Golden Age Of Pirate'S

Golden Age Of Pirate'S
Chapter II : Stranded Somewhere



Setelah bangun dari pingsan, kuliat sekeliling tempat sia*lan ini. hanya ada hutan , tidak ada tanda tanda era modern . kembali ke kapal , 4 sahabatku masih pingsan dan tidak terluka , ibu guru baik baik saja . tetapi si penjaga pantai dan dua temanku tidak ada di atas kapal dan satu lagi terluka parah . aku pun mencoba membangunkan mereka tetapi sepertinya mereka tidur lelap.


* dddooooooorrrrr


// suara tembakan dari pantai//


tembakan.. ada orang bersenjata diluar kapal . seharusnya senjata api dilarang dinegaraku . tempat sia*lan ini berada dimana.


aku mengintip dari geladak . seorang berbaju biru menggeledah pria tua . pria tua itu tampak tidak asing. pria dengan senjata itu mulai menusuk si pria tua dan menyeretnya kelaut . dipandangnya kapal ini . kemudian mencoba menaikinya .


*brakkkk


" bro dimana kita?" ucap Evan bingung


" ssstttt " balasku sambil mengisyaratkan Evan untuk diam


" ada orang bersenjata dibawah " sambungku.


Evan dengan sigap mengambil besi di geladak kapal . besi itu antena kapal yang sudah patah karena badai .


Evan kemudian bersembunyi dan menyuruhku untuk mengalihkan perhatian.


tak lama kemudian , si pria itu naik ke geladak kapal . dia kemudian mengeluarkan pedangnya, dia menatapku kemudian ia berkata .


" wie ben je? wat is dit ding? "


Aku tidak tau apa artinya , beruntung Evan sigap dan memukul kepala si pria itu . pukulannya sangat kuat hingga pria itu berdarah dan pingsan.


" Kau ngga bunuh dia kan?" tanyaku


" kan memang harus dibunuh dia bro!' balas Evan.


" njir kalo dia mati , kita nyari info kemana??"


kami saling menatap dan Evan hanya tersenyum.


" Kuharap dia tidak mati " ucapku ,kemudian kami menggeledah barang barangnya.


Ia hanya memiliki sekantong koin , benda mirip gelang atau jimat mungkin , sebuah lambang , buku dan dua lembar surat. kami kemudian mengikatnya . lambang itu aku sama sekali tidak tau apa itu .dan suratnya sepertinya bahasa asing , tetapi senapannya. senapan sekali tembak . Mafia mana yang memakai senjata seperti ini. pistol dan pedang, dia punya pedang.


Kemudian kami hanya menunggu hingga semuanya sadar kembali . sepertinya mereka tidur nyenyak. mengisi kekosongan Evan mengumpulkan makanan untuk disimpan. dan aku berlatih pedang digeladak.


.....


.


....


.


...


.


..


.


.


" Ahaa Akhirnya kau bangun Frank , terlalu nyenyak tidur?? " Ledek Evan


" Aku lapar apakah ini makanan yang sudah kau sediakan??" Balasnya


" jangan boros bodoh hanya ini makanan kita , tidak tau kapan kita mendapatkan makanan lagi." ucap Henry sambil menahan Frank.


" dan ini siapa? " tanya Frank


" itu aku tidak tau " balas Evan


" hmmmm sepertinya aku pernah melihat pakaian ini" ucap Henry.


" Belanda , itu pakaian pelaut belanda " saut ibu guru dari belakang. ibu guru kami yang cantik . namanya Chyntia kebetulan dia guru sejarah .


" Apa yang dilakukan belanda disini ?" tanya Sally . tangannya patah karena benturan.


" tidak tau " balas Evan .


" APA !! KAU TIDAK TAU , KALIAN MEMBUATKU KE TEMPAT SIA*LAN INI DAN KALIAN TIDAK TAU!!! " Ia mengamuk .


" Jhon dan Christ Menghilang dengan Pak Tua itu. Sekarang Belanda ada di kapal yang terdampar disuatu tempat !!! dan kalian senang disini , kita bisa saja mati disini!!!" sambungnya.


Mereka bertiga diam , dan ibu guru berusaha menenangkan Sally. Aku pun turun dari geladak.


" woi , jika kau tak ingin diselamatkan. keluar dari kapalku !!" ucapku


" maaff.. kapalmu? menyelamatkanku? sejak kapan ini kapalmu dan sejak kapan kau menyelamatkanku?" balasnya


Kemudian aku mengeluarkan pistol cantik khas pelayaran . menembakkan tepat dikepalanya .


* ddoooooorrrrr


"hahahahahaha" aku tertawa puas .


" James , Jamesss!!! Kau membunuhnya" teriak Evan .


" Woi kenapa woi!!!" teriak Frank dan Henry .


Ibu guru pun mulai memarahiku , aku hanya tersenyum dan berkata ..


"Selamat datang di kapalku , kapalku ****peraturanku**** "


.....


.


....


.


...


.


..


.