bujuk max jangan karna masalah kamu korban nya adalah kami ingat itu(mematikan )
lia:(hiks hiks hiks ) hu tarik nafas panjang panjang lalu keluarkan ingat Lia kamu gak boleh sedih gak boleh cengeng harus kuat (melihat cermin )kenapa wajahku memerah kenapa hah kenapa kenapa air mata bodoh ini keluar aaaaahhhrr seorang Lia menagis hahaha aku benar benar bodoh
Lia menjambak rambutnya dengan kencang berlutut sambil menangis di kegelapan malam rasa yang hampa rasa yang kosong semua orang hanya bisa menghinanya belom ada yang membuat dia merasakan kenikmatan hidup bahagia