
suatu hari saat naeva sedang asik rebahan sambil nonton drama Korea kesukaannya tiba-tiba leo menelfonnya.
"halo va!" sahut leo di seberang sana.
"iya halo yo! ada apa nih tumben nelfon?" sahut naeva.
"ee kita ketemuan sekarang bisa gak va?" tanya leo.
"mm bisa sih yo! btw ada apa yo?"
"ee nanti deh gue jelasin. lo siap-siap aja dulu, ntar gue jemput"
" oo ya deh terserah lu" lalu naeva pun menutup sambungan telfonnya.
saat menyudahi acara telfonan mereka, hati naeva rasanya gejadar gejedurr dibuatnya. karena baru kali ini leo menelfonnya dan ngajak ketemuan lagi. gimana gak jedag jedug coba naevanya.
naeva pun bergegas untuk siap-siap. ia mandi dulu karna memang naeva belum mandi dari tadi, karna ngumpulin niatnya kelamaan. setelah mandi ia langsung memilih outfit terbaiknya hari ini.dan juga memakai make up tipis. dan itu suungguh membuatnya saangat cantik.
setelah bersiap tak lama panggilan dari leo pun datang.
"halo va!"kata leo saat telfon mereka terhubung.
"iya yo, gue udah siap nih!" sahut naeva
"*ok gue udah di depan rumah lo"
" ok gue turun sekarang*"
dengan jantung yang masih berdebar debar naeva keluar rumahnya dan mendapati sosok leo sudah menunggu depan pintu rumahnya.
"yuk!" kata leo sambil menuju ke motor besar miliknya.
" yuk! eh btw kita mau kemana bosque?" tanya naeva yang memang dari tadi membuatnya penasaran.
" udah ah naik aja cepet" jawab leo.
" ishh iya iyaa" jawab naeva sambil menaiki motor leo dengan pikiran yang masih penasaran.
setelah 20 menit perjalanan mereka sampai di mall terbesar di kota jakarta.
"kita ke mall?" tanya naeva.
" nggak ke sawah va!" ucap leo dengan nada mengejek.
mereka pun memasuki mall tersebut. banyak mata yang melihat ke arah mereka. mereka dianggap sebagai sepasang kekasih yang sangat serasi hari ini dengan mengenakan pakaian yang sama-sama warna hitam.
lalu leo membawa naeva ke tempat aksesoris wanita.mereka melihat lihat ada banyak sekali aksesoris wanita yang cantik-cantik dan sangat di sukai oleh naeva.
" waahh gila bagus-bagus banget disini" ucap naeva kagum.
"iya kah? lo suka?" tanya leo.
" iyalah liat tuh bagus bagus banget"
" ya udah lo pilih deh mana yang bagus gitu" ucap leo.
setelah memilih milih leo melihat ada kalung yang sepertinya sangat cantik dilihatnya.
lalu ia mengambil kalung itu dan memperlihatkannya kepada naeva.
" va kalo kayak gini bagus gk?"tanya leo.
" waahh selera lo bagus juga ya yo ini mah bagus banget!" jawab naeva dengan kagum.
" lo suka?" tanya leo tiba-tiba.
" ya suka lah bagus banget tau"
" oo ok" jawab leo.
leo pun akhirnya membeli kalung itu. naeva merasa heran dengan tingkah leo.
"ada apa sih sama leo?" naeva membatin.
"kenapa dia tadi tanya gue suka apa nggak coba? apaa buat gue? tapii dia gk kasih ke gue. apaa buat mamanya?" pikiran naeva sudah kusut memikirkan hal itu.
setelah membeli kalung mereka pun ke restoran untuk mengisi perut mereka dulu karna memang keduanya sudah kelaparan.
saat di restoran mereka memesan makanan.
" lo mau apa?" tanya leo.
"mmm terserah aja deh"jawab naeva.
"emang kalo cewe tuh harusnya gak usah ditanya ya. soal nya kalo ditanya ya dijawab terserah" kata leo dengan nada memelas.
naeva tertawa mendengar ucapan leo yang membuatnya gemas.
"hahahha nggak gitu juga lah yoo, ya emang aku mau makan apa aja sekarang, jangan ngambek gitu doongg"
"iya iyaa siapa juga yang ngambek. kita pesen spaghetti aja mau?"
"nggak ah mau nya ayam chiken"jawab naeva.
"utututuu becandaa hahhahha" ucap naeva membujuk leo dan ia sudah tidak tahan untuk tertawa menahan gemesnya sama leo.
"ihhh dasaarr"
setelah memesan makanannya tak lama menunggu makanannya pun datang.
selama makan leo sangat perhatian kepada naeva, ketika melihat ada makanan yang belepotan di bibir naeva langsung dia lap dengan tisu. pokoknya sweet bett.
melihat naeva makannya ucull banget, leo mengacak acak kepala naeva karena gemasnya.
"iihhhhh" ucap leo dengan kegemasannya sambil mengacak acak rambut naeva.
"ih leooo kusuutt:(" kesal naeva.
.
.
.
setelah makan mereka mengelilingi mall.
"va, kita kemana lagi?"
"mmm kita disini aja dulu, soalnya aku belum mau pulang:)"
"yaudah"
karena mereka sudah kelelahan keliling mall mereka memutuskan untuk pulang.
*di elevator
"yo, liat sini deh"ucap naeva
"apaan?
*cekrek
"yehehe" ucap naeva kegirangan karna berhasil memotret leo di hpnya.
"apaan sih kok tiba-tiba gituu bilang dong biar aku bisa gaya gituu"bukannya marah leo malah merespon naeva seperti itu.
karna tak percaya respon leo seperti itu naeva tak bisa menahan tawanya.
"bwahahah iya juga ya hh-hahahhah"
"sini sinii kita foto" ajak naeva
akhirnya mereka fotbar di elevator.
.
.
.
sesampainya di rumah naeva
naevapun turun dari motor besar milik leo.
"haahh akhirnya sampe juga, cape juga ya seharian ini"ucap naeva sambil mengembalikan helm milik leo.
"nih helm lo makasih udah anterin"
"hm, aku yang makasih, kan aku yang ngajak kamu buat temenin aku hari ini" ucap leo sambil tersenyum.
"iyaa, ya udah kamu ati-ati ya aku masuk dulu"
"oke byee!"
"byee"
naeva masih berdiri di depan pintu rumahnya melambaikan tangan kepada leo, ia melihat leo sampai akhirnya leo menghilang dari pandangannya.
blam
naeva merebahkan dirinya di atas kasur.
"haahh duh capek banget hari ini, mana kaki aku pegel banget gara gara muterin mall" ia pun menggerutu karna ulahnya sendiri.
"tapi gapapa sih asal sama leo mah apa yang nggak hahhah" ucap naeva cengengesan sambil memeluk boneka yang tadi dia dapat saat bermain boneka capit di mall dengan leo.
fixx boneka itu akan menjadi boneka kesayangannya.