
Cinta itu selalu datang dengan berbagai macam cara salah satunya ya datang tiba tiba tanpa ada alasan
**Syakira Aurelia Anisa**
\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-\-
Terlihat beberapa sepasang kaki dengan sepatu hitam putih yang sedang berlarian menuju pada pintu gerbang
Gadis dengan kunciran rambut yang berantakan dengan rok selutut dan dasi yang tergantung dikerah tanpa terikat sempurna yang tengah masuk gerbang
"Sial gara gara itu nenek lampir gua jadi telat masuk sekolah kan" umpat gadis dengan rambut yang terkuncir dengan berantakan
"Semuanya silahkan berdiri dan baris dengan benar ditengah lapangan" ucap pria dengan jaket biru putih yang berdiri di tengah lapangan
Semua murid segera berkumpul ditengah lapangan dan segera menaruh tas dibawah dengan melepas jaket yang mereka kenakan
"Kalian tau sekarang jam berapa ini" ucap pria dengan rambut bowl cut sembari memegang papan dada ditangannya
"Disana kan udah ada jam terpampang besar banget ngapain masih nanya sih" jawab seorang gadis dengan santainya
"Siapa yang jawab tadi"
"Saya yang njawab kenapa ada masalah?"
"Heh berani banget sih lo njawab kek gitu" ucap pria disampingnya
"Emangnya kenapa? Lagian dia itu cuma ketua osis kali bukan guru BK atau kepala sekolah ngapain mesti takut coba"
"Hei kamu kesini sekarang" ucap ketua osis tadi
Dengan langkah malasnya cepat gadis itu maju dan melipatkan tangannya didada
"Lo tau kan sekarang udah jam 7 lebih 20 menit itu berarti.."
"Gua terlambat 20 menit dan sebagai hukuman siswa yang terlambat harus lari mengelilingi lapangan 5 kali putaran betul kan" lanjut gadis itu
"Nah lo tau trus gua tanya disini lo cewek sendiri yang telat dan lo masih bisa ngelawan gua, lo itu punya masalah apa sih"
"Gua tanya sekarang lo itu cuma ketua osis dan kerjaan lo itu cuman ngurusin siswa yang bermasalah atau mempunyai kenakalan bukan ngurusin hidup orang"
"Berani banget sih lo"
"Ngapain gua harus takut toh lo juga bukan siapa siapa gua" lanjut gadis itu dengan santai
"Gua ga mood debat jadi nama lo siapa"
"Kenapa nanya nama gua mau kenalan lo?" Jawabnya
"Gua tanya nama lo bukan mau kenalan"
"Mau gua catet dibuku merah sebagai sikap tidak sopan lo biar lo dihukum sama guru BK" ucap ketua osis itu dingin
"Heh seenaknya aja lo main catet nama gua" ucap gadis itu dan langsung merebut kertas itu dan merobeknya
"Heh lo kurang ajar banget yah"
"Iya gua kurang ajar kenapa hah" jawabnya dengan lantangnya
"Nath udahlah jan diajak debat ini tuh cewek tau" ucap pria yg berasa disampingnya
"Trus kenapa kalau gua cewek hah lo gak berani debat sama cewek? Lemah banget sih" Ledek gadis itu
"Dit lo liat kan ni cewek kalau didiemin malah ngelunjak" ucap Nathan dengan kesal
"Kak ini kita mau dihukum atau mau nyaksiin kakak debat sama dia sih" ucap salah satu siswa yang ada dilapangan
"Oh iya maaf yaudah sekarang gini aja kalian catat nama kalian dikertas perkelas aja trus setelah itu keliling lapangan 5 putaran" ucap Nathan
"Dan lo keliling lapangannya 7 kali putaran" sambung Nathan sambil melirik gadis disebelahnya
"Loh kok gua 7 kali sih gak adil banget coba" kesalnya
"Iya karena lo udah berani ngebantah gua dan gak sopan sama gua" balas Nathan
"Heh lo tuh yah jangan mentang ketua osis lo jadi bisa seenaknya disini lo pikir lo punya hak apa hah buat ngehukum gua kayak gini"
"Jelas gua punya karena visi dan misi gua disini adalah sebagai menghukum siswa yang tidak mematuhi peraturan sekolah" jelas Nathan
"Dan juga lo itu cewek tapi pakaian lo sama sekali gak ada kerapiannya, dasi lo kenapa gak lo iket dengan benar trus baju lo masih keluar dari rok dan satu lagi rambut lo berantakan banget" sambung Nathan
"Hello ketua osis yang sok tau lo yang pake baju siapa yang gak rapi juga gua dan kalau lo mau ngejude orang please deh mikir dong punya otak tuh dipake" balas gadis itu lalu pergi
"Heh mau kemana lu"
"Gua mau pergi lagian ngapain juga gua harus nurutin ketua osis yang sok bener, byee"
"Lo gak bisa pergi sebelum lo ngejalanin hukuman lo" teriak Nathan
"Bodo amat gua gak perduli lo kejar gua aja kalau bisa" ucapnya lalu lari menjauhi lapangan
"Eh jangan kabur lu cewek rese" teriak Nathan yang tak dihiraukan oleh gadis itu
"Yah kak dia aja boleh kabur berarti kita juga bisa dong yaudah cabut yuk" ucap siswa dilapangan dan langsung bubar
"Akh sialan gara gara tu cewek semuanya jadi berani ngelawan gini awas aja tu anak gua bakal bikin peritungan sama dia" guman Nathan
"Udahlah Nath mending balik ke kelas aja deh ntar dikelas gua jelasin dia itu siapa" ucap Adit wakil osis sekaligus teman sebangku Nathan