Golden Age Of Pirate'S

Golden Age Of Pirate'S
Chapter I : Holiday



*ding dong ding dong


// bel istirahat berbunyi //


Aku bangun dari tidurku yang tidak nikmat , kemudian melangkah keluar kelas dan duduk di kursi panjang yang berada di halaman kelasku.


" Membosankan , berantam kek biar enak nih jiwa petarung ."


" woi tot , pr mu dah siap belum?"


" Udah lah , makanya bosan aku nih . ga ada kerjaan "


" yaelah , kan enak hidup damai tentram. tidak ada kejahatan , tidak ada perselisihan dan dendam."


" menurutmu saja , aku ingin menjadi petarung. makanya aku berlatih bela diri."


" suka sukamu aja bro. asal ingat kehidupan itu hanya sekali."


Kata katanya tepat sekali . Kehidupan hanya ada sekali . tapi yahh ... aku lebih suka beraksi.


Namaku James . kung fu adalah kecintaan ku . dan sahabat ku itu namanya Henry dia jenius yang sangat licik. dia berteman denganku agar tidak diganggu orang lain . tapi yahh dia aku lebih beruntung dia bersahabat denganku. itu ada simbiosis yang tidak akan terputuskan .


// Bel masuk berbunyi //


// Seorang wanita cantik masuk kedalam kelas//


" baik anak anak kalian sudah tau kan , akhir pekan akan libur sampai dua minggu berikutnya , jadi anak anakku apakah ada rencana untuk kita liburan ?"


Teman temanku mulai ribut , mereka memiliki liburan dengan teman temannya yang lain . untung saja ketua kelas langsung sigap mendiamkan mereka . oh iya ketua kelas juga sahabatku dia adalah Evan , dia bijak makanya terpilih menjadi ketua kelas walaupun dia gagal menjadi ketos bulan lalu.


" ibu tau kalian memiliki jadwal tersendiri , tapi ibu mohon kita sempatkan satu hari saja liburannya, terdekat saja seperti pantai bagiamana?"


" baik bu" mereka serempak berkata.


" kita liburannya tepat di akhir pekan ini saja bu , setelah itu saya bisa pergi sama keluarga" kata Sally .


" iya iya , Sabtu , di Pantai Utara. bagaimana?"


" Setuju bu "


.....


.


....


.


...


.


..


.


.


...*Akhir Pekan*...


walaupun aku tidak suka liburan tapi melihat ketiga sahabatku senang aku juga ikut senang . sahabatku yang terakhir berbeda kelas dengan kami tiga . namanya Frank dia berbadan gemuk tapi juga jenius , jenius dibidang makanan. dia bisa memasakan apapun untukmu . banyak orang yang berkata kelompok kami bisa bertahan hidup di alam liar, aku selalu berharap akan itu .


" hanya berenang seperti ini saja aku bosan bro " Ucap Frank .


" cuci matalah bro , berenangnya kaga ada serunya memang. " balas Henry


" Halah cewek kelas Kalian triplek semua kaga ada jelly nya , duh jadi lapar . aku cabut dulu nyari jajanan ," Frank langsung lari menuju kios dipinggir jalan


" aku ikutan ahh bosan gini doank ." Evan kemudian mengikuti Frank.


Angin laut terlalu kencang, banyak kapal kecil yang tidak beroperasi . kejadian ini memicu jiwa petarung ku untuk menaklukkan air laut ini . tapi disini terlalu banyak orang .


lebih baik menahan hati ini .


Henry yang dari tadi memandang ekspresi wajahku paham kalau aku butuh aksi .


" Nyet tuh ada yg main voli pantai, main aja sana ." ucap Henry


" ga ahh ga diajak aku . ntar diusir ." balasku


" nah... pukuli aja mayan ada selusin itu "


"........" aku hanya menatapnya


Henry memang sangat licik .


" Ga dulu coy ntar ibu itu kena masalah"


" gimana kalo kita naik kapal aja " sambungku.


" hehh siapa takut ayo cari kapalnya" ucap Evan dari belakang


" gass lah siapa takut" balas Henry.


Seusai meminjam kapal tersebut kami berempat langsung menuju ketengah laut .


Penjaga pantai langsung menghampiri pemilik kapal dan bertanya siapa kami.


Kami ? Kami adalah Bajak laut yang akan menaklukkan lautan.


.....


.


....


.


...


.


..


.


.


Penjaga pantai dengan ibu guru bersama beberapa teman lainnya menggunakan kapal yang lebih besar mendekat ke kami.


kapal kecil kami mulai tenggelam karena besarnya ombak, kami pun tidak takut dan menjauh dari mereka . semakin jauh dari pantai.


" itu badainya Kita taklukan badai s*ialan itu "


Teriak Evan.


Henry yang tidak terlalu hebat berenang mulai takut .


" woi ga ush dekat kali lah . ntar tenggelam kapalnya ."


" gausah takut dri , kan ada pelampung , ga sampe mati dah yakin aja ." ucap Frank


Sangat mengerikan , badai itu semakin besar . dan semakin kami masuk ke badai semakin aneh auranya .kapal kami pun langsung tenggelam.


" tetap pegangan santai jangan panik" ucap evan


" aneh badainya we"


" keknya kita harus mundur dulu " sambungku


" iya ayo mundur " balas Henry yang sudah ketakutan.


" pelan pelan berenangnya tetap pegangan tangan!" Perintah Evan


Kapal Besar datang mengangkat kami dari lautan , itu adalah penjaga pantai , ibu guru dan 3 teman kami .


" bocah nakal , bikin orang tua cape aja kalian. tenggelam tuh kapal kan . dibilangin jangan kesini. " penjaga pantai mulai memarahi kami .


penjaga pantai berusaha membawa kapal keluar dari badai yang bergerak ke arah pantai


Aku tidak mempedulikan ucapan penjaga pantai itu


tiba tiba badai tersebut mengeluarkan cahaya terang .


Aku dan evan memandang cahaya terang dari badai itu ... dan


* boooooomm


sebuah ledakan kuat, kepala ku pusing , mataku hanya melihat kegelapan , tapi bunyi yang keras itu berdengung di telingaku.


tiba tiba badai hilang . kapal kandas dipantai .


kami semua sadar saat itu bahwa pantai yang memiliki disampingnya terdapat pelabuhan besar. Tiba tiba menghilangkan.


.


..


.


...


.


....


.


.....