
Gong Ou menceritakan terkadang dia berfikir kematian kakak nya adalah sebuah alasan. karena dari kecil dia dan kakak nya menyukai musik tapi bagi keluarga Gong yang terpenting adalah bisa mewarisi bisnis keluarga Gong. dan kakak sangat membenci bisnis karena dia sangat menyukai musik.
"orang tua ku selalu menganggapku lebih pintar dari kakak ku tapi sebenarnya kakak ku orang yang hebat,orang yang pertama mengeluarkan N.E adalah kakak ku,
dan saat dia meninggal aku meneruskan penelitian N.E"
Xiao Nian memberanikan diri bertanya kenapa keluarga Gong tak mengobati paranoid nya? padahal sangat kaya.
Gong Ou menjawab orang tuanya menyukai paranoid karena paranoid menurut mereka bisa membuatnya jenius. Xiao Nian iba terhadap Gong Ou bagaimana orang tuanya bisa seperti itu.
karena orang tuanya memang seperti itu. Gong Ou mendekatkan Xiao Nian kepelukan nya. Gong Ou meminta Xiao Nian tak khawatir karena dia akan selalu melindungi Xiao Nian.
"aku tidak takut,aku senang bisa bersamamu menemanimu melihat hujan meteor"
lalu Xiao Nian teringat sesuatu kalau dulu pernah melukis dan ceritanya sama persis seperti cerita Gong Ou. karena waktu itu sangat menyayangi adiknya Xiao Nian melukis untuk adiknya.
tapi seperti nya lukisan itu sudah terjual.
Gong Ou senyum senyum menjawab kalau orang yang membeli lukisan itu adalah dia dan yang ada diberita itu adalah dia dan kakak nya. Xiao Nian sangat terkejut.
Gong Ou mengutarakan saat melihat lukisan itu merasa wanita yang melukis sangat lah cantik. Xiao nIan tersipu malu mendengarnya.
dan perlahan Gong Ou mendekat ke Xiao Nian lalu menciumnya.
malam semakin larut. Xiao Nian kedinginan bertanya apakah benar akan hujan meteor? Gong Ou meyakinkan Xiao Nian pasti akan hujan meteor dan menunggu sebentar lagi.
"Gong Ou..apa kau yakin membawaku kesini untuk melihat hujan meteor bukan petir? tapi kenapa yang terdengar malah petir"keluh Xiao Nian
Gong Ou meminta Xiao Nian menunggunya sebentar lagi karena dia sudah mengeceknya tadi.
dan sudah lama menunggu ternyata keduanya malah lari larian kehujanan. keduanya masuk ke sebuah rumah mungkin rumah yang menjaga bukit itu.didalam rumah terdapat seorang kakek.
kakek itu bertanya apakah kalian kesini juga untuk melihat hujan meteor? Xiao Nian mengangguk.
"sungguh disayangkan turun hujan, padahal tadi ada satu orang bodoh yang menyewa satu gunung hanya untuk melihat hujan meteor, sungguh disayangkan uang nya"keluh kakek tak mengetahui padahal orang yang menyewa ada didepan nya.
Xiao Nian dan Gong Ou hanya senyum senyum menanggapinya. lalu Gong Ou bertanya apakah kakek punya air panas. kakek mengatakan airnya diatas meja.
saat Gong Ou menuang air. Xiao Nian melihat ponselnya ternyata masih ada pesan dari Qianchu yang mengatakan akan berangkat keprancis. bersamaan di TV terlihat ada berita pesawat jatuh yang terbang ke prancis.
dan kebetulan itu adalah pesawat yang ditumpangi Qianchu. Xiao Nian shock dia teringat saat saat bersama Qianchu lalu membatin:"Qianchu kau harus hidup"
keesokan nya Xiao Nian dengan sedih mencari Gong Ou diruangan kerjanya. Gong Ou bertanya apakah sudah sedih nya?
Xiao Nian menjawab sangat sedih dan jika belum menemukan Qianchu hatinya tak akan tenang.
"apa? kau mau mengingat Qianchu seumur hidup?"tanya Gong Ou sedikit marah