Hot Baby "Ana The Journey Of Love"

Hot Baby "Ana The Journey Of Love"
Bab.11 Dilema Hana



""


Im Come Back again.


Happy Reading.


" Suara Ayam Berkokok pagi itu,yang menandakan malam telah berganti menjadi pagi,tetapi kelima anak gadis itu masih tidur dengan pulas,jangankan ketukan pintu dari bibi sri yang sedari 15 belas menit lalu tidak di hiraukan,alamarm dengan mode getar pun sejak 30 menit lalu berbunyi berulang ulang tetap tidak mampu membangunkan mereka.


Tok Tok,non bangun,suara bibi sri terdengar lagi untuk kesekian kali.,melihat itu sang nyonya rumah yang baru keluar kamar mendekati bibi sri.


Pagi bi sri,apa ana sudah bangun?tanya nyonya rumah.


Belum nya,dari tadi bibi mengedor pintu kamar nona ana,tetapi tidak ada suara dari dalam.


Tunggu sebentar , saya ambilkan kunci cadangan dulu bi..tetapi coba di ketuk lagi,barangkali salah satu dari mereka ada yang mendengar..


Baik nya,sepeninggalan nyonya rumah..bibi sri mengetok pintu itu dan alhasil tetap tidak ada yang mendengarkan.


"Tiga menit berlalu akhirnya sang nyonya,kembali dan membawa kunci kamar hana,karena sejak dulu di keluarga hana sang kepala tuan besar sudah mewanti wanti anak anaknya ketika mengunci kamar,kuncinya langsung di tarik sedikit agar apabila terjadi hal hal yang tidak di inginkan mereka bisa dengan gampang membuka dari luar.


Bi sri,biarkan saja saya yang membangunkan mereka,bibi bikin sarapan kita..


Baik nya,bibi pamit dulu.


Iya,bi..


Dan disinilah sang nyonya rumah berdiri,sambil mengeleng gelengkan kepalanya,tak lupa tangan di pinggang . Bagaimana tidak,kelima sahabat itu tidur dalam satu kasur yang harusnya hanya bisa untuk tiga orang saja,tetapi muat berlima dengan posisi empat orang berjejer,hana,indri dengan kaki sebagian di lantai,sedangkan ey,maria di tengah tengah dengan posisi memprihatinkan bagaimana tidak ey tidur dengan tangan keangkat di atas kepala,sedangkan maria berada di bawah ketiaknya ey,jangan ditanya di mana posisi ozawati,ia berada dikaki ke empat sahabatnya dan menjadikan salah satu kaki dari mereka sebagai bantal.


Melihat itu sang nyonya,langsung ke arah tirai balkon yang semalam terbuka dan sekitar jam 4 subuh ketika ana ke toilet dan kembali tidur,ia sempat menutup pintu balkon dan menyalakan AC. Ditariknya tirai itu dan seketika tidur mereka terganggu karena sekarang jam sudah menunjukan pukul 6.30 pagi.


Sang nyonya,membangunkan hana,sontak hal itu membuat mereka semua terbangun,ozawati kena tendangan dari maria karena bertubrukan kepala dan indri kena bokongnya maria dan menyebabkan keduanya terjatuh.


Pagi mi,tumben mami ada di kamar hana..tanya hana yang masih setengah mengantuk.


ini sudah jam stenga tujuh,emang kalian ga sekolah?


What?ucap mereka serempak yang menyebabkan mami bela sampai menutup telinga,karena suara ke lima gadis itu.


lihat matahari sudah tinggi,ucap sang nyonya rumah.


Yes,kita bisa bolos ucap maria penuh semangat..


Ngawur kamu maria,jam 10 kita ada tes ke universitas..


Tetapi Hana,percuma kita berangkat kesekolah kalau ujung ujungnya ga bisa masuk.protes maria.


Sudah sudah,kalian jangan ribut,sekarang kalian mandi,jam 7 tante tunggu di ruang makan,masalah sekolah biar tante minta izin telat ke kepala sekolah kalian..


Makasi tan,ucap mereka serempak termasuk hana,setelah itu hana menggaruk kepala yang tidak gatal.


Ya sudah,tante tinggal ya..


iya tan,ucap mereka serempak,lagi lagi hana ikut bersuara,sementara nyonya bela sudah berlalu meninggalkan mereka.


Untuk mempersingkat waktu,mereka memutuskan untuk mandi .sekalin,sehingga menghemat waktu mereka


"Jam 8 tepat mereka sampai di sekolah,kali ini mereka tidak perlu repot repot untuk memanjat pagar,karena security sudah mendapatkan perintah langsung dari kepala sekolah.


"Sambil menunggu tes ujian ke universitas,kelima sahabat itu Langsung ke perpustakaan untuk belajar dan itu tujuan mereka kesana,tetapi begitu sampai di sana,hanya ana dan ey yang belajar sedangkan indri,maria,ozawati mencari tempat paling pojok tujuannya mau tidur.


"Tanpa terasa dua jam sudah,mereka menghabiskan waktu di perpustakaan,hana bertugas mengembalikan buku yang dibaca oleh mereka berdua,sedangkan ey pergi ketempat ketiga sahabatnya yang masih tertidur dan membangunkan mereka,


"Setiba di dalam kelas,mereka langsung mencari tempat duduk sesuai nomor yang mereka ambil sebelum masuk kelas dan mengakibatkan kelima sahabat itu berpisah.


Pagi anak anak..


selamat siang pak nathan,ucap mereka serentak.


"Baiklah,.untuk ujian menuju universitas,saya akan menjadi pengawas kalian,jadi jangan ada yang coba coba menyontek.


Karena ujian kalian kali ini,menentukan di kampus mana saja yang cocok dengan skor kalian,jadi jangan permalukan sekolah kita dan tetap pertahankan rangking 1 kita.


"Baik pak,ucap mereka serempak.


"Hana,tolong bantu saya untuk membagikan soal ujian ini.


Deg,ana yanng sedari tadi menghindar untuk bertatap muka dengan pak nathan akhirnnya memberanikan diri untuk mengangkat muka.( Ya Tuhan,ternyata rasa itu masih sama,hati ini masih untuknya>>Batin hana>>.


Hana,hana.panggil nathan.


Iya pak,maaf ( kenapa dia biasa saja,hana membatin).Setalah itu ia berdiri dan mengambil kertas ujian yang ada di tangan pak nathan..( Hana maafkan bapak,bapak tau kita memiliki rasa yang sama,tetapi kita tidak mungkin bersatu,kamu sudah menjadi milik orang lain sejak kamu di lahirkan""batin nathan"


Akhirnya bel pulang berbunyi,membuat mereka bersorak bersama sama,karena setelah ini mereka akan libur selama dua minggu sebelum upacara kelulusan. Indri,maria dan ozawati memutuskan untuk pulang kerumah mereka sedangkan Ey memaksa hana pulang bersama dengan menaiki taksi dan pulang kerumah keluarga ey..


"Sebenarnya ey,sengaja mengajak hana kerumahnya karena ada yang mau ia luruskan ke sahabat sekaligus calon kakak iparnya itu.


"Begitu sampai di rumah sederhana keluarga Ey,ia langsung menggiring hana kekamarnya dan meninggalkan sebentar untuk mengambil cemilan untuk mereka berdua.


Krek,pintu terbuka dari luar,setalah itu tertutup kembali.


Ey,kenapa kamu mendiamkan aku dari tadi protes Hana.karena sejak dari taxi,ey hanya diam saja.


Baik hana,sebelum terlambat gue harus benar benar meluruskan masalah ini,gue ga mau suatu saat nanti kehilangan loe atau kakak gue.


Terus hubungannya denganku aku apa ey?


Kamu ga tau?atau pura pura ga tau?


Maksudnya?


Tadi waktu pak nathan masuk,gue lihat kamu langsung menghindar bertatap muka. Apa perasaan kamu ke pak nathan masih sama?


Terus kalau aku jawab iya,apa bisa mengubah perjodohan ini? nggak bisa kan ey?


Kalau begitu biar gue ngomong ke abang gue buat ngebatalin perjodohan kalian.tegas ey.


Jangan Gila ey,aku ga mau menyakiti hati orang tuaku dan kakek. Lagian kita ada waktu libur panjang,jadi aku mau lebih mengenal abangmu,muda mudahan dengan begitu aku bisa melupakan pak nathan.


Baik kalau itu mau kamu,tetapi tolong selama kamu masih terikat dengan abang gue,jangan perna mengangkat telephone pak nathan atau bertemu diam diam.


Ey.Im promise..lagian aku dah ganti nomor baru..jadi info ke teman teman jangan di sebarin ya.


baiklah,terimakasih hana..kamu sudah mau berjuang. Setelah itu mereka berpelukan..


Kruk..


Ey lepasin,aku lapar protes hana karena,sedari tadi perutnya sudah berbunyi,akibat drama queennya..


"TBC"


"TBC