I Don'T Want To Go

I Don'T Want To Go
Langkah



Ayume: "A-aizawa?"


Aizawa terkejut dan langsung menatapa sinis pada Ayume


Aizawa: "Apa kita pernah bertemu sebelumnya??!"


Ayume: "T-tidak...kita tidak pernah bertemu,namun saya sangat mengenali anda pak Aizawa shota,anda adalah wali kelas pahlawan 1A...bukan begitu??"


Aizawa: "Bagaimana kau bisa tau?!"


Ayume: "Aku akan menceritakan semuanya namun bisa kah kita pindah tempat,karna ini bersifat sangat rahasia..ku mohon..


Aizawa :"Baiklah,ayo pindah ke kantor ku saja!"


Ayume: "Baiklah...


Ayume dan Aizawa pun pergi menuju kantornya Aizawa...


Setelah sampai di kantor Aizawa,Aizawa mulai mempersilahkan Ayume untuk duduk dan segera mulai menjelaskan tentang mengapa Ayume mengenal Aizawa.


Ayume menjelaskan mulai dari saat Ayume merasa ada yang memanggilnya di hutan.


Ayume: "S-saya tidak berharap pak Aizawa langsung percaya,namun S-saya sungguh menggatakan yang sebenarnya.."


Aizawa diam dan berfikir sejenak.


Aizawa: "Ntah mengapa aku merasa kalau kau memang tidak berbohong walaupun cerita mu sangat tidak masuk akal.."


Ayume: "j-jadi....apa yang harus saya lakukan selanjutnya pak..


Aizawa merasa prihatin melihat seorang anak yang tersesat dan tak tau jalan kembali.


Aizawa mulai menarik nafas dan berbicara pada Ayume...


Aizawa: "Bagaimana kalau kau sekolah di SMA UA ini saja dan masuk ke kelas ku?,dan kau akan tinggal di asrama sekolah seperti anak kelas 1A yang lain,tapi sebelum itu aku akan menguji Quirk milik mu dulu...bagaimana?,apa kau mau Ayume?"


Ayume mulai terdiam tak percaya dengan apa yang baru saja di dengar nya..Ayume mulai mengingat saat dia berfikir kalau dia tidak akan bisa bertahan hidup di dunia ini...


Ayume meneteskan air mata bahagia lalu mulai bebicara dengan senyuman.


Ayume: "Saya mau pak,saya benar-benar mauu,terima kasih pak,terima kasiiih,saya sangat tertolong.."


Aizawa meletakkan tangannya di atas kepala Ayume.


Aizawa: "ya..lagi pula kau sama sekali tidak terlihat seperti orang jahat...aku yang akan menyediakan kebutuhan mu..."


Ayume: "Terima kasih banyak pak Aizawa,saya benar-benar berterima kasih pada pak Aizawa!,anda adalah penolong saya!"


Aizawa mengangguk tersenyum masih sambil mengelus kepala Ayume..


Setelah selesai berbincang-bincang Ayume dan Aizawa mulai pergi ke suatu tempat untuk menguji Quirk yang di miliki oleh Ayume.


Ayume mengangguk yakin


Aizawa: "coba bayangkan yang ada di fikiran mu lalu kumpulkan di tangan mu.."


Ayume: "Baik pak!,saya akan mencobanya!"


Ayume mulai membayangkan air mengalir di tubuhnya dan mengumpulkan di tangannya dan tampa Ayume sadari ternyata di tangannya memang sudah terbentuk sebuah bola air


Aizawa: "Sepertinya kau juga memiliki Quirk air"


Dan di saat Aizawa berbicara Ayume tampa sengaja juga mengeluarkan api dari tangannya satu lagi..


Aizawa: "T-tunggu!!bagaimana mungkin seseorang memiliki Quirk lebih dari satu bahkan tiga??!!


Ayume: "S-saya tidak tau pak.."


Ayume juga terlihat bingung sekali


Ayume mencoba untuk mengayunkan tangannya dan terlihat kalau Ayume juga bisa mengendalikan angin,lalu ayume juga mulai mengayunkan tangannya ke atas dan tanah pun ikut naik mengikuti gerakan tangan Ayume


Ayume: "pak..apa mungkin Quirk saya itu elemen?"


Aizawa: "S-Sepertinya iya..ini sebuah fenomena yang sangat langkah..baiklah aku akan mencoba mengeluarkan robot penguji dan kau coba kalahkan robot nya okee.."


Ayume: "baik pak!"


Aizawa pun mulai mengeluarkan robot dan mengarahkan robot itu untuk menyerang Ayume


Ayume dengan cepat membakar robot itu dan tampa sengaja juga mengalirkan listrik sehingga robot itu langsung hangus terbakar menjadi debu.


Aizawa: "ini luar biasa..(syukurlah aku yang pertama menemukan anak ini..bagaimana jika liga penjahat yang duluan menemukan anak ini..itu pasti akan menjadi ancaman yang sangat besar..anak sini sangat kuat!)


Ayume: "Terima kasih pak.."


Aizawa: "Mulai sekarang kau akan sering berlatih Quirk mu bersama ku,aku akan membantu mu untuk mengendalikan Quirk mu itu,sekarang sebaiknya kita masuk ke dalam asrama dan aku akan memperkenalkan mu dengan murid yang lainnya..


oh iya..aku akan memperkenalkan mu sebagai keponakan ku,apa kau tidak masalah Ayume?"


Ayume: "Tentu saja tidak pak!"


Aizawa: "baiklah kalau begitu,urusan sekolah mu dan perizinan mu aku yang akan mengurusnya.."


Ayume: "Terima kasih banyak pak!"


Aizawa: "ini bukan sesuatu yang besar,jadi ayo kita pergi"


Ayume mengangguk dan mengikuti Aizawa menuju asrama UA