Forgive Me My Husband

Forgive Me My Husband
berita



sesampai di rumah


.justine : aku ada kegiatan di luar negeri besok, kau di sini lah


rosa : berapa hari?


justine: 1 bulan


rosa : ha?!! , 1 bulan


justine : ya, kau bisa bermain dengan vannesa selama aku pergi


rosa : apa sanggup aku menunggu


justine : takut kangen ya


goda justine kepada ros


ros: tidak, besok aku berkumpul dengan teman teman ku, ya?


justine : iya, bantu aku beres beres


ros: oke tuan


pagi harinya


ros sudah tidak nelihat wajah justine, rupanya justine sudah berangkat keluar negeri


tok tok tok


bi ena langsung membuka pintu rumah


bi ena : vannesa


vannesa: halo bi dimna ros


bi ena: di kamarnya, non tunggu saja di ruang tamu


vannesa: ok bi


ros yg selesai mandi langsung turun dan di lihatnya vannesa


ros : udah lama menunggu?


vannesa: baru


ros : ngapain, ada urusan


vannesa: aku di ajak sama dewi untuk bertemu


ros: sama, bareng yuk


vannesa : ayo, sekarang


ros langsung pergi tanpa pamit dengan bi ena


sesampai di lokasi


dewi: wah wah teman geng kita yg sudah tidak bertemu, sudah berubah


saskia: lihat dia menggunakan gaun, dimana pacar mu si kristian


mereka belum tau kalau kristian sudah jadi mantan ros


vannesa: kalian jangan begitu


bagas : lihat lah ros, apa ros tertular dari mu vann


ros : tidak, ini lah diri ku


bayu: bukan kah kau sudah menikah dengan CEO justine itu, dimana dia, apa dia mencampakan mu


ros: tidak, dia baik


tiba tiba kristian muncul


kristian : wah lihat gadis cantik mantan ku


memegang wajah ros


vannesa : knp kau memegang wajahnya


ros : lepas


menghempaskan tangan kristian


kristian : apa kau tau latar belakang suami mu itu


sambil tersenyum sombong


ros memang tidak tau latar belakang justine


ros: maksud mu? kalian mengajak bertemuan hanya untuk mengejek ku!!


saskia : suami mu itu pernah bermain malam dengan orang lain


ros : apa bedanya dengan mu, dia lebih baik dari mu


kristian menampar wajah ros " dasar jala*g"


vannesa: berani kau bilang ros jala*g, anjig


ros merasa perih di wajahnya, tamparan kristian itu kuat bukan lemah dan ros menangis


di sisi lain


justine : kok perasaan ku gk enak


agus: mungkin itu hanya perasaan yg tidak penting


justine : mungkin


............


ros dibawa pergi oleh vannesa


vannesa : jalan jalan yuk


ros : aku ingin pulang,(ringisnya)


vannesa : ok


vannesa membawa ros pulang ke rumah suaminya, dan vannesa pergi


bi ena yg melihat ros terluka langsung mengambil telepon rumah, tp di halang oleh ros


ros menggeleng kepala agar bi ena tidak memberitau entang ini ke justine


di kamar ros mencari cari berita tentang justine, betapa terkejutnya dia mendapatkan informasi, justine pernah berkencan dengan seorang gadis, lalu membuang gadis itu, setelah membuang gadis itu, gadis itu datang dan bilang dia hamil anak justine, justine membawa gadis itu untuk aborsi


ros berpikir bagaimana dengannya nanti, apa dia akan di buang oleh justine


ros menangis sejadi jadinya di kamar, lalu membuang boneka yg di beri oleh justine


1 minggu sejak dia mendapat informasi itu ros trus diam


justine bertanya kepada bibi bagaimana dengan kabar ros, karena setiap justine telepon ros, ros sama sekali tidak menjawabnya


bi ena: ros tidak makan dan sering mengurungkan diri


justine : kok bisa


bi ena: entah


justine menutup teleponnya


justine: knp dia


agus : beri dia waktu untuk tenang bro


justine : iya


.......


ros turun untuk makan sesuatu, di dapatkan makanan di kulkas, dia hanya memakan apel, lalu ada kabar berita di TV


**berita


***hari ini CEO justine berjalan jalan dengan marisa, tertangkap mereka sedang bermesraan*****


ros : akkksss


..ros melempar apelnya ke lantai dan pergi ke kamarnya


bi ena langsung menelepon justine


justine : ya bi


bi ena : gawat tuan, tadi ada berita tentang anda, kalau anda senang jalan jalan mesra dengan marisa


justine : itu kan kemarin ,trus ros knp bi


bi ena : ros marah, melempar apel, sekarang dengar sendiri


bi ena pergi ke kamar ros dan mendekatkan teleponnya ke pintu, Ter dengar suara benda benda pecah, kaca pecah, lemparan


justine yg mendengarnya tiba tiba syok , justine langsung mematikan teleponnya


agus : knp justine


justine : kita pulang sekarang


agus : tp perkerjaannya


justine : buruan, ini lebih penting dari perkerjaan


agus memesan tiket pesawat yg segera terbang, karena lokasi mereka tidak jauh dari bandara