
17 Tahun lalu.
Pi,Mami sudah tidak tahan..dedeknya sudah mau keluar..
Iya mi,sabar ya..Tio Prustasi karena melihat istirnya kesakitan sedangkan di lain hal ia sedang membawa mobil menujuh RS terdekat yang ada di daerah pinggiran..Tio terpaksa membawah mobil sendiri tanpa supir karena sebelum perut istrinya mengalami kontraksi,istrinya sempat meminta suaminya untuk membawah dirinya ke mahkam kedua orang tuanya sebelum dia melahirkan putri kecilnya yang di dapat dari hasil usg beberapa bulan lalu..
Pi,teriak mami sambil menarik tangan sang suami karena menahan rasa sakit.
Brukk...
Kenapa pi?
Sepertinya papi menabrak orang..
Astaga pi,cepat tolongin ..
Tetapi bagaimana dengan mami?
Mami tidak apa apa pi,mami bisa tahan senyum wanita muda itu ke sang suami,padahal dia sedang menahan rasa sakitnya.
Setelah mendapakan persetujuan dari istrinya,Tio langsung turun dari mobilnya dan melihat orang yang di tabraknya..
Begitu turun,Tio sangat kaget ternyata yang di tabraknya bukan hanya satu tetapi sepasang suami istri ,setelah itu Tio langsung meminta bantuan orang orang sekitarnya dan membawah kedua pasanggan itu kedalam mobil dengan bersimba darah.
Setelah itu tio meminta dua orang warga yang ada di sana untuk ikut masuk dalam mobilnya dan membantunya karena ia tidak mampu membantu tiga orang sekaligus.
* Tiga Puluh Menit Kemudian*
Mobil Toyota Aphard Hitam langsung terparkir di sebuah RS Yang ada di daerah pinggiran,buru buru ia turun bersama ke dua warga yang ikut dan mereka langsung mencari pertolongan di sana,tanpa menunggu lama team medis berdatangan dengan membawah tiga brankar dan langsung menolong mereka dan tio berpesan kepada kedua orang yang mengikuti itu untuk mencarinya di ruang persalinan karena ia mau menemani persalinan istrinya.
"Setelah melakukan operaso ceaser sang istri di nyatakan koma karena mengalami pendarahan yang hebat,dengan sabar ayah satu anak itu merawat sang anak yang tak sempat mendapatkan asi pertama ibunya karena setelah di nyatakan koma,tiga hari berikutnya istrinya meninggal.
Setelah mengurus pemakaman istrinya,tio kembali ke rumah sakit dan melihat orang yang di tabrkanya,
Krek..pintu rumah sakit di buka perlahan oleh tio.
Permisi pak,apa bapak keluarganya? tanya tio dengan hati hati takut menyinggung orang tua yang ada di depannya.
'Iya..saya orang tua dari laki laki pengecut yang ada di depan itu.
"Maksudnya?
"Ia lebih memili jalan bunuh diri karena di tipu temannya sendiri,nggak tau apa yang ada di pikirannya sampai membawah menantuku juga,kasihan anak anaknya masih kecil ucap kakek ferry sambil menghapus air mata di wajah pria yang berumur 40 tahunan itu.
'Maaf pak,saya yang salah di sini ucap tio..saya yang tidak sengaja menabrak mereka pak..
" Jadi anda yang mereka pilih?
"Maksudnya?tanya tio..
"Anak Saya itu sudah beberapa minggu ini mencoba bunuh diri karena depresi ,menantu saya selalu menggalkannya tetapi mungkin Tuhan sudah lelah melihat anak saya dan membiarkan dia meninggal nak tio,tetapi kenapa menantuku juga harus ikut kasihan cucu cucuku.
"Sekali lagi saya meminta maaf pak,karena kelalain saya waktu itu..
"Nak kamu jangan menyalahkan diri sendiri,saya sudah tau cerita dari andi dan ale,turut berduka ya nak.
"Bagaimana keadaan mereka pak..tanya tio yang melihat selang infus yang terpasang begitu banyak di tubuh lelaki itu sedangkan istrinya meninggal waktu sampai di Rs sakit
"Tidak ada perubahan nak tio,masih koma.
"Untuk masala RS jangan takut saya yang akan menganggung semuanya pak..
"Tidak perlu nak,Ada BPJS .
"Baik pak,ini kartu nama saya..kalau ada apa apa jangan sungkan menghubungi saya.
" Iya nak,Tio.
Klek..
Muncul dari arah masuk bocah laki laki dengan mata berwarna biru
Kakek,ini Dry bawah makan buat kakek..kakek makan dulu ya biar dry yang bantu jagain daddy.
"Kakek tidak lapar dry."
"Please kek..Nanti dry yang jagain daddy bareng om ini kek..
"Tio melihat itu langsung membawah kedalam pelukannya bocah 10 tahun itu,bagaimana tidak,dalam keadaan begini dry tidak menunjukan kesedihan di hadapan kakeknya,tetapi begitu di peluknya tangisnya langusng pecah seketika.
"Maafin om ya,,ucap tio dalam hati sambil menangis..Melihat itu kakek fery langsung mencari tempat makan di depan ruang rawat dan bermaksud membiarkan kedua orang itu menyalurkan kesedihan juga.
"Tiga puluh menit setelah itu kakek masuk dan menemukan dry yang sudah tertidur di sofa kecil yang ada di ruangan itu.
"Pak Ferry,bisa bicara sebentar?tanya tio setelah memindahkan kepala Dry ke sofa kecil karena sedari tadi ia tertidur dengan beralaskan paha dari tio.
Iya nak,ayo kita bicara di luar agar tidak mengganggu tidur cucuku. Setelah itu tio pun ikut mengekori pak fery menujuh taman dekat rs.
"Pak sebelumnya saya minta maaf,saya sengaja kesini mau berpamitan ke bapak,saya mau membawah putri kecil saya kekota setelah itu kita ke luar negeri untuk beberapa tahun..saya bukannya lari dari tanggung jawab,saya mau menyembuhkan luka batin ini karena kehilangan istri saya sekaligus membawah anak saya ke tempat keluarga besar saya,nanti untuk masalah administrasi di urus oleh adik ipar saya dan sebagai wujud pertanggung jawaban saya,saya akan menyekolahkan cucu kakek sampai mereka lulus perguruan tinggi.
"Nak tio,tidak perlu repot repot,untuk masalah sekolah cucu cucu saya,saya masih bisa karena ketika saya pensiun dari pns,cucu saya pasti sudah lulus perguruan tinggi,jadi tidak perlu membantu lagi..sudah cukup bantuan pak tio kepada keluarga kita beberapa hari ini..
"Pak ferry, di manapun saya berada pasti tidak akan tenang kalau saya tidak berbuat lebih banyak untuk kelurga ini pak,please pak bantu aku untuk bisa menolong keluarga bapak.
"Baik nak tio,nantinya kalau ada apa apa saya pasti menghubungi bapak.
"Terimakasih banyak pak sudah mau menerima permintaan saya,dan untuk permintaan saya yang terakhir..Jika suatu saat kita di pertemukan lagi,saya ingin sekali menjadikan Dry sebagai menantu saya apabilah saat ia dalam keadaan tidak memiliki kekasih atau belum menikah..Saat ini saya mau meminang cucu kakek menjadi menanti saya ucap tio dengan penuh semangat.
Tanpa terasa senyum di bibir ferry tersungging.
"Iya nak...Mudah mudahan berjodoh..tetapi bukannya anaknya pak tio masih bayi..
"Ihs pak ferry,mereka hanya beda 10 tahun bahkan di novel lainnya ada yang beda sampai 20 tahun tetap awet dan romantis.
"Kalau begitu saya pamit dulu pak fery,salam buat calon menantuku ya..kalau kalau dia mencari saya bilang saja saya pergi untuk merawat calon istrinya.
"TBC"
"