Forgive Me My Husband

Forgive Me My Husband
berpisah



papa justine : kalian berdua kemari lah


ros dan justine menghampiri papa justine


papa justine: coba kalian lihat ini


papa justine memperlihatkan salah satu foto


tak sangka di foto tersebut terdepat mereka bedua saat kecil


ros : itu kan aku


ros menaikkan alisnya


justine masih bingung, bagaimana bisa ada mereka berdua


papa justine : kalian tidak ingat?!


justine dan ros hanya menggelengkan kepala


papa justine : ya sudah kalian pulang saja, sekarang sudah malam


justine : ya sudah, kami pulang dulu


ros dan justine melangkahkan kaki keluar rumah dan masuk ke dalam mobil


di perjalanan ros masih bingung tentang foto itu, lalu hp nya berdering


di lihatnya nama vannesa yg menelepon


ros : halo vannesa


sekilas justine melihat ke arah ros , lalu dia kembali melihat jalan


vannesa: ros temani aku yuk jalan jalan


ros : sekarang?


vannesa: besok, masa malam malam gini jalan jalan


ros : iya ,jalan jalan kemana


vannesa: kita ke luar negeri, ke paris


ros: berapa hari


vannesa: 1 bulan cukup, aku bosan di rumah, ibu ku sibuk bersama ayah, kau temani ya


ros : aku tanya justine dulu, jangan matikan teleponnya


ros pun bertanya ke justine


ros : apa aku boleh pergi ke paris bersama vannesa


justine : aku bisa ikut?


vannesa langsung ikut campur


vannesa: tidak, aku hanya mau bersama ros


justine : oke, kalau ada apa apa telepon


.ros : ok


justine : dan kau bisa gunakan kartu itu di sana


ros : ok


vannesa yg sudah mendengarnya langsung mematikan telepon


justine : hari ini kau harus temani aku di kamar


ros : ngapain


justine : lakukan hal wajib


ros : hal wajib?


justine : apa agus


agus : kau ada rapat besok di amerika, kau sudah menunda beberapa rapat, sekarang tidak bisa di tunda lagi


justine : ok


telepon pun mati


justine : aku pergi besok ke amerika


ros : rumah sepi deh


justine : kan ada bi ena


ros : kasihan bi ena sendiri


justine : bi ena biasanya keluar rumah kalau rumah sedang sepi


ros : oh


sesampai di rumah


justine membawa ros duduk di sofa


bi ena : baru pulang


justine : bi besok kami tidak ada di sini, bibi siap kan pakaian kami dengan koper yg terpisah


bi ena: emang kalian mau kemana


justine : aku ke amerika ros ke paris


bi ena : knp tidak bersama sama


justine : tidak apa apa bi


ros yg melihat film di tv, lalu di rasakan pelukan hangat dari suaminya itu


justine : sayang ke kamar yuk, aku mau lakukan hal wajib itu


ros : hal wajib apa si?


justine : tidak apa apa


justine jadi tidak berniat untuk melakukannya


ros : aku ke kamar dulu


justine mengikuti ros ke kamar


bi ena sudah selesai beres beres lalu keluar dari kamar


ros merebahkan tubuhnya di atas kasur


ros : cepat lakukan


justine merasa semangatnya kembali, tp dia ingin membuat ros sedikit marah, karena ros sekarang terlihat tidak semangat


justine : tidak jadi


ros pun bangkit duduk di atas kasur


ros : tadi minta, ayo lakukan


justine : saking pengennya


bibir ros menciut, alisnya mengerut


ros terlihat lucu dengan ekspresi marah


justine langsung mendorong tubuh ros berbaring, di ciumnya bibir ros dengan rakus, tangannya meraba raba tubuh ros


dan


mereka melakukan kegiatan mereka sampai mereka tertidur