
akhirnya,setelah berbagai prosedur pembelian telah selesai,Donald kini sudah bisa menempati rumah baru nya.
langsung saja dirinya mengabarkan kepada ibu dana dik nya untuk segera memindahkan barang-barang mereka,sementara dirinya akan menyusul nanti.
kini yang ingin di lakukan Donald adalah menemui Syifa,dirinya merasa harus bertanggung jawab atas apa yang pernah dirinya lakukan pada Syifa walau dirinya tak mengetahui a[akah Syifa serius mengakui dirinya sebagai pacar atau enggak
Donald pun langsung tancap gas menuju kampus berharap Syifa masih di sana.tetapi ternyata perkiraan Donald salah,Syifa sudah tak ada di kampus atau lebih tepatnya,Syifa sudah tiga hari ini tak pergi ke kampus.
mengetahui hal tersebut,Donald spontan menanyakan alamat rumah Syifa dan setelah mengetahui alamat rumah Syifa,Donald tanpa mau membuang-buang waktu lagi langsung pergi menuju rumah Syifa.
namun ternyata setibanya Donald di depan rumah Syifa,sebuah kejutan langsung menyambutnya. saat ini rumah Syifa terlihat sangat sibuk,Donald yang sedikit bingung tentang apa yang sedang terjadi memilih untuk bertanya pada salah satu orang.
"ohh... sekarang lagi ada acara pertunangan mas... "jawab orang yang Donald tanyai.
"siapa yang tunangan ??"tanya Donald lagi
"anak tuan rumah ini mas..."sontak saja jawaban tersebut membuat Donald kaget,baru saja tiga hari lalu dia make love dengan Syifa,namun kini lawan main nya itu tengah bertunangan.
sungguh hati Donald kini merasa sangat kecewa dengan Syifa,dirinya pikir Syifa berbeda dengan wanita lainnya,namun ternyata sama saja.
merasa sudah di khianati,Donlad memutuskan langsung pergi dari acara itu. di sepanjang perjalanan pulang,tanpa sadar dirinya menangis. entah mengapa namun hati Donald kini terasa seperti tersayat ribuan pisau tajam. sakit,tapi tak berdarah.
tak terasa dirinya kini sudah berada di rumah baru nya dan di sana sudah ada ibu dan adik nya yang masih sibuk pindahan. melihat hal itu,Spontan Donald ikut menolong ibu dan adik nya.
hingga akhirnya,tepat jam sebelas malam,semuanya telah selesai,mereka bertiga pun kini sedang berkumpul di ruang keluarga.karena memang agensi tempat Donald membeli rumah telah melengkapi rumah Donald dengan perabotan dan tak lupa telah menyediakan seorang pembantu.
"bagaimana ??? bagus kan rumah nya ??"tanya Donald pada ibu dan adiknya
"ini mah bukan bagus lagi bang... ini mewah banget bang !!!"jawab Khiara sumringah
"iya Donald,ini terlalu mewah,kenapa kamu tidak membeli rumah yang biasa saja nak ??? uang mu pasti banyak yang terpakai kan ??"tanya ibu nya
"tidak apa-apa bu, selama ini ibu sudah banyak berjuang untuk Donald,sekarang saat nya Donald membahagiakan ibu..."jawab Doanld tersenyum.
keesokan harinya,Donlad kembali masuk ngampus,setelah dirinya mengantar Khiara ke sekolah nya,Donald langsung saja menuju kampusnya.
tetapi tak di sangka,orang yang pertama dirinya temui adalah Syifa,sontak saja dirinya langsung menatap Syifa dengan dingin.
"hai pacar... kangen gak sama aku ??"tanya Syifa manja namun Donald tak menghiraukan nya dan langsung meninggalkan Syifa.
sontak saja sikap donald itu membuat syifa bingung,langsung saja diri nya mengejar langkah Donald hingga akhirnya dirinya berhasil menghadang Donald.
"kamu kenapa ?? aku ada salah kah sama kamu ??"tanya Syifa dengan nada sedikit sedih.
"minggir.."ucap Donald dingin
"gak !! kamu jelasin dulu,kenapa kamu marah sama aku !!"ucap Syifa yang masih saja berdiri di depan Donald.
"kamu sadar gak sih ?? kamu itu kemarin baru saja tunangan... dan sekarang masih saja menganggapku pacar mu hah !!"bentak Donald sambil menahan sakit hati nya
"kemarin bukan aku yang tunangan sayang..."ucap Syifa gemas dengan Donald yang berpikir dirinya sudah bertunangan.
dan kemarin,sebenarnya Syifa melihat Donald datang,namun saat dirinya ingin menemui Donald dirinya malah di panggil oleh bundanya,alhasil dirinya tak jadi menemui Donald
"apa maksud kamu ?? jelas-jelas aku kemarin nanya sama orang dan katanya dirumah mu sedang ada acara pertunangan..."ucap Donald
"ternyata pacar ku ini suka menyimpulkan semua nya sendiri ya..."ucap Syifa sambil menangkup wajah Donald mesra
"tapi aku tak suka sifatmu yang itu..."ucap Syifa lagi.
dan tiba-tiba saja Syifa menarik tengkuk Donlad dan langsung mencium bibir Donald dengan rakus,Donald tentu saja berontak,namun sekuat tenaga Syifa menahan nya hingga akhirnya Donald memilih untuk diam saja.
"aku akan bertunangan hanya jika kamu yang menjadi pasangan ku sayang...."ucap Syifa terkekeh melihat wajah kesal Donald.
"trus yang kemaren tunangan siapa kalau bukan kamu ??"tanya Donald minta penjelasan.
"kakak ku...Reny"jawab Syifa singkat yang sontak saja membuat Donald malu sendiri.dirinya yang terlalu cepat menyimpulkan lupa bahwa Syifa memiliki kakak yang jelas-jelas pernah berciuman panas di depan nya.
"udah ya marahnya.... sekarang yuk kita masuk,kelas kamu pasti sebertar lagi mulai kan ??"ajak. Syifa yang langsung bergelayut manja pada Donald
Donald yang melihat sisi manja Syifa merasa sangat senang karena kini dirinya merasa yakin bahwa Syifa serius akan ucapan nya yang menganggap dirinya sebagai pacar nya.mereka pun terpaksa berpisah karena ruang kelas mereka yang berbeda arah.
setelah mengecup singkat bibir Syifa,Donald langsung saja menuju kelas nya yang dirinya yakin akan segera dimulai atau bahkan sudah di mulai.
"maaf prof... saya telat"ucap Donald lirih karena dirinya telat masuk kelas,
namun untung saja profesor yang sedang mengajar kelasnya kini tak mempermasalahkan nya dan mempersilahkan Donald duduk.Donald buru-buru langsung menuju kursinya dan segera mengambil buku catatan nya.
Donald yang memang tergolong anak ambis terlihat sangat fokus memperhatikan setiap penjelasan dosen di depan.tak satu pun materi yang Donald lewatkan untuk dirinya catat.
sesekali dia memijit tangan nya yang sedikit pegal karena terus mencatat dan akhirnya saat kelas selesai.Donald langsung melepas pena nya dan segera menyusun buku nya kembali ke tas.
setelah nya,Donald langsung keluar dari kelas dan segera mengecek hp nya yang dari tadi terus bergetar.
yang ternyata grup alumni sma Donald sedang heboh karena tiga hari lagi akan di adakan acara reuni angkatan. Donald yang mengetahui itu memilih tak menanggapi nya karena dirinya tak sediki tpun punya niatan untuk datang.lebih baik dirinya bersantai di rumah atau mencicil tugas kuliah nya yang banyak nya minta ampun.
HAI HAI HAI !!!
I AM COME BACK...
MAAF YA READERS KARENA UDAH LAMA GAK UPDATE CERITA INI...🙏🙏🙏
SOALNYA AUTHOR BEBERAPA HARI BELAKANGAN LAGI CRAZY UPDATE NOVEL AUTHOR SATU LAGI YANG SUKSES DI KONTRAK,JADI MAU GAK MAU NOVEL INI HARUS DI TUNDA DULU UPDATE NYA...
TETAP DUKUNG NOVEL INI AGAR SEGERA DAPAT DI KONTRAK JUGA YA !!
SEE YOU NEXT PART READERS !!