Emperor Of The God

Emperor Of The God
Time Skip 1 Tahun



Di Hamparan Rumput yang luas, Terlihat seorang penuda tampandan seorang pria sedang duduk menghadap sebuah tungku.


"Hiyahh...Padatkan" Ucap Pemuda Itu.


Sebuah Pil berhasil terbentuk. Pil itu memiliki aroma yang sangat memikat dan harum.


"Kau telah berhasil membuat pil tier 5 bahkan tingkat tinggi. Itu melebihi ekspektasiku Shen Yu. Selain itu kau juga sudah berhasil membuat array dengan tangan kosong selama 1 tahun ini. perkembangan sungguh diluar nalar." Ucap Hao.


"Iya Guru." Ucap Shen Yu.


"Baiklah murnikan lah pil itu sehingga kau dapat naik tingkat sekali lagi dan mencapai puncak ranah langit." Ucap Hao.


Dalam satu tahun terakhir, Shen Yu bekerja keras tanpa beristirahat. Ia berhasil membuat pil tier 5 tingkat tinggi dan dapat membuat array tier 4 tingkat tinggi dengan tangan kosong. Ranah kultivasi nya juga meningkat pesat yang awalnya ranah bumi tingkat menengah meningkat hingga ranah langit tingkat akhir.


"Baiklah Saat nya naik puncak ranah langit dan pergi berpetualang." Ucap Shen Yu menyemangati dirinya sendiri.


Pil yang Shen Yu murnikan tadi langsung ia telan kemudian dia duduk memurnikan pil itu. Pil itu langsung cair dan esensinya langsung mengisi energi alam yang di butuhkan Shen Yu. tak berselang lama energi yang dikumpulkan sudah mencapai batas.


Bomm...


Ledakan teredam terdengar yang menandakan Shen Yu berhasil mencapai puncak ranah langit. esensi pil yang di murnikan Shen Yu hanya tersisa 15% yang mana jika itu puncak tier langit biasa hanya memerlukan pil tier 3 tingkat rendah.


Selama 1 tahun ini juga Shan Yu mempelajari 2 teknik tingkat ilahi dan beberapa teknik tingkat dewa. meski begitu teknik teknik itu tidak bisa dibandingkan dengan teknik pedang kekacauan yang hanya tingkat surgawi. Hal ini membuktikan energi kekacauan bila digunakan dalam teknik bela diri.


"Huft akhirnya aku bisa berpetualang melihat luasnya alam semesta." Ucap Shen Yu dengan senang.


"Baiklah tinggal sentuhan terkahir supaya kau bisa berpetualang yaitu dengan menanamkan dunia jiwa kedalam jiwa mu." Ucap Hao yang muncul secara tiba-tiba.


Dunia Jiwa merupakan sebuah dunia sekunder yang simple karena selain bisa menyimpan barang tapi bisa juga menyimpan makhluk hidup bahkan pemilik dunia jiwa dapat masuk ke dunia itu untuk menyembunyikan diri. Namun Dunia jiwa sangat langka karena inti dunia yang di gunakan cukup sulit untuk di temukan.


"Tidak perlu berlama lama, jiwa mu sudah cukup kuat untuk menerima inti dunia." Ucap Hao yang kemudian mengeluarkan sebuah bola seukuran telapak tangan lalu ia menggabungkan inti dunia ke dalam jiwa Shen Yu.


Shen Yu merasakan sesuatu seperti di tambahkan kedalam jiwanya namun ia Tidak merasakan sakit malah ia merasa nyaman.


"Selesai, Sekarang kau bisa menggunakan dunia jiwa. Untuk masuk kau harus memusatkan pikiranmu untuk memasukkkan tubuhmu ke dalamnya." Ucap Hao.


Shen Yu mencoba untuk memasuki Dunia Jiwa. Tubuhnya tiba tiba menghilang.


Shen Yu sekarang berdiri di hamparan rumput yang luas. Tiba-tiba Hao muncul di sebelahnya.


"Guru Bagaimana kau bisa masuk kan aku belum mengizinkan kau untuk masuk." Ucap Shen Yu dengan terkejut.


"Iya guru aku tau kau kuat tapi jangan menyakiti murid mu sendiri" Ucap Shen Yu sambil memegang kepalanya yang sakit.


"Hehehe...Yah kondisi dunia ini masih sangat kosong coba kau tanam herbal yang aku berikan." Ucap Hao kemudian Hao pergi menuju tempat yang agak luas.


Hao menanam sebuah tunas dan kemudian ia membuat sebuah lubang yang cukup luas. Ia mengeluarkan sebuah mangkuk yang berisi air ia melemparnya kedalam lubang itu. Mangkok itu menyatu dengan lubang dan menhasilkan cahaya yang super terang. saat cahaya tadi menghilang lubang tadi menjadi sebuah danau yang luas.


setelah menanam semua herbal tadi Shen Yu datang menghampiri Hao.


"Guru mengapa ada sebuah danau dan sebuah tunas. apa yang baru saja kau lakukan guru?" Tanya Shen Yu.


"Itu adalah Tunas Pohon Dunia dan danau di sebelahnya merupakan Danau cairan Spiritual yang tidak terbatas jumlahnya." Jawab Hao.


"Iya guru." Ucap Shen Yu.


"Ayo kita keluar dulu dari dunia jiwa ini." Ucap Hao. Kemudian Dua Laki-Laki menghilang.


Hao Dan Shen Yu muncul lagi di halaman istana.


"Shen Yu Dunia Jiwa yang kau terima cukup istimewa karena mengandung unsur puncak Dao ruang dan waktu jadi semakin bertambah kekuatan mu dunia jiwa mu dapat berkembang dan waktu di sana berlalu lebih cept dari dunia nyata. sekarang perbandingan waktunya masih 3 dunia jiwa \= 1dunia nyata." Ucap Hao.


"Aku pun iri dengan berkah yang kau terima aku rasa Sang Pencipta lebih pelit kepada ku." Lanjut Hao.


Duar...


Sebuah petir keemasan menyambar Hao dan menjadikan Hao Gosong.


'Beraninya kau menghina aku pelit HAO. Jangan lupa semua hal yang kau terima adalah karunia ku.' Sang Pencipta.


"Hahahahahaha lihat lah wajah mu guru. Kau terkena Azab dari sang pencipta. Hahahahaha " Suara Shen Yu terdengar sedang mengejek Hao.


"Dasar murid kurang ajar." Hao pun ber pindaah ke sebelah Shen Yu dan memukul kepala Shen Yu dengan keras.


"Aduh Guru" Ucap Shen Yu kesakitan.


"Rasakan Itu" Ucap Hao geram.


Dan.


Bersambung..