
Ohh trimakasih Pak Kades sahut Mc lalu Mc mengambil bukti quest selesai, lalu mereka mekan dengan lahap, kelihatanya ini hari terakhir anda sekalian di desa kami sekali lagi Trimakasih sudah membantu desa kami, kata Pak Kades, Ohh ini sudah Tugas kami sebagai petualang, sahut Mc, Hahaha begitu kah semoga kalian sehat selalu sahut pak Kades, Ngomong-ngomong Tuan Saya ada permintaan bisakah Anda mendengar permintaan saya..? Tanya Pak Kades, Ohh tentu Juka itu saya bisa lakukan sahut Mc, Saya ingin Anda membawa Cucu saya untuk berpetuang bersama dia ingin bisa lebih mandiri dan ingin bertambah kuat setelah dia menunjukkan talent nya saya jadi tidak ingin menahannya terus disini.. Dan saya mohon anda mengajaknya untuk menjadi bagian dari party anda.. Tanya dan sekaligus pinta Pak Kades, Hmmm... Orgahela san apa anda yakin akan ikut kami...? Tanya Mc, 100% aku Yakin (aku tidak ingin kehilangan Yuu kun lagi), sahut Marie, Baiklah bersiaplah kita akan berangkat 1 jam lagi, sahut Mc, siap sahut Marie, Trimakasih Tuan karena sudah menerima cucuku hmm walau berat rasanya tolong jaga cucuku baik baik tuan, pinta Pak Kades, Baiklah.. Sahut Mc,Satu jam kemudian, Apa kalian sudah siap..? Tanya Mc, sudah ayo berangkat.... Sahut teman-temnanya Mc, merekapun berangkat menuju ibu kota yang di sakasikan oleh kakek Marie yang melihat cucunya pergi dari rumahnya untuk pertama kalinya, Hmm dia sudah dewasa sekarang biarkan dia menjalani hidupnya... Kata Pak kades yang berlinang air mata. Orgahela chan kamu yakin mau ikut kami...? Tanya Diana, aku sangat yakin rima san, sahut Marie semangat, Hmm.. Sejak kapan kalian akrab...? Tanya Mc, Hmmp... Sahut Marie dan Diana sambil memalingkan wajah kesal, Ehhhh... Apa yang terjadi... Sahut Mc bingung,Kemarinnya didepan pintu dapur Diana melihat Marie yang sedang mencuci piring, Diana pun menghampi Marie yang sedang mencuci piring sambil senyum-senyum girang, Orgahela san biarku bantu..?tanya Diana, Ehh iyaa... Trimakasih Yuu.. Sahut Marie mengira Diana adalah Mc, ehhh... Yuu sahut Diana binggung, Eh.... Maaf maaf... (Ahh... Kenapa bisa jadi begini) sahut Marie, Ehhh jadi kamu sudah tau kalo dia adalah itsuka kun yaa...? Tanya Diana, Ehh iya... Sahut Marie malu malu, Sejak kapan kamu tau..? Tanya Diana, itu... Sejak kalian datang dari tempat bermainku bersama Yuu kuarasa... Sahut Marie ngeles,ehh kok tau kalo kami pergi kesana..? Tanya Diana,yaa aku terus mengikutimu karena penasaran sahut Marie dengan gampangnya, terus apa yang akan kamu lakukan setelah tau dia masih hidup..? Hmm.. aku alan ikut dia kemanapun dia pergi kali ini, Sahut Marie semangat, jadi kamu ingin ikut dengannya gitu..? Tanya Diana lagi, Yup aku akan ikut dengannya karena aku sangat menyukainya..sahut Marie Malu malu, (ahh aku dapet rival susah nih) ahh gitu sahut Diana, ne.. Rima san apa kamu juga menyukai Yuu...? Tanya Marie, Eh...Ti..ti..tidak kok... Sahut Diana dengan muka memerah dan memalingkan wajah, ehhh jadi gitu.. Toh..kamu juga yaa tapi aku tidak akan kalah darimu walau aku sudah kehilangan waktu 5 tahun dengannya aku akan tidak kalah darimu.. Sahut Marie serius, ehhh tolong yang sportif Orgahela san sahut, aku juga tolong yang sportif sahut Marie, Kembali ke masa sekarang, Ehh sejak kapan kalian akrab begini..? Tanya Mc, akrab apanya... Sahut barengan Marie dan Diana, ehhh ada apa dengan kalian,.. Sahut Mc nambah bingung, tidak apa apa.. Sahut Diana, ehh... Sahut Mc, kalau begitu ayo kita jalan terus ke ibu kota, lanjut Mc, Hmm tuan bertopeng kita akan ke mana..? Tanya Marie, hmm,, Na Marie panggil yang seperti biasa aja kita tidak lagi di desa disini aman mereka teman temanku terpercaya kok oke.. Pinta Mc, baik lah Yuu.. Sahut Marie, ehh jadi Orgahela sudah tau kalo ini adalah Yuu kun, sejak kapan,..? Tanya Tama, Yaa aku sudah tau saat kalian pulang dari tempat bermain kami dulu, sahut Marie, ehh jadi kamu ingin Yuu kun menikahimu dan terus bareng dengannya kan... Tanya Tama,