LIFE HATERS

LIFE HATERS
episode 6



Sendiri ,sepi dan, juga sunyi


Itulah aku .


Tapi bagi ku itu lah yang terbaik


Di mana aku mendapat kan sebuah kebahagian.


"Zeara!!! "


Siapa yang memanggil ku


" Zeara ga baik loh melamun "


"Ah iya, iya " Aku tersontak dari lamunan


Dan ternyata itu AYLA PAILA


Dia juga teman ku


"Napa mu kok melamun ? " Ayla


" Haha orang lagi berusaha tidur "๐Ÿ˜…


" Ha tumben tidur siang " Ayla


"Hahaha iya cuma mo coba coba " ๐Ÿ˜…


"Nelfon mu? " Ayla


" Ngak tau liat nanti lah "


"Oo ya lah " Ayla


" Ngapain mu kesini? "


" Nga ada lagi gabut aja " Ayla ๐Ÿ˜…


"Kurang kerjaan kali lah mu " ๐Ÿ˜’


Setelah itu Ayla pergi


Setelah lama aku berfikir


Akhirnya aku memutuskan buat nelfon .


Aku cuma ingin mengetes ibu agar tau aku sakit tanpa mengatakan nya .


Ter dengar aneh bukan


Tapi aku sengaja melakukan nya


Karna kata nya ibu adalah orang yang paling dekat dengan mu dan mengenali mu lebih baik dari siapapun


Biasa nya


Ibu bisa tau saat kakak dan abang abang ku sakit


Bahkan dia bisa tau kalau ponakan nya sakit cuma dengar suara


Aku tau ini tidak akan berhasil


Karna itu aku mencoba nya lagi


Ibu paling tidak tau tentang aku sakit .


Kenapa aku selalu di bedakan.


Dan itu membuat ku agak membenci keluarga ku sendiri .


Bahkan terkadang aku berfikir untuk membunuh semua nya!!!


Yah ku akui aku orang yang terlalu mudah sakit hati .


Walau tidak ada yang tau .


Aku malah teringat masa lalu ku :


Di mana ibu selalu ber bicara lembut ke semua saudara ku


Namun berbeda dengan ku .


Ibu lebih keras kepada ku dari pada yang lain


dan akhirnya aku pergi untuk menelfon nya


sesampai disana , dengan rasa ragu aku mulai menekan nomor yang tercantum


tutt... tutt... tutt...


(anggap itu bunyi HP nya ๐Ÿ˜…)


"halo " me


" halo assalamu'alaikum zeara apa kabar " ibu


" waalaikum salam baik kok bu, ibu sehat" aku


" sehat, cuma kakak aja yang lagi sakit " ibu


"oh....๐Ÿ™‚๐Ÿ˜” "


" kemarin ibu telfon dia suara nya lain " ibu ku lanjut ber cerita tentang kakak ku yang sekolah nya juga asrama tapi kami beda tempat


sedangkan aku sedang menahan air mata


"trus ibu tanya ternyata dia beneran sakit " ibu


" oh yalah, kk pulang ke rumah?" aku


" iya langsung ibu jemput , khawatir ibu di tambah fisik kakak mu lemah " ibu


" oh.. ๐Ÿ™ƒ ibu kapan ke sini menjenguk ku? " aku


" tengok kakak dulu, kasian dia nakk, mata nya merah " ibu


" yah maklum lah di glaukoma,, emang mata nya yang sakit " aku


" ngak dia demam " ibu


((kakak ku bernama Annisa Amira, dia terserang penyakit glaukoma. ))


{glaukoma adalah penyakit mata dimana penglihatan akan mengecil sedikit demi sedikit, dan dapat membuat kebutaan }


ibu ku terus berbicara tentang kakak ku, tanpa tau isi hatiku


"tulah rencana nya minggu ni ibu ibu pergi berobat dengan kakak, ke pekanbaru " ibu


" oh oke , hati hati ya " aku


" iya, kamu gak ada pesanan kan ? "


"ngak " aku


rasa nya sesak sekali dada ku


"oh jaga kesehatan kau tu, kau pikir BEROBAT KAU TU MURAH "


nada ibu langsung berubah jadi agak sedikit ngegas


hidung ku langsung perih dan sesak


tapi air mata masih tertahan


dan tanpa sengaja aku menghirup udara agak banya jadi ter dengar serak nya nafas ku oleh ibu


" ha napa kau zeara? " ibu


" ha ga kenapa napa " zeara


" nangis kau? napa kau nangis karna ga di jenguk,kau ni kok iri kali lah, sama kakak sendiri aja iri, kek mana KAU BESAR NANTIK DI BENCI SAMA ORANG GAADA YANG MAU SAMA KAU NANTI " ibu dengan nada marah


" apa pula aku nangis, tau itu orang sebelah ku yang ingusan " menahan air mata dengan perasaan geram


" oh yalah dah assalamu'... "


tuttt... tutt..


langsung ku matiin


aku tak sanggup lagi mendengar semua nya kemunafikan


...........................โœฆเฎ“เฏ€อœอกอœโ€ขโžขโœฆเฎ“เฏ€อœอกอœโ€ขโžข.........................