
"apaan kau bocah, ini adalah urusan orang dewasa cepat pergi sana," kata pria itu kepada lucas tapi lucas tidak mendengarkan dan berjalan ke arah gadis yang masih terlentang dia bawah itu, lalu mengambilkan beberapa belanjaannya itu dan menaruhnya di tas miliknya.
"ini milikmu adik kecil, ?" tanya lucas kepada gadis itu, dia memiliki rambut berwarna hitam pendek dengan warna mata biru laut.
"y-ya," katanya yang ketika itu memegang tasnya sebelum mengambilnya dari tangan lucas.
"t-terima kasih, kalau begitu saya permisi dulu," katanya yang ketika itu membungkukkan kepalanya dan berjalan untuk pulang ke rumahnya, sambil melambaikan tangannya ke arah lucas.
Sedangkan lucas sendiri ketika itu dia melihat ke arah pria sebelumnya, yang sebelumnya memiliki niat untuk melakikan sesuatu pada gadis tadi.
"jadi apa yang ingin lakukan tadi, ?" tanya lucas kepadanya.
"apa yang kau katakan bocah, kami tidak berniat untuk melakukan apa-apa, benarkan kawan-kawan, ?" tanya kepada orang-orang yang ada di belakangnya, yang ketika itu cuma tertawa sambil berjalan mengelilingi lucas.
"dengar nak, seharusnya kau diam saja, dan tidak melakukan apa-apa, sayangnya kau malah berurusan dengan kami, jadi anggap saja ini sebuah pelajaran," kata salah satu pria yang melepaskan tinjunya ke arah lucas, tapi lucas segera menghindarinya dan memberikan pukulan siku ke arah pria yang memukulnya dan memberikan tendangan berputar di wajahnya dan menjatihkannya.
"sialan bocah ini, ayo serang dia," kata pria yang lain yang melihat ke arah temannya yang dipukul pingsan oleh lucas dan memberikan perintah kepada yang lain untuk menyerang lucas.
Sedangkan lucas hanya menghindari serangan pria-pria tersebut sebelum dia memegang lengan salah satunya lalu melemparkannya ke arah pria yang lain, lalu setelah itu dia memendang lalu menghajar mereka sampai babak belur sampai tidak satupun dari mereka yang tidak sadarkan diri.
"selesai juga," kata lucas yang ketika itu telah selesai memukuli pria-pria itu sambil melihat tato aneh di di balik bajunya.
"tunggu dulu, tato ini.." kata lucas yang ketika itu matanya terbelalak karena melihat tato kepala serigala yang terukir di balik baju pria itu.
'scavenger wolf, aku tak menyangka jika organisasi itu bisa sampai kemari,' pikir lucas yang memutuskan untuk pergi karena dia tidak ingin membuat lebih banyak masalah, terlebih lagi dengan kelompok ini.
scavenger wolf adalah kelompok gelap yang bertempat di kerajaan walinburg, kerajaan yang lucas tinggali sebagai lucas wilson, mereka adalah kelompok ******* yang melakukan tindakan tidak manusiawi untuk mendapatkan uang, seperti pembunuhan, penghancuran dan pembantaian, asalkan mereka mendapatkan bayaran yang pantas maka membunuh raja sekalipun mereka bersedia untuk melakukannya.
Tapi hal yang paling membuat scavenger wolf sangat ditakuti adalah jika mereka tidak akan membiarkan orang yang membuat masalah dengan mereka pergi begitu saja, mereka akan mencari dan menyiksa mereka sampai mereka berharap untuk mati.
'jika aku tidak salah ingat, kelompok itu musnah, tidak mungkin lebih tepatnya dibantai tanpa diketahui sebabnya, orang yang membuat investigasi mengenai mereka, mengatakan jika ada jejak sihir beku di seluruh tempat pensembunyian mereka,' pikir lucas yang ingat di koran yang dia baca mengenai seberapa brutal anggota-anggota scavenger wolf itu dibunuh, seakan-akan pembunuh mereka memiliki dendam tertentu kepada mereka, sampai membuat tindakan itu.
'aku rasa mereka berurusan dengan orang yang salah, tapi penyihir yang menggunakan sihir es, seberapa kuat sebenarnya dia sampai dapat membantai kelompok itu,' pikir lucas mengenai orang yang membunuh mereka, lagipula saat ini dia telah kembali ke masa lalu untuk mengubah takdirnya dan keluarganya, maka akan lebih baik jika dia tidak membuat masalah untuk sementara waktu.
'tapi untuk sekarang aku tidak perlu memikirkan itu, lagipula luka yang dia derita, tidak akan bisa sembuh kecuali dengan obat itu, aku yakin daripada memikirkanku dia akan mencari cara untuk menemukan cara untuk menyembuhkan lukanya, tapi obat itu baru akan muncul 4 tahun lagi, aku memiliki lebih dari cukup waktu untuk menjadi lebih kuat' pikir lucas yang lalu kembali ke rumahnya, dimaba ketika itu dia melihat jika ibu dan elsa sudah berada di rumah, dan bersiap untuk makan malam.
pagi hari telah tiba dan saat ini lucas telah berada di guild, tapi tidak seperti biasanya lucas tidak berniat untuk mengambil misi rank tinggi, dan mengambil beberapa misi rank D untuk dia kerjakan.
"apa anda yakin untuk mengambil misi ini, ?" tanya resepsionis kepada lucas, biasanya para petualang dengan rank yang tinggi lebih memilih untuk melakukan pekerjaan dengan hadiah yang tinggi, sehingga banyak dari misi rank C ke bawah selalu diserahkan kepada pemula.
"ya, lagipula ada banyak dari misi ini, dan aku rasa akan sia-sia jika misi ini tidak di lakukan," jelas lucas kepadanya.
"baiklah kalau begitu, tapi apa kau yakin untuk mengambil sebanyak itu, bahkan orang yang berpengalaman tidak akan mengambil misi sebanyak itu loh, ?" tanyanya yang melihat lucas memegang 6 misi rank D, tapi meski begitu dia memiliki raut wajah jika dia akan menyelesaikannya.
"jangan khawatir, 1 hari akan selesai," kata lucas yang mengaktifkan sihirnya dan memunculkan 2 dirinya yang lain.
"karena aku akan menyelesaikannya dengan mereka," katanya yang ketika ktu berlari keluar guild dengan membawa kertas lembaran kerja dan pergi menuju tempat orang yang memberikan pekerjaan ini, dia pun melakukan hal itu untuk mendapatkan kemungkinan informasi penting yang mungkin bisa dia pakai di kerajaan itu.
"hm, selanjutnya misi apa ya," kata lucas yang ketika itu memutuskn untuk mengambil misi pembasmian monster, karena dia perlu untuk melatih dan meningkatkan kemampuannya, meskipun dia memiliki banyak waktu, tapi miash banyak bahaya yang perlu dia atasi.
"hei, apa kau ingin melakukan misi ini bersama, ?" tanya seorang lelaki yang memakai armor hitam dengan perisai besar yang ketika itu bersama dengan seorang wanita dsngan rambut merah dan mata kuning.
"ini," kata lucas yang melihat jika misi orang ini memiloki tingkatan lebih tinggi dari misi yang dia ingin ambil.
"misi untuk mengambil batu sihir yang ada di lantai 2 dungeon wagramor," kata wanita yang berada di samping pria itu.
"tapi aku masih baru dan aku tidak yakin bisa banyak membantu," kata lucas kepada mereka.
"itu memang benar, tapi david dan seraphine mengatakan hal yang berbeda," katanya yang membuat lucas melihat ke arahnya karena sepertinya orang yang ada di hadapannya ini merupakan kenalan mereka.
"ya, mereka mengatakan meskipun kau masih 11 tahun, kau memiliki kemampuan tempur yang baik, dan mereka mengatakan jika kau hebat dalam memasak jadi kami akan mengandalkanmu," kata pria yang ketika itu memegang kedua bahu lucas, seolah dia mengatakan dalam matanya jika dia tidak menerima jawaban tidak.
'aku bahkan tidak memiliki kesempatan untuk menolak,' pikir lucas yang langsung diseret oleh mereka menuju tempat resepsionis untuk melakukan misi.
"kalau begitu ayo pergi," katanya yang lalu membawa lucas pergi menuju kereta kuda untuk pergi menuju dungeon wagramor.