
Tawa iblis itu sangat lah mengerikan. Ia langsung melompat menghampiri Yan Fei yang ketakutan. Iblis itu langsung merampas dan memasukkan Pil itu kedalam kantong Spasial.
"Ha Ha ha ha...Kau tidak menyangka bahwa ada Iblis yang mencapai benua Selatan." Tawa seseorang dari lantai atas. Dari lantai atas Turun orang tua yang terlihat seperti melayang.
"Pen..Pendekar Guo. Akhirnya kita bisa selamat." Ucap seorang bangsawan.
"Oh aku tidak menyangka masih ada pendekar dewa tingkat menengah di benua ini." Ucap Iblis itu dengan raut muka terkejut karena ia melihat orang tua itu memiliki ranah yang cukup bagus di benua terbelakang seperti ini.
Iblis itu tersenyum kemudian ia langsung menyerang Guo dengan kekuatan penuh.
"Devil Claw's....." Sebuah cakaran langsung menerjang ke arah Pendekar Guo.
Secara langsung Guo menarik pedang dari pinggang nya dan memblokir Serangan iblis itu.
Meskipun serangan Iblis itu berhasil di blokir, efek nya masih terasa hingga membuat orang tua itu terdorong 10 meter ke belakang.
"Hoo sepertinya kau belum bisa menggunakan tenaga dalam mu untuk membuat serangan dan hanya bisa melapisinya. biar kutebak kau baru melangkah ke ranah dewa."
Tampak wajah Guo terlihat terkejut. Ia tidak percaya bawa ada ahli tingkat dewa di sini yang bahkan mengetahui bahwa ia baru saja menerobos belum lama ini. Ia kemudian mengeksekusi sebuah teknik pedang.
"Pedang Samudra, Pembelah ombak." Guo kemudian berlari dan mengayunkan pedangnya ke arah iblis itu.
Iblis itu dengan mudah nya menghindar sehingga pedang Guo hanya mengenai tempat kosong. Iblis itu membalas dengan menggunakan tinju yang di lapisi tenaga dalam dan di arahkan ke ulu hati Guo.
Phuak....
Guo memuntahkan darah karena pukulan itu mengenai tepat di ulu hatinya.
Melihat pendekar Guo yang kalah para pengunjung merasa harapan terakhir nya telah musnah dan ia hanya duduk menunggu kematian.
Tiba tiba datang sekelebat cahaya yang hampir mengenai Iblis itu.
Duar... Tembok paviliun itu seketika berlubang besar.
Iblis itu tidak bisa menahan keterkejutannya. Serangan seperti itu jika ia menerima nya secara langsung meskipun ia memblokirnya tetap akan percuma.
"Sepertinya aku harus melatih pedang ku lagi. Tidak kusangka tebasan ku meleset." Ucap seorang pemida tampan yang kemudian terbang dan turun ke bawah.
"Senior kebetulan sekali kita bertemu lagi namun maaf meskipun telah menerima bantuan mu aku tetap saja kalah." Ucap pendekar Guo kepada pemuda itu.
Tidak menggubris Pak Tua itu Shen Yu maju ke depan iblis itu.
"Coba lah kau hindari tebasan pedang ku ini. Kupastikan tebasan ku kali ini tidak akan meleset." Ucap Shen Yu.
Kemudian Pedang Shen Yu memancarkan aura mengerikan. meskipun hanya menggunakan senjata biasa ia melapisi senjata itu dengan energi kekacauan. Shen Yu pun langsung menebaskan pedangnya.
Sebuah tebasan energi berwarna hitam melesat menuju ke arah iblis itu. Karena terlalu cepat Iblis itu tidak memiliki cukup waktu untuk menghindar dan alhasil tubuhnya langsung terbelah menjadi 2.
Di Saat saat terakhir hidupnya ia tidak menyangka bahwa ada seorang pemuda yang membunuhnya.
Shen Yu segera berteleportasi kedepan iblis itu dan memegang kepalanya. Karena iblis itu baru saja mati jadi masiih ada waktu untuk mencari informasi di dalam jiwa nya.
"Tuan terimakasih atas bantuan anda kalau bukan karena tuan aku khawatir bahkan seluruh orang di sini akan mati."
"Iya Tuan Kami sangat ber hutang budi kepada tuan." Ucap pendekar Guo.
"Tuan kalau boleh tahu apa yang anda lakukan kepada iblis itu di saat saat terkahir ia hidup." Tanya Pendekar Hao.
"Ohh itu aku hanya menelusuri ingatan nya." Jawab Shen Yu.
Shen yu kemudian meneruskan.
"Dari ingatan yang aku dapat ras iblis dari benua iblis akan menyerbu benua ini. Hal ini di karenakan benua ini paling dekat dengan Benua Iblis. Penyerangan ini akan dipimpin langsung oleh penguasa mereka yang memiliki ranah puncak tahap menengah atau yang bisa kalian sebut tahap pendekar Dewa Bumi. " Ucap Shen Yu menjalaskan ingatan yang ia dapat.
"Bukan kah ini akan menjadi akhir dari benua selatan."
"Oh dewa selama 35 tahun ini aku belum memiliki pasangan akan kah kau tega membiarkan aku mati perjaka."
Banyak keluh kesah serta suara putus asa terdengar dari semua orang.
"Tuan Berapa lama lagi Ras iblis lainnya akan datang ?" Tanya Guo.
"Melihat dari ingatan tadi mereka baru akan berangkat dari benua itu besok dan akan sampat kesini sekitar 1 bulan."
Lagi lagi mereka terkejut. dengan waktu 1 bulan bukankah itu hanyalah menunggu kematian. Tapi sebagian dari mereka yang merupakan orang kaya langsung pergi dan akan berlayar menuju benua lain.
.
.
.
Benua Iblis
"Kaisar saya kesini membawa kabar buruk Jendral perang yang kita tugaskan untuk menyelidiki benua selatan telah mati." Giok jiwanya telah pecah.
"Apakah kau berbohong bagaimana jendral ku yang memiliki ranah puncak pendekar dewa mati." Ucap Seorang Iblis yang sedang duduk di tahtanya.
"Saya berani menjamin Kaisar dengan metode yang anda temukan kita bisa melihat keadaan Petinggi kita melalui Giok Jiwa. Namun saat ini giok jiwa milik jendral hancur yang menandakan ia telah mati." Ucap Prajurit itu.
Ekspresi Kaisar Iblis itu menjadi memburuk. Kehilangan seorang jendral mungkin bisa di tolerir. tapi jika jendral itu mati di benua selatan bukankah itu menjadi membahayakan.
"Akankah benua tengah akan ikut campur dengan penyerangan ini. Seharus nya hanya mereka yang memiliki kekuatan pendekar dewa. sepertinya aku harus mengubah rencana penyerangan." Ucap Kaisar Iblis.
Namun Kaisar itu tidak tahu bahwa orang yang mengalahkan jendralnya adalah seorang pemuda. Bahkan pemuda itu tidak mengeluarkan 0,01% kekuatan nya.
.
.
...Bersambung......