Extraordinary |

Extraordinary |
- 5`



..."Bahkan bunga terkecil pun bisa memiliki akar yang paling kuat."...


Sekarang mereka sedang berkumpul dimeja makan untuk makan malam bersama , Ditambah dengan ke datangannya seseorang yang berharga buat Kakak laki laki Yeri dan saeron.


" Cantik ya yeobo " ucap eomma


" Seperti dirimu " ucap Appa lalu memuji eomma


" Bisakah kalian tidak bermesraan disini? " ucap Yeri


" a a arraseo anak Appa yang cantik " ucap Appa


" Bilang saja kau tidak bisa begini dengan hanbin " ucap jaehyun


" wah Yeri kau sudah memiliki kekasih rupanya , kalau kau saeron " tanya rose


" Sedang tidak ingin memiliki seorang kekasih " ucapnya


" Bagaimana sekolahmu apakah menyenangkan " tanya eomma


" Semoga kau tidak keberatan bersekolah disana " ucap Appa


" menyenangkan dan aku tidak keberatan Appa , aku bahagia " ucap saeron sambil tersenyum


" Kalian anak Appa yang sangat cantik dan ganteng " ucap Appa


" Aku tau itu " ucap Yeri dengan pd nya


Setelah mereka makan dengan hikmat , jaehyun dan rose pamitan untuk keluar melihat pas malam yang ada di sekitar kota .


" Kau tak ingin pergi " tanya saeron


" Dengan mu? " tanya Yeri


" Aku tidak suka keramaian "


" Pergilah bersama hanbin Oppa " ucap saeron


" Tidak , dia bahkan tidak menghubungi ku " ucap Yeri


" kau masih marah dengan nya ? " tanya saeron


" Bagaimana aku tidak marah, liat la foto ini "


ucap Yeri sambil melihat kan sebuah foto.



Saeron nampak terkejut dengan foto yang baru saja Yeri lihatkan.


" Bertanya lah Yeri yaaa , kau membuatku marah , siapa tau ada kesalahpahaman diantara kalian " ucap saeron


" Aku sedang ti- " ucap Yeri terputus saat saeron menarik paksa ponsel yang di pegang nya dan sekarang dia sedang menelepon seseorang di sebrang sana.


" yeoboseyo aa Oppa ini saeron "


" aaa saeron a we ? " tanya hanbin


" kau ada masalah dengan saudara perempuan ku ? " tanya saeron


" Tidak "


" Siapa perempuan yang berfoto dengan mu itu "


" Yeri cemburu dengan perempuan itu, jika kau berselingkuh aku tidak akan tinggal diam tapi "


" bicaralah , aku akan ke kamar " ucap saeron


Yeri mulai mengobrol dengan hanbin dengan nada serius , beberapa kali mereka meneriaki nama lawan bicara mereka.


_______________🦩_______________


Renjun dan teman se perkumpulan nya sedang berada di halaman rumah chenle yang luas , mereka melakukan beberapa kegiatan dari Jeno dan jaemin yang memanggang daging , chenle yang sibuk memesan beberapa lagi makanan , walau di hadapan mereka sudah cukup beberapa makanan , Haechan yang sibuk mengambil beberapa peralatan makan bersama jisung dan Mark yang sibuk bernyanyi dan memainkan gitar kesayangannya .


Renjun? Dia sangat asik dengan ponselnya bahkan sudah 3 kali jaemin memanggil nya dia tidak mendengar kan nya


" YAK HUANG RENJUN PABOOO " teriak jaemin


" WEEE KAU MENERIAKI KU " tanya renjun tak kalah besar suaranya


" aku memanggil mu kenapa kau tidak menyahut "


" aku tidak mendengar mu kenapa sih? "


" Tolong pergilah ke supermarket beli lah Beberapa Snack " ucap jaemin


" Huft merepotkan sekali " ucap renjun pelan


Dia pun pergi dengan malas menuju supermarket terdekat seorang diri .


Saat sampai di supermarket dia lalu mengambil bahan yang diperlukan , saat ingin mengambil minuman yang sangat di sukai nya ada seseorang yang menarik baju nya seorang anak laki laki yang sangat imut.


" Hyung bisakah kau memberikan nya padaku , aku sangat ingin itu " ucap dia sambil menunjukkan minuman yang di pegang renjun


" Tapi aku terlebih mengambil ini " ucap renjun


" Tapi , aku sangat i-ingin " ucap nya dengan nada sedih


" Baiklah tapi "


" Kau tidak boleh mengulangi nya , karna tidak semua orang akan mengalah untuk memberikan sesuatu yang berharga untuk orang lain " ucap renjun mengelus kepala anak tersebut lalu pergi


Saat ingin keluar dari supermarket dia tidak sengaja menjatuhkan ponsel nya , dan saat ingin mengambil ponsel nya dia tidak sengaja bertemu dengan seseorang yang dulu sempat menyukai nya .


" Renjun "


" Ning Ning "


" Apa kabar " tanya Ning Ning


" Baik "


" Kamu ngapain disini "


" Berbelanja "


" Aku pergi , masih banyak urusan "


" Baiklah "


" Kau tau renjun kamu selalu ada di dalam hatiku tapi kenapa kau tidak bisa ada dalam hidupku? " ucap Ning Ning Saat kepergian Renjun


_______________🦩_______________


" Hai bruh gw udah balik ni " ketik seseorang diseberang sana .


" Lusa gw udah mulai sekolah tungguin gw "