Impromptu Husband

Impromptu Husband
ALDO SANG KETOS



Sementara itu di tempat lain ...


seorang bos besar sedang frustasi dengan keadaan yang sedang dia alami.


" kenapa perusahaan kita bisa mengalami kebangkrutan seperti ini " bentak Hardi pada salah satu karyawan nya .


" semua ini gara-gara para karyawan korupsi , utang perusahaan kita juga tinggi dan kesalahan manajemen perusahaan pak " jelas karyawan tersebut


" sialll " ucap Hardi marah sambil melempar kan barang yang ada di mejanya


Dengan terpaksa perusahaan tersebut ditutup. begitupun dengan rumah, mobil , dan lainnya disita oleh bank . Hardi pun pulang dengan Nana entah kemana tak tau arah , hanya tersisa uang tiga ratus ribu rupiah dan handphone.


" terus kita kemana yah " tanya Nana


" aku juga nggak tau " ucap Hardi frustasi


mereka mengemasi barang-barangnya dibantu oleh bi Noni. Bi Noni pun terpaksa dipecat dan pulang ke kampung halamannya.


" yah gimana kalo kita ngontrak aja dulu dan kita kabari Vina nanti " saran Nana menenangkan sang suami


" terserah kamu , aku pusing "


" sabar yah "


akhirnya mereka keluar dari rumah utama dan mencari rumah kontrakan di daerah situ . tak lama kemudian ia sudah menemukan dengan harga yang pas .


" ini buk uang sewa untuk satu bulan kedepannya " ucap Nana mengulurkan uang pada ibu sewa


" iya makasih ya Bu Nana "


Setelah menata rapi barang - barang yang mereka bawa , Nana mengirimkan pesan pada Vina


* Mama naaa *


kamu udah pulang belum nak?


* vinamaharani *


ini baru mau otw


* vinamaharani *


ada apa ma ?


* Mama naaa *


nanti kalo pulang kamu berhenti di kos kosan yang pertigaan itu ya


* vinamaharani *


ngapain?


* Mama naaa *


udah nurut aja


* vinamaharani *


ya deh oke


tak terasa waktu berjalan dengan sangat cepat, bel pulang pun berbunyi. Vina mengajak Maya untuk melakukan tugas mereka . sesampainya di kamar mandi Vina mengambil 2 sikat WC


" buat apa Lo ngambil gituan Vin ? " tanya Maya mengerutkan keningnya


" kita kan mau bersihin kamar mandi "


" ogah gue Vin mending kita jajan aja " ucap Maya tertawa


" loh kok gitu "


" udah ayo ikut gue "


Maya menarik tangan Vina kearah kantin. disana terlihat ada ketos dan juga teman - temannya. Maya dan Vina pun duduk di kursi paling pojok .


" Lo kenapa duduk disini si may ? tempat duduk disana kan masih banyak yang kosong " tanya vina bingung


" udah Lo diem aja "


Vina yang bingung dan aneh melihat sikap Maya akhirnya muak ingin meninggalkan nya


" udahlah sia sia niat baik gue may . gue pulang aja "


" sebentar napa Vin . gue tuh mau minta tolong sama Lo "


" tolong soal apa ? hufttt " tanya Vina sambil menghembuskan nafasnya dengan kasar


" ini soal Aldo "


" hah? Aldo siapa? kak Aldo ketos? " tanya Vina


" emmm iya " Jawab Maya sambil tersenyum malu


" Lo mau kan nolongin gue " kata Maya memelas


Vina hanya diam tak menanggapi ucapan Maya hal tersebut membuat Maya berpikiran yang tidak-tidak tentang Vina .


" apa jangan- jangan Lo suka Vin sama Aldo ? " duga Maya dengan ekspresi hampir menitikkan air matanya


" bercanda Lo may ? nggak lah gue nggak suka sama dia , tenang aja "


" bener? "


" iya , Lo mau minta tolong sama gue apa? "


" gue mau jalan sama Aldo Vin cuman gue nggak tau gimana caranya " kata Maya frustasi


" udah Lo tenang aja nanti gue handle deh "


" beneran? "


" iya "


" Lo duluan aja deh Vin gue mau Mandang cowok tampan dulu " ucap Maya senyam senyum memandang Aldo


Vina yang melihat itu bergidik ngeri dengan kelakuan teman konyol nya tersebut . Akhirnya Vina memutus kan untuk pulang sendiri.


" tau begini gue pulang bareng Sonia aja " ucapnya berbicara sendiri sambil berjalan.


saat berada di belokan pintu keluar tak sengaja Vina menabrak seseorang.


" sorry sorry gue nggak sengaja gue cepet - cepet soalnya "


" maaf gue juga nggak sengaja "


mereka berbicara tanpa mengetahui siapa yang mereka tabrak.


" Lo " ucap bersamaan


" kok Lo lagi si " teriak Vina tak terima


" Lo yang nabrak gue duluan to*ol " sahut Rafli tak terima


" nama Lo Rafli kan ? he Rafli Lo itu yang main hp sambil jalan jadi Lo yang salah bukan gue b*g* "


" Lo itu siapa sih kok belagu amat "


" kepoo Lo "


tanpa menyahuti ucapan Rafli , Vina pergi meninggalkan nya .


" dasar gadis aneh " teriak Rafli emosi


" songong "


" sok cantik "


" padahal jijik gue "


Vina yang sudah jauh dari Rafli mendengar hal itu bersikap bodo amat . ia membuka hp nya menuju aplikasi ojek online.


Sambil menunggu di halte bus depan sekolah ia memikirkan ide bagaimana agar temannya, Maya dan Aldo bisa dekat .


namun tiba - tiba saja seseorang memanggil namanya.


" vinaaa " teriak seseorang dari dalam mobil


Vina yang mendengar namanya disebut otomatis mendongakkan kepalanya melihat kedepan.


" Aldo? " gumamnya pelan


" ayo bareng gue pulang "


" enggak usah gue udah pesen ojek online kak al" teriak Vina agar suaranya didengar oleh Aldo karena jarak antara tempat duduk dan mobil Aldo lumayan jauh dan sulit didengar dikarenakan bisingnya kendaraan yang melintas.


Aldo yang mendengar penolakan Vina segera turun dari mobilnya.


" ayo Vin bareng gue aja soalnya gue sekalian lewat situ " pinta aldo dengan nada memohon


" nggak usah kak Aldo aku udah pesan ojol soalnya " tolak Vina halus


" kan bisa dibatalin Vin " ucap Aldo kukuh


rasanya Vina berat sekali untuk menerima ajakan Aldo namun dari sini ia mempunyai ide menyatukan hubungan Maya dan Aldo .


" yaudah aku bareng kakak "


" nahh gitu dong "


mereka berdua berjalan memasuki mobil . Aldo membuka kan pintu untuk Vina . Vina yang diperlakukan seperti itu merasa risih .


" nggak perlu sampe gini kak " ucapnya tersenyum agar Aldo tak tersinggung


" nggak papa Vina "


Vina akhirnya masuk dan mobil pun berjalan. tanpa mereka sadari ternyata ada yang mengambil foto mesra mereka berdua.


Di dalam mobil , Vina ingin berbicara namun rasanya lidah nya keluh . rasa tak nyaman menyelimuti dirinya.


" ekhemmm " Aldo berdeham menetralisir keadaan


" ada apa kak ? "


" kamu kenapa ? "


" nggak papa kak "


" kamu nggak nyaman ya kayak nya? "


' kok tau aja sih ' ucap Vina dalam hati


" enggaklah kak . nanti malam aku mau nongkrong di kafe sama temen aku . kak Aldo mau ikut? "


" wahhh pas banget ya Vin boleh tuh "


" dimana ? " tanya Aldo


" kafe permadani "


tak terasa perbincangan mereka , sampailah di pertigaan kos-kosan sekitar rumah vina


" ehhh kak aku berhenti disini aja "


" Lo rumahmu kan masih disana? " tanya Aldo bingung


" kata mama disuruh berhenti disini "


" ohh ya udah hati-hati ya Vin "


" iya makasih ya kak Aldo atas tumpangan nya " ucap Vina melambaikan tangan


" sama - sama Vin "