Impromptu Husband

Impromptu Husband
KAFE PERMADANI 2



' gilaaa gue ngomong apa ya ini ? mana ada gue suka sama cowok ' batin Vina bingung


" ayo vinn jawab gue siapa cowok yang Lo suka " paksa Maya


" ada dehhh pokoknya rahasia gue itu "


" ahh nggak seru Lo Vin " ucap Maya cemberut


" siapa sih Vin gue kepo nihh "


" Lo suka Ama siapa? sama David ? apa sama Ronald ? atau fengki ? apa sama Juan ? "


" nggak semua mayaaa udah diem jangan berisik "


" gue tau Vin Lo pasti suka ya sama Rafli "


" hahhh? anak songong itu ? ogah gue "


" ekhemmm ekhemmm halo " ucap Aldo melambaikan tangan sambil tersenyum


kedatangan Aldo membuat Maya diam seribu bahasa.


" silahkan kak duduk " ucap Vina mempersilahkan Aldo


" iya Vin " jawab Aldo sambil duduk di sofa samping maya


" aduhhh perutku sakit banget aku ke toilet dulu ya kak, may " pamit Vina pada keduanya


Vina berdiri dan ingin meninggalkan keduanya, namun sebelumnya ia menghampiri Maya dan membisikkan kata-kata di telinga maya .


kafe permadani menjadi kafe terbaik di kota itu. selain karena lokasi nya yang strategis juga karena bangunan nya yang dinilai mewah oleh publik.


Di lantai atas tidak ada toilet karena memang lantai atas tempat nya kecil dan banyak sekali orang yang mengantri duduk di lantai itu menikmati indahnya pemandangan kota dari atas .


Vina harus ke lantai dasar untuk menuju toilet . pergi ke lantai dasar kafe pun menggunakan lift.


suasana malam itu tidak begitu ramai namun juga tak tampak sepi .


Vina memasuki lift bersama seseorang. ia tak melihat siapa sosok itu karena ia memasuki lift sambil bermain hp.


sesampainya didalam dan pintu sudah tertutup , tiba tiba saja lampu didalam lift padam menandakan lift rusak .


" lohhh kok mati "


Vina yang kebingungan pun tak tau harus meminta tolong siapa . internet hp pun tidak akan berfungsi didalam lift tersebut.


" santai aja , sebentar lagi pasti berfungsi kembali "


saat orang yang membalas ucapannya itu menoleh, Vina seketika terkejut dengan sosok itu . karena pasalnya ia di gosipkan akan pergi berkencan dengan Sheila namun tiba-tiba menjadi teman terjebak didalam lift


" Lohh kok elo si "


" bukan gitu "


" lalu gimana? " tanyanya mengejek


tiba-tiba saja lift berguncang namun lampu di dalam nya masih padam.


" ampun ampun takut banget "


reflek Vina memeluk Rafli dan mengucapkan kata-kata tersebut


Rafli tersenyum dengan tingkah gadis di sampingnya itu.


" maaf gu-gue reflek, ng- nggak sengaja "


" its oke gapapa "


Vina yang masih memeluk Rafli pun segera melepas pelukannya dan sedikit menjauhkan jarak diantara keduanya.


Rafli pun duduk dilantai lift tersebut sambil menyalakan senter hp nya .


" sini duduk aja gak capek apa berdiri terus sampe besok "


" ogah duduk Ama Lo " ucap Vina sambil memalingkan wajahnya


Rafli hanya tertawa melihat tingkah Vina.


sementara itu disisi lain ...


" may kok Vina belum balik juga ya " tanya aldo


" mungkin rame kak "


" kamu kok tau si kak nama ku? "


" kamu kan temen Vina , semua hal yang berkaitan dengan Vina aku berusaha mengetahuinya "


" ohhh ... kakak udah suka sama Vina lama ya? " tanyanya sedikit bingung


uhukk uhukkk .... Aldo yang sedang minum pun tersedak mendengar ucapan Maya .


" ehhh maaf kak maaf " ucap Maya sambil mengambilkan tisu untuk Aldo


" nggak papa may "


" kamu mau bantu aku buat deketin Vina nggak " pinta aldo


' hahhhh kok jadi gini? ' batin maya