Girl Is Queen Mafia

Girl Is Queen Mafia
Prolog



Kediaman mensioan keluarga Johnson


"nte napain unda atu hiks. Ante jahad!{tante ngapain bunda aku?.tante jahad!}"ucap anak kecil berusia 3 tahun sambil mengambil pisau yang tertancap di bagian jatung nya.


"Hahaha!saya?ngapain bunda kamu?"tanya orang yang di depan bocah kecil itu.


"Iya hiks hiks"tangis gadis kecil itu pecah melihat bunda tercinta nya terbujur kaku dengan mata tertutup di tambah darah yang mengalir.


"Saya bunuh bunda kamu!karena saya mau ambil harta kekayaan ayah kamu hahaha!"ucap orang utu dengan tertawa jahad.


"Ndak oleh hiks. ante ga oleh ambik halta ayah atu. ante hiks hiks jahad!{ga boleh. tante ga boleh ambil harta ayah aku. Tante jahad}"ucap gadis kecil itu.


"Hahaha!pasti bisa dong ambik harta ayah kamu Kirana. Hahaha."ucap orang itu sambil tertawa jahad.


"Ante enel halus di unuh uga cama aya unda atu hiks hiks. Ante enel halus at-{tante angel harus di bunuh juga sama kaya bunda aku. Tante angel harus mat-}"ucapan Kirana di potong oleh suara teriakan.


"Difa!"teriakan abang dan ayah nya.


"Ayah hiks hiks."tangis orang itu pecah


"Hiks hiks hiks Mas Jaka hiks Kirana hiks udah bunuh hiks mba mitha dan sekarang hiks dia mau hiks hiks bunuh aku hiks hiks karena aku kepergok hiks liat dia hiks hiks hiks bunuh mba mitha"ucap tante Viola dengan air mata buaya. Seketika Jaka marah karena tubuh istri nya tergeletak di lantai dan anaknya Kirana memegang pisau tajam.


"KAU KIRANA KENAPA KAU BUNUH BUNDA MU SENDIRI NATASYA HAH!KAU TEGA BUNUH BUNDA MU SENDIRI DAN SEKARANG KAMU MAU BUNUH ANGEL HAH!?PERGI KAU DARI SINI"teriak Jaka menggebu gebu.


"a-api ukan hiks hiks hiks hiks atu yang ikin unda ati api ante piola yang unuh unda hiks hiks{tapi bukan aku yang bikin bunda mati tapi tante Viola yang bunuh bunda}"ucap Kirana sambil sesegukan.


"Bohong mas hiks hiks dia fitnah aku hiks"ucap tante Viola.


Abang ny?dia hanya menyimak. Ia melihat tante Viola menyeringai saat ayah nya membentak adik nya itu. Dan pakaian tante Viola ada bercak darah sedang kan adik nya tak ada bercak dara sama sekali hanya tangan nya karena memegang pisau.


"Ndak ante Piola ohong hiks hiks. aban afa caya atu tan?hiks hiks{Gak tante Piola bohong. Abang Dafa percaya aku kan?}"tanya Kirana sambil menangis


"Iya Kirana abang percaya sama kamu"ucap Dafa dengan senyuman. lalu memeluk adik nya itu.


"DAFA NGAPAIN KAMU PERCAYA SAMA ANAK PEMBUNUH INI HAH!?DIA ITU ANAK SIAL DAFA"ucap Jaka marah saat melihat Dafa percaya sama Kirana.


"AYAH. DIA MASIH KECIL TIDAK MUNGKIN BERBUAT SEPERTI ITU!"ucap Dafa. Memang Dafa lah yang mempunyai logika yang sangat pas & jangan lupa ia bisa melihat gerak gerik mencuriga kan.


"SUDAH LAH KAU TAK USAH PERCAYA SAMA ANAK PEMBUNUH INI!"ucap Jaka lalu menarik Kirana dan


Plak!


Bugh!


Arghh!


Plak!


Bugh!


Tak!


Duk!


Tiba tiba saja Jaka menampar,memukul,membanting dan melempar begitu saja. Sungguh sadis. Banyak luka di mana mana. Para maid yang melihat sesungguh nya dari awal bunda mitha masih hidup sampai di bunuh dn sekarang melihat gadis kecil berumur tiga tahun di perlakukan kasar.


"KIRANA"


"AYAH BERHENTI KASIAN KIRANA"


"AYAH!APA-APAAN AYAH HAH!KENAPA KIRANA DI PERLAKUKAN KASAR."teriak Dafa sambil memeluk adik nya.


"awss..."ringis Kirana.


"SUDAH BERANI KAU MEMBENTAK AYAH MU. BIARKAN DIA SEPERTI INI BIAR SETIMPAL. PERGI KAMU DIFA DARI SINI KAMU BUKAN ANAK SAYA. KAMU BUKAN DARAH DAGING SAYA. SAYA TAK SUDI PUNYA ANAK PEMBUNUH MACAM KAMU. PERGI DARI MANSION INI. JANGAN KAU GUNUNAKAN MARGA JOHONS KARENA KAU BUKAN BAGIAN JOHMSON."teriak Jaka sekali nafas.


"Aishh... Sttt... Aiklah. Atu atan hiks pelgi dali cini hiks hiks. Api atu atan alas edam ama tamu anel hikhiks. Aban Afa aga hiks hiks ayah ya hiks hiks unda Ifa pelgi dulu ya. Tundu alasan atu Piola!{baiklah. aku akan pergi dari sini. Tapi aki akan balas dendam sama kamu angel. Abang Dafa jaga ayah ya. bunda nata pergi dulu ya . Tunggu pembalasan aku Viola}"ucap Kirana. Sambil pergi dan menatap tajam Viola.


"TIDAK USAH MENGANCAM KAU. DASAR ANAK PEMBAWA SIAL. PERGI KAU ANAK PEMBUNUH" bentak Jaka pengusir Kirana.


"Kirana jangan pergi!Kirana!"teriak Dafa berulangkali tapi tidak di dengar oleh Kirana. Kirana tida bisa mengejar natasya karena Dafa di pegang bodyguard ayah nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hari semakin gelap sekarang sudah malam. Jalanan mulai sepi.


Difa bingung ingin kemana dia juga sudah berjalan dari tadi pagi hingga malam dan ia letih. Bahkan ia sudah jauh dari mansion nya ralat mansion Johnson.


Saat natasya ingin menyebrang ke


halte untuk berteduh tiba tiba mobil melaju kencang berakibat Kirana terpental karena di tabrak. Dengan cepat yang menabrak itu membawa masuk mobil dan membawa Difa ke rumah sakit.


Setelah selesai pemeriksaan kedua orang itu masuk ke dalam rawat inap.


"Dad lihat deh dia manis sekali. Dimana ya orang tua nya kenapa dia sendirian di tengah jalan."ucap wanita paruh baya itu sambil mengusap kepala Kirana.


"Iya mom. dia manis sekali. Ntahlah aku kasih liat dia nya... Banyak bekas tamparan dan memar di tubuh nya"ucap pria baruh baya.


"Eughh..."lenguh Kirana.


"Hai nak kamu butuh apa?"ucapwanita paruh baya itu.


"A-ir"ucap Kirana dengan segera orang itu mengambil air.


"Nama kamu siapa nak?dimana orang tua mu?"tanya wanita paruh baya.


"Udh ya cup cup cup kenalin nama tante Fera Xendrick kamu panggil tante mommy aja. Kalo di samping mommy ini suami saya. Nama nya Danurtama Xendrick panggil aja daddy ya"ucap Fera


"Wah enelan? Ndak ohongan tan?{wah beneran?ga bohongan kan?}"ucap Kirana.


Danu dn Fera hanya mengangguk lalu tersenyum.


Bbrp hari kemudian..


"Assalamualaikum D Twins"ucap mommy & daddy


"Walaikumsalam mom and dad"ucap anak kembar laki laki itu serempak.


"Rafa dan Rafi sini deh"ucap daddy


"Iya dad kenapa. Dan siapa itu"ucap anak pertama yang bernama Rafael Sean Xendrick


"Iya dad siapa itu?"ucap anak kedua yang bernama Rafiel Sean Xendrick


"Kalian pengen punya adik perempuan kan?"tanya mommy.


"Iya mom kita mau."ucap Rafa


"Nah ini adik kalian. Perkenalkan nama kamu Kir."ucap mommy.


"Hai ama atu Kilana ueencha Cean enlick {hai nama aku Kirana Queensha Sean Xendrick}"ucap Kirana kecil memperkenalkan diri


(pemberitahuan aja, tadi pas dirumah sakit, Diga uda ganti nama jadi KIRANA QUEENSHA SEAN XENDRICK)


"Hai nama aku Rafael Sean Xendrick dan samping aku nama nya Rafiel Sean Xendrick"ucap Rafa mewakilli Rafi.


"Yang Lafael ana yang Lafiel ana?{yang Rafael mana yang Rafiel mana?}"tanya Kirana bingung karena muka mereka mirip.


"Kamu panggil kita abang aja ya. Kamu bsia bedain warna kulit kalo bang Rafa kulit putih susu kalo bang Rafi kulit putih pucat"ucap Rafa.


"Ote atu aham{oke aku paham}"ucap Kirana.


"Rafa dan Rafi tolong antarkan Kirana kekamarnya ya terus tidur."ucap mommy.


"Oke mom"


Lalu mereka pun ke atas bersama.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Paging di Mension keluarga Xendrick


"Kirana sayang! ayo bangun, ini sudah pagi"ucap Mommy lembut


"Iya mom, atu bagun{Iya Mom, aku bangun}"ucap Kirana


15 menit kemudian


Di meja makan


Cuma bumyi dentigan sendok dan piring yang berbunyi


selesai makan


"Ngumpul ke ruangan keluarga sekarang, ada yang dady mau omongin sama Kirana"ucap Dady membuka suara


"Oke dad" ucap ketiga anaknya


Rung keluarga


"Kirana! Dady sama Mommy sudah sepakay akan mengirimmu ke LA. Tinggal bersama Opa Ruli dan Oma Rena disana" ucap Dady


"Iya..Kirana di sana kamu bisa nenangin diri. ini demi kebaikan kamu"ucap Mommy


"Iya Dad Mom"ucap Kirana


"Yah pahal aku baru saja punya adik perempuan. Uda mau pergi"ucap Rafa kecewa


"Iyah dad mom"ucap Rafi menambahkan


"Kalian kan bisa pergi saat libur sekolah"Ucap daddy


Skipp bandara


"Kirana jangan lupa beri kabar kalau sudah sampeh"ucap D twins baregan


"iya bang Twins"ucap kirana


"Dah Princess"ucap daddy, Mommy dan D Twins


Kiranapun pergi ke LA menaiki Jet Pribadi keluarga Xendrick. dan Kirana besar disana selama 16 tahun. D Twins pas libur mereka ke LA untuk kunjungin Kirana.


#**BERSAMBUNG


...----------------...


...JANGAN LUPA DI LIKE, COMEN, DAN VOTE**...