
Ohh kok nampak sedikit sedih Pak Kades..? Tanya Tama, 5 Tahun lalu desa kami melakukan pengorbanan seseorang dan sesorang itu adalah temannya Marie dari kecil,mereka sering kali bersama dan suatu saat tiba-tiba monster menyerang dan meminta persembahan lebih awal,dan temannya Marie yang terpilih karena dia terlemah jadi dia terpilih tanpa sepengetahuan Marie,kami membawa temannya kehutan dan membiarkan dia dibawa oleh monster itu. Setelah selang beberapa hari desa kami aman kembali dan hingga saat ini,Setelah selesai persembahan,Marie bertanya di mana temannya,dimana dia,kok tidak ada di rumahnya, mencarinya kemana mana tidak ada, Kami pun tidak bisa merahasiakan nya Marie pun menangis,Kakek dia sudah berjanji akan menikah denganku kelak,kenapa kakek lakukan itu dan janji itu tidak akan terwujud kenapa kakek...Ehhh menikah..?!sahut Diana menyela cerita sambil menepak meja, Hah.. Ada apa,sahut pak Kades terkejut,Diana diam,lanjut Pak kepala desa,Kata Tama penasaran,Diana pun diam dan sambil mecubit Mc,heh sakit bisik Mc, Pak Kades pun melanjutkan ceritanya,Itulah yang dia katakan setelah dia tau bahwa temannya jadi persembahan, Marie pun menutup dirinya selama 4 tahun ini dan ahirnya mau bebicara lagi sekarang aku sudah kawatir kalo dia terus menutup dirinya,sebegitukah ingin menikah dengan temanya itu,Cerita dari Pak Kades itu,Kalo boleh tau siapa nama Teman yang ingin Dinikahinya Pak Kades. .?tanya Tama, Kalo gak salah I... Itsuka kun,, ya bener Itsuka kun..kenapa......? Sahut Pak Kades, Haahhhhh....Itsu...Tama terkejut sambil menepak meja dan berdiri, Tiba tiba Diana menarik Tama yang berdiri, Kenapa Rima chan...? Tanya Tama,diam kita duduk dulu.. Sahut Diana, Ne Yura kun kita harus merahasiakan Yuu kun masih hidup nanti kalo Pak kades tau dia masih hidup kita gak akan bisa bertemu Yuu kun lagi mau..? Lanjut Bisik Diana, Hmm tentu saja tidak mau... Sahut Tama lalu diam merenung. Ada apa kok terkejut apakah anda tau nama itu.?, Tanya kepala desa itu,, saya ta...atatatata... Sakit Yura kun kenapa kau menginjak kakiku..? Tanya George sssst, sahut Tama sini Jangan bilang kau tau Yuu kun di sini karena Yuu kun gak ingin tau kalo dia masih hidup.. Bisik Tama., ohh kenapa,,? Tanya George, kan sudah di ceritakan dia itu di jadikan persembahan kenapa sih kamu tidur yaa.? Sahut bisik Tama.. Ohh sip sahut George.. Saya takut Orgahila chan ada masalah waktu tau temannya di jadikan persembahan apakah ada masalah..? Lanjut George yang tertahan tadi, Ada banyak dia Hampir pergi sendiri ke hutan untuk mencari temannya,, Tiba tiba Marie Datang membawa Teh dan makanan, Kakek ini Teh nya, kata Marie, Marie pun menyuguh kan Tehnya dari George, Tama, Diana lalu si Mc,ini tehnya Tuan, Trimakasih kata Mc, Mereka pun saling menatap, EHh Itsuka kun kata Marie dalam hati, Marie pun kembali ke dapurnya dan berpikir, sempsinya di dapur,apakah itu dia,apakah dia Itsuka kun gak mungkin,tapi dari matanya itu dia itu gak salah lagi.. Hahhh... Marie menggumam sendiri kebinggungan. Lanjut ke pembicaraan mereka dengan Pak Kades, Kapan kita melakukan penyerangan..? Tanya Tama,Ohh maafkan saya, Hmmm kami akan melakukanya besok jadi kalian bisa istirahat dulu,.. Kita akan melakukan penyerangan besok jadi persiapkan diri dulu,kalian kelelahan setelah melakukan perjalanan jauh kami akan menyiapkan masing masing dari kalian kamar jadi istirahatlah dulu, sahut Pak Kades.Ohh.. Gitu sahut Tama, jadi apa kita melakukannya besok hahh jadi tenang sahut Diana, Kalo boleh tau kemana orang tuanya Orgahila chan..? Tanya Diana, Orang tuanya sudah tiada ketika dia masih kecil dan kini dia kehilangan orang yang dia cintai, aku merasa bersalah sebagai kepala desa, sahut Pak Kades, Ohhh Jadi gitu sahut Diana,mereka pun menyelesaikan minum tehnya lalu kepala desa mengantar mereka ke masing masing kamarnya...setelah beberapa saat, keadaan jadi tenang,tiba-tiba Diana datang ke kamar Yuu kun Yang di ikuti oleh Marie yang ingin tau siapa Orang bertopeng itu.,tok tok tok.. Suara mengetuk pintu Yuu kun kau di dalam,Tunggu sahut Mc {suara samar-samar) Ehh Itsuka kun jadi dia masih hidup..tidak,itu tidak mungkin, Kata Marie dalam hati.