Girl Is Queen Mafia

Girl Is Queen Mafia
Bab 3



K****irana Pov


Pagi hari ini gue bangun jam 5:30 ga biasa nya gue bangun jam segini mungkin karena sahabat sahabat laknat gue. Tidur nya ga beraturan. Bayangin aja kaki Reina ada di perut gue. Kepala Fanya ada di perut Regina dan kaki nya di muka Jiana. Kaki Jiana ada di bantal dan kepala di ada diperut Reina. Cuma gue dan Regina yaag tidur nya bener. Yang lebih parah nya Reina tidur sambil ngedengkur keras.


Gue turun dari kasur menuju kamar mandi gue mandi dulu dan habis itu


sholat subuh. Setelah sholat subuh gue nge bangunin temen laknat gue.


"Regina bangun sholat dulu"ucap gue ke Regina. Gue bangunin Regina dulu karena dia yang gampang bangun.


"Eughhh... Eh buset sih Fanya ngapain ini pala nya"ucap Regina lalu di langsung bangun buang kepala Fanya ke kasur mengakibatkan sang empunya meringis


"Aishh sakit"ringis Fanya dan ga lama tidur lagi. Sumpah kaya orang mati aja!


"Udah sono lo sholat tha gue yang bangunin nih tiga kunyuk!"ucap gue.


"Siap queen!"ucap Regina. Gue yang liat tingkah Regina hanya tersenyum tipis.


"Fanya, Reina, Jiana bangun!"pekik gue. tapi ga da pergerakan udah gue guncangin tubuh nya sambil teriakin namanya tapi ga bangun bangun sampe si Regina selsai sholat!


"Itu tiga kunyuk belom bangun?"tanya Regina gue hanya menggelengkan kepala.


"Gimana kita kerjain?"tanya Regina. Gue pun nganguk


"Tapi gimana caranya?"ucap Regina. Gue yang punya ide jail pun mendekat dan berbisik


"...."


"Waww!bojug tuh"heboh Regina. Gue pun hanya menyeringai siapa yang melihatnya akan bergidik ngeri melihat nya


"Aishh si Kirana jangan gitu"ucap Regina gue pun hanya nganguk


Gue pun ke samping kanan kasur sambil megang botol yang ada air nya dengan tutup botol yang ada lubang kecil dan Regina samping kiri kasur sama seperti gue. Lalu gue dan Regina tereak


"GEMPA TOLONG TOLONG"teriak Regina sambil goyangin kasur gue dan siram pake air yang ada di botol itu


"BANJIR ! UDAH SAMPE ATAS BURUAN FANYA, REINA, JIANA KITA HARUS KE BAWAH"pekik gue dan ngelakuin sama seperti Regina


"KYAAAA MAMI TOLONG ANA"Teriak Jiana


"HUWAAA! KIRANA REGINA TOLONGIN KITA MASIH DI ATAS"teriak Fanya


"KYAAA AYO KITA KE BAWAH BANJIR DAN GEMPA NYA DI ATAS" teriak Reina


"BANG JUAN BANTUIN JIANA"teriak Jiana sambil manggil Juan


Pekik mereka yang masih setengah sadar kami pun tak kuasa menahan tawa akhirnya kami pun tertawa terbahak bahak.


"BHAHAHAHAH WHHAHAH"tawa gue dan Regina pecah. Orang yang tadi gue dan Regi a kerjain pun natap gue dan Regina tajam sebelum kena semprot sama merek gue narik tangan Regina keluar pas gue dan Regina keluar terdengar suara teriak mereka bertiga dari kamar.


"KIRANA! REGINA! AWAS LO YA!"teriak mereka bertiga sedangkan gue dan Regina ketawa ketawa ga ada henti nya sampe ada yang berdehem.


"Ekhemm" gue dan Regina pun nengok ternyata itu bang D twins dan temannya.


Gue hanya menaikan satu alis untuk bertanya apa?


"Kenapa berisik banget pagi pagi"


"Abis ngerjain"ucap gue dingin, cuek, dan muka datar lalu pergi bareng Regina.


Author pov


"Gila ade lo emg dingin gitu Fa?Fi?"tanya Juan


"Iya. Dia bakalan dingin,cuek dan datar sama orang yang baru kenal"jelas Rafa.


"Ouhh"ucap Juan. Mereka ingin turun. Bertepatan Fanya, Reina dan Jiana juga keluar dari kamar Kirana.


"Selamat pagi bang"ucap mereka.


"Pagi juga"ucap Ver dkk (-Verel) yang memang cuek orang nya.


"Turun bareng yok sarapan sama sama"ucap Juan lalu menuju lift.


Lift pun sampai di ruang makan.


"GOOD MORNING SEMUA"pekik Fanya, Reina, Jiana, Verel, Rafa, Rafi, Dafa dan Juan.


"PAGI!"jawab Kirana, Regina, Mommy dan Dedy yang baru saja tadi pagi sampai.


"Gimana Fan, Rei, Jia seru ga di kerjain?"ledek mommy Fera.


"Ish tante Fera mah"cemberut Jiana. Mereka yang melihat Jiana cemberut hanya terkekeh kecuali(-Verel&Kirana)mereka hanya masang wajah datar.


"Udah udah sekarang makan."ucap daddy Danu. Semuanya pun makan dalam keadaan hening. Setelah itu Kirana dkk pamit untuk jalan jalan padahal yang sebenrnya mau ke markas. Tadi sempat Verel dkk minta ikut tapi di tolak mentah mentah oleh para ciwi ciwi dengan kata "INI KHUSUS CEWE LO YANG IKUT TANDA NYA BENCONG"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Sekarang Kirana dkk sudah sampai di gerbang markas dan tiba tiba di hadang sama 5 orang berbadan besar.


"Heh kau anak kecil ngapain kesini. Pergi sebelum ketua kami datang"ucap salah satu pria berbadan besar.


"Kalian ga boleh masuk kesini. Karena percuma kalian tak punya ID card."ucap salah satu dari 5 pria besar.


"Aishh klo bisa gimana dong?"tanya Reina


"Pergi sebelum kalian mati"ucap pria tersebut.


"Coba aja kalau bisa"ucap Kirana dengan mnyeringai. Ia melihat lima pria berbadan besar itu sudah berancang ancang untuk menyerang nya. Kirana hanya menyeringan lalu membatin lumayan peregangan otot pagi pagi-batin Kirana


"Ga akan bisa!SERANG!"ucap pria berbadan besar itu. Dan terjadilah pertarungan di depan pintu gerbang


Bugh!


Bugh!


Bugh!


Krak!


Krekk!


Brakk!


Tak!


Bugh!


Perang terus terjadi sampai suara terdengar


"Berhenti"


Suara laki laki yang berusia 19 tahun menginsturpsi berehenti.


"Apa yang kalian lakukan?"tanya pria itu.


"Gue pengen masuk lah dan gue tiba tiba di serang bang!"adu Reina


"kapan lo kesini kenapa ga bilang sih!"panggil pria itu yang bernama Afghan.


"Masuk yu gue kenalin lo semua sama anak markas"lanjut Afghan


Kirana dkk memasuki wilayah anggota black Angel of Death.


"Sandi tolong kau suruh semua anggota untuk berkumpul di aula!"ucap Afghan tegas.


"Baik bos"


...****************...


Sekarang Kirana dkk+Afghan sedang berjalan menuju aula.


Tuk


Tuk


Tuk


Suara derap kaki terdengar saat kami masuk.Afghan pun maju.


"Saya di sini ingin memperkenalkan leader asli kita dan saya hanya tangan kanan dari mafia ini.dan di samping saya adalah Leader dan Anggota inti"ucap Afghan


"Perkenalkan nama saya Kirana Queensha panggil saya queen. Di sebelah kiri saya adalah waketu kita nama Regina . di sebela kanan saya adalah Reina, Fanya, dan Jiana"ucap Kirana panjang namun wajah tetap datar.


"Oke itu saja yang ingin sampai selamat berlatih sekrang bubar!"ucap Afghan tegas.


Kirana dkk pun keluar aula menuju ruangan five Girl of Devil.sedangkan Afghan sedang melihat lihat yang sedang berlatih.


"Kir pulanh yu cape gue."ajak Fanya


"Hm"


"Cari bang rey dulu"ucap Regina


"Yuk!"ajak yang lain queen hanya mengikuti teman teman ny.saat sudah sampe ruang latihan kami izin pulang.


"Bang Afghan gue sama yang lain pulang ya udah siang gue juga ada urusan"ucap Regina mewakili yang lain nya.


"Oke. Hati hati di jalan."ucap bang Afhan


"Siap bang!"ucap 5 GD (-Kirana)


Kirana dkk pun keluar dari markas BAD. Dan pulang sedang kan Kirana ke perusahaan nya untuk mengecek karena ka merasa ada yang kurang dari penghasilan nya tidak seperti biasa. Dan yap. Sekolah KQ high school international ada penggelapan dana mau tak mau Regina harus ikut andil dalam misi ini. Ia juga harus mengecek perkembangan sekolah nya itu.


#**BERSAMBUNG


...----------------...


...JANGAN LUPA DI LIKE, COMEN, DAN VOTE**...