Isekai: My Sword Is My Strength

Isekai: My Sword Is My Strength
EPS 05 - bencana yang tidak diketahui



Di tengah malam, kaito terbangun karena mengingat sesuatu. Saat terbangun kaito terjatuh dari tempat tidurnya, karena kaito memiliki kebiasaan terjatuh dari tempat tidur saat malam hari.


kaito mulai mencoba duduk dengan keadaan setengah sadar, kaito memegang kepalanya yang terasa sakit.


"wuaahh" suara menguap


saat kesadarannya kembali kaito dengan reflek mengatakan "aduh" ucap kaito sambil memegang kepalanya.


"argh!... Kebiasaan ini sangat mengganggu" ujar kaito sangat kesal dengan kebiasaanya.


"ohh... Ya semalam aku kelupaan sesuatu" guman kaito sembari berdiri.


Kaito melihat bulan yang masih terlihat merah.... Malahan bertambah lebih merah lagi.


"knowledge" ucap kaito kearah bulan tersebut


Setelah mengatakan itu kaito berada dialam bawah sadarnya yang terlihat seperti perpustakaan. Setelah mencari informasi tentang bulan itu cukup lama di alam sadar kaito, akhirnya kaito menemukannya.


"nama : demon moon, informasi selengkapnya tidak diketahui" ucap suara yang muncul dipikirannya kaito.


"argh... Penggunaan skil "knowledge" sangat memakan manaku... Sejujurnya aku lebih suka skil penilaian karena tidak memakan banyak mana" ucap kaito memegang dadanya yang terasa sakit.


Kaito melihat dengan penasaran tangannya dan mengatakan.


"penilaian"


...----------------...


[status]


[nama:kaito]


[usia:18 tahun]


[ras:manusia]


[job:none]


[gelar:manusia dunia lain]


[Level:1/{1} • sudah mencapai batas level]


[Skil:none]


[unik skil:penilaian, knowledge]


[sihir:none]


[mana:4/15 akan terisi penuh dalam 15 menit]


...----------------...


"ini lebih banyak dari perkiraanku" ucap kaito melihat tangannya.


"tapi ini aneh seingatku aku tidak pernah membaca apapun yang berhubungan dengan bulan ini" ucap kaito merasa aneh


Saat kaito ingin melanjutkan tidurnya, kaito mendengar suara seseorang sedang membicarakan sesuatu. karena penasaran kaito mendatangi asal suara itu yang ternyata.... Berasal dari lantai satu.


Kaito Semakin penasaran apa yang dibicarakan. karena semakin dekat kaito, suara orang tersebut semakin jelas.


Kaito terus mendekat....


Terus mendekat...


Dan kaito sampai dimana tempat suara orang tersebut cukup jelas.


"aku dengar sepertinya bencana itu semakin dekat" ucap orang (A) itu khawatir akan apa yang akan terjadi.


"kau benar... Aku juga mendengar hal yang sama bahwa Bencana itu semakin dekat" balas orang (B) itu yang juga menghawatirkan hal yang sama.


Kaito terkejut dengan apa yang dikatakan dua orang itu, tapi kaito berusaha tenang sambil mengamati orang tersebut.


"argh, sial... Aku jadi tidak mengetahui apa yang dimaksud bencana itu" guman kaito kesal karena tidak mengetahui bencana itu.


Dengan informasi seadanya kaito hanya bisa menyimpulkan bahwa... demon moon itu penyebab bencana yang dimaksud.


"aku harus menunggu besok agar dapat bertanya kepada mereka" guman kaito kesal karena dia tidak mau membahayakan dirinya untuk orang lain


Kaito dengan perasaan kesal kembali ke kamarnya.... Setelah berbaring dikasur kaito masih memikirkan ucapan orang tersebut.


Kaito perlahan lahan menutup matanya karena kelelahan berpikir kaito langsung tertidur.


...Keesokan harinya...


"Wuahhh" suara menguap


"sial... Aku masih sangat kesal semalam" ucap kaito masih kesal dengan kejadian semalam


kaito berusaha untuk menenangkan dirinya. Setelah tenang kaito mulai mengingat saat pertama kali datang kesini, kaito dikira adalah monster. Jika kaito secara blak blakan menanya tentang itu maka dia akan dicurigai oleh warga desa.


"sepertinya aku terlalu gegabah saat malam... Sampai sampai tidak memikirkan resikonya" ucap kaito dipikiran


"aku harus kelantai satu terlebih dahulu... Siapa tau keberuntungan ada dipihaku" ujar kaito yang sudah tenang kembali sambil berharap keberuntungan ada dipihaknya


Kaito berjalan kelantai satu dengan raut wajah biasa biasa saja, seolah tidak terjadi apa apa. Setelah turun, kaito melihat ada seseorang berdiri ditengah tengah ruangan itu.


"perhatian semuanya... Kali ini kita akan menjelajah hutan untuk persiapan kita nanti, bagi yang mau ikut silakan saja... Untuk perlengkapannya sudah disiapkan, tapi untuk jaga jaga bawa perlengkapan sendiri" teriak orang itu keorang orang yang berada dilantai satu.


kaito yang mendengar itu terlihat biasa saja.... Karena jika ingin melakukan penjelajahan dihutan yang berbahaya, harus beramai ramai meskipun dibagi menjadi beberapa kelompok pasti jumlah minimunnya adalah 8 orang disatu kelompok dan paling dikitnya 4 orang. Oleh karna itu kaito tidak tertarik karena posisi yang kaito incar adalah 2 orang agar kaito bisa menggali informasi dari orang yang satu kelompok dengan dirinya.... Meskipun di dicurigai kaito bisa membuat orang yang satu kelompok dengannya tidak bisa mengatakan kecurigaannya kepada kaito.


"kaito..."


"Kaito..."


"kaito..."


Ucap miu kekaito karena melihatnya sedang melamun.


"ehh.. ternyata miu" ucap kaito ke miu dengan datar.


"kaito, apakah kau mau ikut mereka" ucap miu menawarkan kekaito.


"ohh... Jadi kau mau ikut.... Kalau aku si tidak" balas kaito dengan datar lagi.


"Ehhh... Ayolah ikut dengan mereka, kaito" ucap miu yang mulai sedikit memaksa.


"kalau kau mau ikut silahkan saja... Aku tidak akan melarangmu" ucap kaito dengan datar lagi ke miu.


"ayolah aku tidak mau kesana sendiri... Dan apaan sikapmu itu, seperti abis kerasukan saja.


Miu terus memaksa kaito. meskipun saat sedang sarapan, Itu membuat jengkel kaito, karena sudah muak Dengan terpaksa kaito harus ikut.


"ayolah kaito" ucap miu memaksa kekaito.


"arhh... Baiklah baiklah" balas kaito yang sudah jengkel kemiu.


Setelah makan, kaito miu dan orang yang ingin ikut dikumpulkan untuk diperiksa barangnya untuk mengecek aman atau tidak.


"baiklah semuanya apa sudah siap" ucap orang yang menjadi pemimpin kelompok.


"yaaaa" teriak orang orang membalas pemimpin itu kecuali kaito yang hanya diam saja.


"ahh... merepotkan" ujar kaito tidak semangat seperti yang lainnya.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Apa yang akan terjadi selanjutnya? pantau novel ini terus ya untuk tau lanjutannya