I Don'T Want To Go

I Don'T Want To Go
Berlatih



Setelah mengantar Ayume ke kamar barunya Uraraka dan Tsuyu pamit untuk pulang ke kamar mereka.


Ayume masuk ke kamarnya dan mulai berbaring sejenak di atas kasurnya..


Ayume memandangi langit-langit kamarnya dan mulai berfikir bagaimana nasibnya kedepannya,haruskah dia melatih Quirk nya ini..


Ayume: "Apakah aku tidak akan bisa kembali ke dunia ku?..apakah aku akan tetap berada di sini..ya..mungkin dulu aku memang selalu bermimpi agar bisa masuk kedalam dunia BOKU NO HERO ACADEMIA ini..namun yang aku harapkan adalah aku menjadi karakter utamanya..aku berharap sudah menjadi bagian dari mereka..ya..walaupun sekarang aku dan mereka sudah saling kenal dan mulai akrab,tapi...yang paling ku harapkan adalah aku bisa akrab dengannya,menjadi sahabat terbaiknya,selalu tertawa bersamanya..aku..aku menginginkannya.."


Ayume menutup matanya dengan tangannya lalu segera kembali duduk.


Ayume: "Huh..sudahlah!,mengeluh seperti ini tidak akan menyelesaikan masalah ku!,lebih baik aku mandi kemudian melatih Quirk milikku ini!"


Ayume pun segera berdiri dan masuk ke kamar mandi untuk mandi.


Beberapa waktu kemudian Ayume sudah selesai mandi dan Ayume pun segera memakai pakaian seragam olahraga yang sudah tersedia di dalam lemari.


Ayume: "Baju ini sangat pas dengan ku ternyata..ini suatu kebetulan kan?,sudahlah!,ayo fokus Ayume!,kau harus segera melatih Quirk milikmu dan membuktikan keberadaan diri mu dengannya!"


Ayume pun berjalan keluar dari kamar dan menuju hutan belakang asrama untuk berlatih..


Ayume: "Mungkin sebaiknya aku berlatih menggunakan Quirk teleportasi ku terlebih dahulu!,karna itu bisa memudahkan ku untuk menuju ke mana pun tampa harus berjalan jauh seperti ini!"


Ayume berkali-kali mencoba untuk melatih kemampuan teleportasi miliknya namun ternyata tidak semudah yang dirinya bayangakan...


Ayume: "Sebenarnya apa yang kurang..kenapa sangat sulit menentukan lokasi yang aku inginkan!,seingatku kemarin tidak sesulit ini..kenapa tiba-tiba menjadi sulit seperti ini.."


Ayume terus berfikir keras dan akhirnya menemukan jawabannya.


Ayume: "Aku rasa..yang aku perlukan hanya fokus memikirkan tempat yang ingin aku tuju..aku harus memfokuskan tempat itu dan tidak memikirkan tempat lain..baiklah..aku akan mencobanya.."


Ayume pun memfokuskan fikirannya pada satu titik lalu mulai menutup matanya..dan akhirnya dia berhasil.


Ayume: "Yattaaaaa!!!,akhirnya aku bisa berteleportasi ke tempat yang aku inginkan,tapi sepertinya aku hanya bisa berteleportasi ke tempat yang pernah aku datangi saja,karna aku harus memikirkan tempat yang ingin aku tuju.."


Ayume masih mencoba berteleportasi berkali-kali agar dia bisa terbiasa berteleportasi.


Ayume: "Sepertinya sudah cukup untuk latihan berteleportasinya.."


Ayume terduduk karna terlalu lelah sepertinya..


Ayume: "Ternyata ini cukup melelahkan..namun juga mengasyikkan!"


Ayume: "Waktu bergalu sangat cepat!,tapi..aku masih harus melatih Quirk elemen milikku..baiklah!,lagi pula maaih banyak waktu sebelum fajar..aku akan berlatih sampai matahari terbit!!"


Ayume melatih Quirk elemennya dan mencoba untuk membuat tiap elemen jadi lebih kuat,Ayume juga mencoba untuk membayangkan elemen yang lain karna saat ini Ayume hanya bisa mengeluarkan elemen api,air,tanah,angin,dan es.


Ayume terus berlatih sepanjang malam namun tampa Ayume sadari ada sosok bayangan seorang wanita yang mengawasinya..


Ayume terus berlatih dan berlatih lalu Ayume merasa kalau sepertinya dia harus pindah lokasi agar tidak merusak hutan sekolah.


Ayume: "Sebaiknya aku pindah lokasi saja,aku takut kalau hutan sekolah ini bisa hancur jika aku berlatih memperkuat elemen ku.."


Ayume pun terfikir suatu tempat...


Ayume: "Nah..mungkin di sini aku bisa lebih leluasa!"


Ternyata Ayume berpindah ke pantai untuk melatih elemen apinya terlebih dahulu..


Ayume: "kalau aku melatih elemen api di sini aku yakin tidak akan ada yang terbakar!"


Ayume pun mulai sedikit demi sedikit membuat elemen api-nya menjadi lebih besar dan lebih besar lagi,lalu Ayume melemparkannya ke laut dan seketika air laut menguap dan membuat asap yang sangat banyak.


Dan di saat itu Ayume mulai berfikir bagaimana jika dia juga membuat asap,jika dia menggabungkan antara elemen api dan air miliknya


Ayume: "Aku rasa aku bisa membuat asap,karna itu pasti akan berguna untuk melarikan diri di saat terdesak!,baiklah!,aku akan mencobanya!!"


Ayume pun mulai menyatukan elemen api dan air di dalam dirinya dan memfokuskan ke satu titik tangannya.Dan seketika asap mulai keluar perlahan dari tangan Ayume hingga akhirnya asap keluar sangat banyak dari tangan Ayume.


Ayume: "Aku berhasil!!"


Tiba-tiba Ayume terjatuh.


Ayume: "Ukh..se-sepertinya aku kelelahan,mungkin aku juga harus melatih stamina ku.."


Ayume berteleportasi ke kamarnya dan ketika Ayume baru saja ingin memejamkan matanya ada seseorang yang mengetuk pintunya.


Uraraka: "Ayume!!!,ayo cepat bangun!,kita harus berangkat sekolah!"


Ayume terkejut lalu melihat jam di kamarnya dan ternyata sekarang sudah menunjukkan pukul 07.05 pagi.


Ayume: "(sialan!,aku sangat lelah!!)