Leveling

Leveling
Dia Semakin Tampan ?



Di Asosiasi pemburu, seorang terlihat melihat-lihat berkas ditangannya, terlihat kebingungan, dia adalah ketua Asosiasi Pemburu Song Il Wan, dan didepannya adalah Wakil Ketua Asosiasi Kim Tae Chul.


" Apakah sudah ada kejelasan mengenai gerbang merah ?" tanya ketua Song


" Belum pak, namun tim masih ditugas kan untuk terus menyelidiki tentang kejadian tersebut"


" Bagaimana menurut penjelasan mereka yang selamat ?


" Mereka mengatakan, bahwa gerbang tiba-tiba berubah ketika salah seorang dari mereka menekan sebuah tombol dalam gerbang"


" Apakah ini gerbang ganda ?"


" Menurut dari analisis, dan keterangan yang selamat, seharusnya begitu pak "


" Hmmm" , ketua Song mengerut kan kening " apakah akan terjadi sesuatu hal yang besar lagi sekarang, mengenai gerbang ganda yang jarang terjadi, terakhir gerbang merah terjadi puluhan tahun yang lalu", pikir ketua Song


" Apa kah ada sesuatu pak?" melihat ketua yang melamun, wakil ketua Kim pun bertanya


" Eh.. M.. tidak, bagaimana keadaan mereka yang selamat ?"


" Hanya tersisa Li Yun yang sedang pemulihan di rumah sakit pak , tapi Li Yun adalah emmm ... " wakil ketua Kim hendak melanjutkan tapi kata-katanya seakan tertahan di tenggorokan


" Apa itu ?" Ketua Song bertanya lagi


" Li Yun , adalah seorang petarung tingkat E pak "


" Apa? " ketua Song terkejut mendengar penjelasan wakil ketua Kim


" dan, dia dikatakan adalah petarung E terlemah, yang bahkan akan terluka di gerbang E pak"


Mendengar penjelasan wakil ketua Kim , ketua Song tidak tahu harus berkata apa lagi, dia bingung bagaimana seorang petarung E bisa selamat dari gerbang ganda yang juga merupakan gerbang merah.


Memikir kan lagi hanya membuat ketua Song tidak menemukan kejelasan, apakah ini juga akan seperti tiga tahun yang lalu, yang tiba-tiba muncul seorang petarung tingkat S , setelah lama tidak ada munculnya petarung tingkat S.


" Wakil Ketua , apakah menurut mu Petarung Li ini mengalami kebangkitan ganda ?" tanya ketua Kim


" Masih belum ada bukti pak, dan ketika dilakukan pengukuran kekuatan petarung Li masih sama seperti sebelumnya "


" Oh begitu "


____________


Beberapa hari sebelumnya mendengar Li Yun sudah bangun, asosiasi petarung mengirim sebuah tim untuk mengukur kemampuan dan energi sihir Li Yun.


drackk !!


Pintu kamar terbuka, dan Li Yun yang sedang beristirahat pun terbangun dan bingung melihat orang ini, mereka berseragam hitam lengkap dan kecamata hitam.


" Maaf mengganggu anda tuan Li, kami dari pihak asosiasi dan saya adalah ketua dari tim Zhang Li" salah satu dari mereka memperkenalkan diri kepada Li Yun


" Eh.. iya, ada ya pak Zhang ?"


" Panggil saja pengawas Zhang, Saya disini diperintahkan asosiasi hanya untuk mengukur kekuatan dan energi sihir tuan Li "


" Oh Silahkan pengawas Zhang "


Pengawas Zhang melakukan semua keperluan nya, dan ketika dia melihat hasilnya, dia berpikir " Masih sama sebelum, dan tidak ada perubahan, mengapa wakil ketua menyuruh kami melakukan ini, hanya buang-buang waktu". Pengawas Zhang sebenarnya tidak puas dengan perintah wakil ketua, tapi dia tidak berani mengungkapkan ketidakpuasannya didepan seorang Petarung tingkat A atas yang hampir mendekati kekuatan petarung tingkat S biasa.


" Apakah sudah selesai pengawas Zhang ?"


" Su.. sudah tuan Li " suara pengawas Zhang tergagap


Mendengar pengawas Zhang tergagap, Li Yun mengerutkan kening dan berpikir " mungkin pikirannya sedang ditempat lain, atau apapun itu terserahlah "


" Tuan Li, ketika anda sudah keluar, anda harus ke asosiasi untuk mendapatkan ponsel anda dari asosiasi " sambung pengawas Zhang


" Baiklah pengawas Zhang "


Di Negara K ini , semua petarung yang mendaftar di asosiasi akan mendapatkan ponsel khusus dari asosiasi, pada ponsel ini berisi tentang semua informasi pribadi dari petarung, dan petarung wajib menerimanya dan tidak boleh memiliki ponsel lain.


________


" Lima belas, hufff.. Enam belas "


Push up : (16/100)


(84 sebelum tugas pertama selesai) terdengar suara dari sistem dikepala Li Yun


" Ayolah aku lelah " rengek Li Yun seakan memohon, tapi dia terus melakukan gerakannya


17, 18, 19..20.....45...60


Sejam kemudian dengan keringat yang bercucuran Li Yun menyelesaikan tugas pertama nya.


(Tugas harian)


Push up :(100/100)


sit Up :(0/100)


pull up :(0/100)


Joging :(0/10km)


Melihat jendela status Li Yun menghela nafas dan mulai melanjutkan tugas kedua, dia menguatkan hatinya, mungkin dengan ini aku memang bisa menjadi kuat. Li Yun masih belum sepenuhnya percaya dengan sistem ini yang mampu membuatnya akan semakin kuat.


Dua jam


tiga jam


Empat jam kemudian, akhirnya Li Yun menyelesaikan tugas harian dan keringat membasahinya seakan-akan dia habis mandi, dan dia pun membersihkan dirinya karena bajunya yg juga sudah lengket dan berbau masam.


Beberapa hari kemudian, Li Yun selalu melakukan tugas harian, mulai lagi dengan push up dibawah ranjang rumah sakit dikamarnya


" Ahhh " terdengar teriakan dari pintu kamar , Li Yun berbalik dan hanya melihat perawat yang selama ini merawatnya sedang membelakanginya dan tidak berani melihat langsung kearahnya dikarenakan Li Yun yang tidak menggunakan baju, dan otot-ototnya yang sudah mulai terbentuk menampakkan diri terkena sinar lampu kamar.


" Ada apa suster dan kenapa suster membelakangi saya?"


" Ah.. ini saya ingin melakukan pengecekan rutin dan bisa kah anda mengenakan pakaian anda" suara perawat tergagap dan pipinya mulai memerah sampai kelehernya


" Ah, Maafkan saya " Li Yun mengenakan pakaiannya dan tidak mengancing bagian depan


" Silahkan suster "


Suster berbalik dan mendekati Li Yun dan mulai melakukan pengecekan rutin. Saat melaksanakan tugasnya dan mencium bau aroma badan yang merupakan ciri khas seorang pria, suster tidak bisa lagi tidak memerah, kali ini bahkan lebih merah hampir semerah tomat.


" Ada yang salah suster?"


" ah tidak ada," merasakan bahwa dia ketahuan suster pun makin memerah


" sudah selesai saya permisi tuan Li " dia pun cepat beralik dan keluar dari kamar.


" Apakah dia semakin tampan, tidak tidak.... ada yg salah dengan diriku" pikir suster setelah keluar dari kamar Li Yun.


" Tapi jantung ku berdetak lebih kencang tadi ketika dekat dengannya, dan aura itu" memikirkannya lagi membuat pipinya semakin memerah


Li Yun yang tidak tau apa yg terjadi setelah suster itu keluar dari kamarny, terus melanjutkan untuk menyelesaikan tugasnya saja.


Setelah empat jam seperti biasa tugas harian selesai. Li Yun merasakan dirinya mungkin akan bisa pulang besok atau paling lambat lusa nya, dia memikirkan bagaimana adiknya dirumah selama dia dirawat, dan bingung mencari penghasilan tambahan, karena dia tidak mau hanya hidup seperti ini terus, walaupun menjadi petarung sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari, dia perlu untuk simpanan disaat kebutuhan mendesak.


Sejam kemudia dia tertidur nyenyak dan besoknya dia mendapat kabar bahwa dia diperbolehkan pulang.


Saat hendak pulang, perawat yang merawatnya datang menghampiri dan memberanikan diri bertanya


" emmm tuan Li Yun " pipinya mulai memerah,


Li Yun berbalik, " iya ?"


" Apakah aku bisa meminta kontak anda, agar kita bisa bertemu lagi "


Li Yun melihat suster yang memerah dia pun tersenyum kecil dan berpikir, suster ini lucu juga, dan kelihatan baik,


" Boleh " seru Li Yun