Heavenly Emperor

Heavenly Emperor
Chapter 5 [No Judul]



"Kakek Apa Pendapat Mu Tentang Gu Changge, Yang Menghabisi Setengah Gang Laba Laba Merah dan Menghancurkan Salah Satu Cabang Dari Winstar World Casino" Ucap Seorang Perempuan Cantik Yang Sedang Berbicara Kepada Seseorang Lelaki Tua


"dia Pasti Adalah Seorang Kultivator Yang Kuat, Mungkin dia Berada di Ranah Alam Dasar Tingkat Lima Atau Tidak Tingkat 6" Ucap Lelaki Tua itu Dengan Penuh Percayalah Diri


"B.. Bukankah itu Sedikit Berlebihan, Gu Changge itu Pasti Masih Berusia Sekitar 20 Tahunan, Mana Mungkin Bisa Mencapai Ranah Yang Sangat Tinggi, di Usia Nya Yang Masih muda" Ucap Perempuan itu Yang Tidak Percaya Dengan Ucapan Kakek Nya


"Bing Xue, Dengarkan Kakek Mu ini, di Dunia ini Pasti Masih Ada Yang Lebih Kuat, Bahkan Keluarga Bing Kita Hanya lah Butiran Pasir di Padang Gurun


Jadi Jangan Terlalu Percaya diri Dengan Kekuatan Mu dan Jangan Terlalu Sombong Jika Kau Memiliki Kekuatan Yang Hebat, Tapi Tolonglah Yang Lemah dan Lawanlah Yang Jahat" Ucap Kakek Bing Xue


"Baik Kakek Aku Mengerti, Sekarang Langkah Apa Yang Harus Kita Ambil Tentang pemuda Bernama Gu Changge ini" Ucap Bing Xue


"Kalau Bisa Kita Merekrut nya Menjadi Bagian Keluarga Bing, Tapi Kalau dia Tidak Mau Jangan Jadikan dia Musuh Tapi Jadikan dia Sebagai Tamu Special Keluarga Bing" Ucap Kakek Bing Xue


"Jadi inti Pemuda Bernama Gu Changge ini Tidak Boleh di Jadikan Sebagai Musuh Oleh Keluarga Bing?" Ucap Bing Xue


"Benar, Lebih Baik Tidak Menambah Musuh Yang Merepotkan, Tiga Keluarga Utama Saja Sudah Sangat Membuatku Pusing, Jika Kita ingin Menambah Musuh Lagi itu Sama Saja Menghancurkan Keluarga Bing Secara Perlahan"


...----------------...


"Sudah 3 Bulan Aku Berkultivasi, dan Rasanya Aku Sudah Mulai Bisa Menembus Ranah Perunggu Kapan Saja, Tapi Sebaiknya Aku Tidak Melakukan itu Karena itu Akan Merusak Fondasi ku dan Membuat Potensi ku Tidak Maksimal" Ucap Gu Changge


Kenapa Bisa Gu Changge Berkata Seperti itu, di Karenakan di Kehidupannya Sebelumnya dia Sudah Merasakan Apa Yang Namanya Fondasi Yang Cacat Atau Tidak Sempurna


itu Mengakibatkan Gu Changge Tertahan di Ranah Emperor, dia Tidak Bisa Maju Ke Ranah Yang Lebih Tinggi di Karenakan Fondasi Nya Tidak Akan Kuat Untuk Menahan Kekuatan Dari Ranah Yang Lebih Tinggi


"Bing, Qi, Zhao, Qing, itu Adalah Nama Nama Keluarga Besar Yang Ada di Kota Huali, Qi Lu Juga Berasal Dari Keluarga Qi Tapi dia Sepertinya Hanya Bertugas Sebagai Anjing Penjaga Keluarga Qi


"Aku Harus Memikirkan Cara Agar Bisa Menyatukan Keempat Keluarga Besar, Agar Membentuk Sekte Yang aku Rencanakan" Ucap Gu Changge


Gu Changge Berencana Menyatukan Ke Empat Kelurga Besar Yang ada di Kota Huali Untuk Membuat Sebuah Sekte, Tapi Gu Changge Kebingungan Untuk Memulai Rencana Nya Dari Mana


di Karenakan Ke Empat Keluarga Besar Sangat Sangat Lah Kuat di Kota Huali, Otoritas Mereka Tidak Bisa di Ganggu Gugat, di Karenakan Ke Empat Keluarga besar Memiliki Lusinan Master Ranah Perunggu


dan Setiap Patrick Atau Pemimpin Dari Ke Empat Keluarga Besar di Rumor kan Berada di Ranah Perak


"Haeh Dengan Kekuatan ku Saat ini aku Masih Sangat Sangat Lemah, Aku Harus Menjadi Lebih Kuat di Karenakan Bencana Besar Akan di Mulai 8 Tahun Lagi" Ucap Gu Changge Dengan wajah Serius Sambil Menatap Langit


Kemudian Gu Changge Terus Berlatih Tanpa Henti Untuk Menjadi Lebih Kuat dan Lebih Kuat, Supaya Kesalahan Nya di Masa Lalu Tidak Terulang Kembali


...3 Hari Kemudian...


"Aku Hanya Bisa Berlatih di Gunung Yang Tidak Berpenghuni, di Karenakan Diriku Sekarang Telah Menjadi Buronan Terutama Keluarga Qi dan Winstar World Casino" Ucap Gu Changge


"Sepertinya Aku Hanya Bisa Berdiam di Tempat itu Sambil Berlatih" Ucap Gu Changge


Kemudian Gu Changge Mempersiapkan Dirinya Untuk Pergi Ke Tempat Yang dia Tuju, Tempat Yang ingin di Kunjungi Gu Changge Adalah pinggiran Kota Huali


itu di Sebabkan Oleh Para Pejabat Pemerintah Yang Tidak Peduli Dengan Orang Orang dan Hanya Mementingkan Dirinya Sendiri, Sehingga Dana Yang di Gunakan Untuk Memberantas Orang Miskin Malah di K0rupsi, Benar Benar Menyedihkan


...1 Hari Kemudian...


Akhirnya Gu Changge Tiba di Pinggiran Kota Huali, Tempat itu Sangat Menjijikan dan Sangat Kotor dan Banyak Gelandangan di Mana Mana


"Benar Benar Sangat Menyedihkan, ini lah Yang di Lakukan Oleh Manusia, Mereka Tidak Peduli Sesamanya Mereka Hanya Mementingkan Diri Mereka Sendiri


"Suatu Saat Nanti Aku Akan Membuat Ras Manusia ini Menjadi Sebagai Budak" Ucap Gu Changge Dengan Wajah Yang Sangat Kesal Dengan Apa Yang dia Lihat


Saat Gu Changge Berjalan Jalan Sebentar dia Tiba Tiba di Tabrak Oleh Seorang Nak Kecil


"Ah Ma..Maaf" Ucap anak Yang Menabrak Gu Changge, Tapi Sebelum Anak itu Berlari Pergi Gu Changge Langsung Memegang Pergelangan Tangan anak itu


"A..Arghh L..Lepaskan Tangan Ku, Aku sudah Meminta Maaf Apa Mau Mu" Ucap Anak itu Yang Berteriak Kesakitan Akibat Gu Changge Yang Memegang Pergelangan Tangan Nya Dengan Sangat Kuat


Kemudian Gu Changge Langsung Mengangkat Anak itu Sampai Kaki Nya Menyentuh Tanah, dan di Tangan Kanan Anak itu Terlihat Sebuah Dompet


"Bocah Bau Kau Sudah Bernai Mencuri Dompet Ku Yah, Sungguh Sangat Lancang" Ucap Gu Changge


Kemudian Gu Changge Membawa Anak itu Ke Sebuah Gang Kecil, dan Langsung Melemparkan dirinya Ke Tanah


"A..Aduh Bokong Ku" Ucap Anak itu Sambil Mengelus elus Pantat Nya Yang Sakit Akibat di Lempar Oleh Gu Changge


"Kau Kesakitan Hanya Dengan Begitu? Heh Sungguh Laki Laki Yang Lemah" Ucap Gu Changge Sambil Mengejek Anak di Depannya


"Apa Kau Bilang Lemah? Aku Akan Membunuh Mu Jika Kau Mengulangi Perkataan Mu Sekali Lagi" Ucap Anak itu Dengan Marah Saat di Panggilkan Lemah


Kemudian Anak itu Mengeluarkan Pisau Lipat Kecil Dari Saku Baju Nya, dia Mengarahkan Pisau itu Kepada Gu Changge


'Heh Anak Yang Sangat Menarik' Ucap Gu Changge Dalam Pikiran Nya


"Kalau Begitu Bunuh Kah Diriku Dasar L-E-M-A-H" Ucap Gu Changge Yang Meledek Bocah Laki Laki di Depannya


"AApa Kau Kau Bilang Lemah? Aku Akan Membunuh Mu sekarang Juga" Ucap Anak itu, dan Kemudian dia Berlari dan Mengarahkan Pisau Nya Ke Perut Gu Changge


Tapi Tiba Tiba Anak itu Berhenti Mengarahkan Pisau Lipat Nya Ke Arah Gu Changge, Anak itu Tampak Mengeluarkan Keringat Nya Saat ingin Menusuk Gu Changge


"Kenapa Kau Tidak Membunuh Ku, Bukan Kah Kau Tadi ingin Membunuh Ku Dasar LEMAH" Ucap Gu Changge


"D..Diam Lah Hiks ~ Hiks A..Aku Ti...Tidak Lah Lemah Hiks ~ Hiks" Anak itu Kemudian Menangis Dengan Keras


Bersambung `~~~~£