
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
/hantu itu berhasil memotong kepala nenek dan mengambil nya lalu menghilang setelah pagi nya . . .
pov agus 18+ ygy
/agus melihat rina yang sedang memasak sendiri dan mengomel ngomel karna dia bangun agak telat lupa untuk menghangat kan sayur buat eid fitri
"knp si sayang marah-marah gitu jelek tau" ucapan agus yang berusaha menenangkan sang pacar nya
"kamu bukanya bangunin aku, kebo banget sih kan jadi asem nih sayur"disitu rina marah
/lalu agus memeluk rina yang sedang masak dari belakang lalu agus mulai kebamlasan dan tidak sadar ada brang jatuh
"hissh apa sih itu"ucap rina yang tadi sudah lulu skrg menjdi marah karna terganggu
"ini barang jatuh,yaudah aku mau bangunin yang lain"agus membereskan nya dan menyimpan di rak piring seperti tadi lalu agus pergi k kmr nadia dahulu
"nad rafa bangun udah pagi"ucap agus yang mengucapkan nya dengan lemah lembut
/nadia mengkucek kucek mata nya lalu duduk bersama rafa
"loh raf kasur itu ada dua knp ga disitu?"agus kebingungan karna rafa tidak di kasur sebelah nya
"kak sini deh aku cerita-"ucapan rafa terpotong oleh nadia
"gausah gausah dia cmn mau tidur ber dua"ucap samberi memegang mulut rafa yang sontak mengasih tau agus
"yaudah klo gitu aku mau bangunin dlu nenek" agus lalu keluar dan melanjutkan ke kamar
"ihh kak padahal aku mau cerita ke kak agus" ucapan rafa ia langsung ke ruang tengah dan melihat ayah nya di situ
"hahh tuh bocah kan merinding jadinya"ucapan nadia lalu pergi ke ruang tengah
Pov agus
"lohh kok gada nenek sih kmn ya"smirk agus yang kebingungan lalu dia mengecek ke ruang tengah "ehh gada juga toh?"
"nyari apa gus"ucap sang ayah
"yaudh ayo" ia mencari ke ruangan sebelah bersama nadia
"nadia knp km ga ddk aj bareng rafa?"ucapan agus yang melihat bercak darah di pintu kmr kosong
"nadia ayo ke sana disana ada bercak darah"ia memegang tangan nadia lalu membantu nadia berjalan ke kmr kosong itu
"ynag bener aja gus" nadia ikuti agus
/pintu kmr kosong itu terbuka dan terlihat sang nenek sudah kedadaan tidak bernyawa dan tidak ada kepala nya disitu nangiss agus pecah tidak tertahan lgi dan disitu ada bau bsuk yang menyengat di kmr itu jg
"n-n-nenek yaampunn nek hiks hiks"suara tangisan nadia lalu agus memanggil yang lain
/mereka sampai
"jiaaa nenek? kok huaa neenk" ucap arthur samberi menangis karna kehilangan nenek
/ayah nya pun menelfon polissi "halo disini ada pembunuhan tolong kesini segera" ucap sang ayah yang sedang menelfon polisi
/setelah polisi datang
"huekk bauuu "polisi tidak tahan dan memuntahkan disitu
"pak malah muntah disit"ucap arthur
"baunya pak maaf ya "lalu polisi itu membukus jasad nenek nya nadia
/setelah sampe di tengah rmh nadia terus bengong arthur yang sadar nadia dari tadi bengong terus terusan ia berusaha untuk mengajak ngomong nadia
"hey nad kok bengong mikirin apaan?" ucap arthur yangg berhasil menanya kpd nadia
"e-eh engga kok udh lanjut makan aja"ia berusaha berbohong kpd arthur dan mengalihkan topik nya
"oh yaudah kmu jga ya"ucap arthur
/FLASSBACK
lanjut part 6