Hello, my new face

Hello, my new face
jalan jalan



Nando " husst ... sudah sudah jangan menangis lagi , disini ada aku yang selalu ada untukmu jangan menangis lagi" sambil mengelus kepala Nasya


Nasya :" siapa yang nangis sih ??" sambil memeluk Nando


Nando :" nah ini air mata nya keluar " mengusap air mata Nasya


Nasya yang menyadari posisi nya dengan Nando yang bermesraan langsung menjauh


Nasya :" air matanya keluar sendiri kok, dan lagi kamu ngapain sih kayak tadi kan kita dilihatin banyak orang kan jadinya"


Nando hanya terkekeh dengan tingkah Nasya , lalu dia menyadari kapan terakhir kali dia tersenyum bebas seperti ini mungkin gadis ini adalah seseorang yang ditakdirkan untuk nya .


***


seorang perawat datang dan mengatakan bahwa pasien bernama Minanti yang berada di IGD sekarang sudah akan dipindahkan mohon mengurus administrasi rumah sakit nya


Ucapan perawat membuat Nasya tersenyum bahagia dan segera berlari menuju ke kamar Diman neneknya sekarang


Sukurlah pengorbanan ku tidak sia sia dan yang penting ratu neraka menepati janji nya , sekarang nenek sembuh yes..


gumam naysa dengan tersenyum Nando yang melihat itu ikut tersenyum melihat tingkah Nasya


di kamar rawat nenek


"nenek ??" Nasya yang awalnya bersemangat memasuki kamar rawat neneknya menjadi muram kembali , merasa heran dengan perubahan Nasya Nando bertanya kenapa dia sedih


Nando :" hei ... kenapa kau sedih ??"


Nasya :" nenek sudah di pindahkan tapi nenek masih saja seperti ini ,apa nenek mau meninggalkan ku juga ??"


Nando :" nenek akan baik baik saja " tersenyum sambil memberi semangat


Nasya ;" kuharap begitu "


***


1 Minggu kemudian ...


Cerita mengenai Pengusaha sukses Nando Aldo Barreto pemimpin Barreto group yang akan menikahi seorang gadis jadi menyebar luas , banyak sekali media yang ikut menyebar luaskan berita ini .


"Nando ku itu milik ku !!! hanya milik ku , jika aku tidak bisa memiliki mu maka orang lain pun tidak ada yang bisa memiliki mu " seorang gadis mengobrak-abrik seluruh isi kamarnya dengan Kemarahan yang selama ini dia pendam


"nona jangan seperti ini nona , tuan Barreto masih mencintai anda " Membantu menenangkan


" ya ya...benar dia pasti akan kembali kepada ku , Pesan kan aku tiket ke Indonesia cepat!!!"


di IGD


Nasya :" nenek cepat lah sadar , apakah nenek tidak kasihan melihat ku sendirian?? nek ... aku sudah mengorbankan reinkarnasi ku untuk nenek , jika nenek tidak segera bangun aku akan marah !!" Sambil menyilang kan tangan


Nasya tidak mengetahui jika Nando sudah mendengar percakapan mereka , Nando hanya berpikir Apa maksudnya mengorbankan reinkarnasi nya ??


Nando :" Nasya .."


Nasya berbalik badan dan tersenyum ke arah Nando dengan harapan dia tidak mendengar percakapan mereka tentang masalah Reinkarnasi.


Nasya :" k-kau sudah kembali ??"


Nando :" jika aku belum kembali lalu yang berada di depan mu ini siapa?? konyol sekali"


Nasya :" hei dimana Nando yang dingin itu?? siapa ini??"


Nando :"o...kau suka Nando yang dingin ya ?? , baiklah "


Nasya :" aku tidak berkata seperti itu kok"


Nando :" apa kata mu saja... oh ya bagaimana jika kita ke mall untuk jalan jalan?? mau kan??"


mendengar kata"Jalan jalan" membuat Nasya kegirangan seperti anak kecil yang diberikan permen


Nasya :" ayo ayo , eh tapi... nenek??"


Nando:" nanti aku akan membuat penjagaan ketat di luar kamar nenek "


Nasya yang kegirangan langsung menarik tangan Nando melupakan semua jarak yang awalnya pernah dia buat oleh nya