
malam hari Xiao NIan terbangun mendengar suara ribut diluar. Qianchu memberitahu Xiao nIan agar segera bergegas karena harus ikut dengan nya. Xiao Nian bertanya apakah diluar itu dari keluarga Gong? Xiao Nian tak mau ikut dengan Qianchu. Qianchu tetap memaksa dan Xiao Nian malah menusuk tangan Qianchu dengan sumpit.
Qianchu sangat terkejut dan berkaca kaca apakah Xiao Nian benar berniat membunuhnya. Xiao Nian mengangguk karena Qianchu sudah membunuh ayah dan ibunya, Qianchu membuatnya tak memiliki keluarga jadi Xiao Nian hanya ingin Qianchu meninggal tak tenang.
"tapi aku mencintaimu Xiao Nian"ucap Qianchu
Xiao Nian langsung mengarahkan sumpit ke lehernya sendiri. dia merasa tak ada gunanya hidup karena Gong Ou juga sudah mati. Qianchu yang tak bisa melihat Xiao Nian melukai dirinya sendiri langsung mengatakan kalau Gong Ou masih hidup. dia sengaja membohongi Xiao Nian karena hanya ingin membuat Xiao Nian menyerah terhadap Gong Ou.
"lalu dimana dia?"
Qianchu menggeleng tak tahu karena bukan dia yang membawanya lari. lalu Qianchu dengan menangis sedih menegaskan lagi apakah Xiao Nian benar memilih mati dari pada ikut dengan nya? Xiao Nian dengan tegas sudah tak ingin ada hubungan lagi dengan Qianchu. Qianchu mundur seakan lemas. tapi akhirnya dia memutuskan lari sendiri dan sebelum pergi dia berpesan agar Xiao Nian menjaga diri.
sesaat kemudian Feng De masuk. dan alangkah bahagianya Xiao Nian melihat Feng De datang. Feng De senang sekali akhirnya bisa menemukan Nona Xi. Xiao Nian bertanya dimana Gong Ou? Feng De menggeleng karena belum menemukan Tuan Muda. Xiao Nian sedih lalu bertanya bagaimana dengan Mu Qianchu? Feng De menjelaskan biarkan Qianchu lolos tapi kali ini Nyonya Gong sendiri yang turun tangan jadi Mu Qianchu tak akan bisa lolos lagi. Feng De segera mengajak Xiao Nian keluar.
Saat keluar menuruni tangga tiba tiba ada seseorang menodongkan pistol ke Xiao Nian dan Feng De. Feng De segera melindungi Xiao Nian.
"aku terus teringat kejadian hari itu, pada akhirnya Ibu Gong Ou yang berhasil ke rumah keluarga Xi dan dalam 4 tahun ini aku dan Pelayan Feng berjuang bersama dan akhirnya kita sepakat menjadi kakak dan adik dan tangisan bayi hari itu memang benar anak ku, akhirnya aku bertemu anak ku"
Xiao Nian dan Pelayan Feng datang kerumah keluarga Gong. Pelayan Feng yang dulu memanggil dengan sebutan Nona Xi sekarang hanya Xiao Nian.
"Xiao Nian..peraturan dikeluarga Gong sangat ketat jadi panggil saja aku Pelayan Feng"ucap Pelayan Feng
"baik kakak ku"jawab Xiao Nian tersenyum.
lalu keduanya masuk kerumah keluarga Gong. Xiao Nian diantar pelayan menemui Holy anak nya. sepertinya Xiao Nian sudah biasa dan kerap datang menemui Holy dikeluarga Gong. jadi Xiao Nian langsung saja keruangan dimana Holy sedang belajar bersama guru les nya.
"Holy.."sapa Xiao Nian
Holy mengangguk sopan menyapa mama nya. Xiao Nian bertanya apakah mama mengganggu belajar Holy? Holy menggeleng tak masalah karena dalam setahun bertemu dengan ibu nya sangat lah jarang. Xiao NIan tersenyum lalu mengajak Holy bagaimana kalau kembali ke china bersama sama dan melewatkan tahun baru di China. Holy menjawab kakek dan nenek nya tak mungkin akan mengizinkan nya.