
suatu hari pada minggu pagi ada seorang cowo yang sedang berolahraga di taman. setelah itu dia mampir di sebuah toserba untuk membeli sesuatu yang diperlukannya. setelah membeli, dia langsung menuju ke jalan kecil, dan dia berhenti di dekat sebuah semak. rupanya dia ingin memberikan makanan kepada kucing yang sendirian di dekat semak tersebut. ternyata cowo itu sebelumnya membeli makanan kucing di toserba untuk makhluk mungil itu.
perkenalkan cowo tersebut adalah NAQIO ARSHAKA RAYMOND panggil saja dia naqio. dia adalah cowo ganteng yang bersifat dingin namun sebenarnya di dalam hatinya dia adalah pria lembut.
ketika naqio melewati jalan kecil itu, ia tak lupa untuk memberikan makanan kepada kucing yang ada di sana. namun pada hari itu, pada saat naqio datang dan ingin melihat kucingnya, naqio terkejut karna ada seorang wanita yang sedang memberikan kucing itu makanan.
naqio menatap lekat kepada wanita tersebut. dia kagum kepadanya karna terlihat wanita tersebut sangat tulus memberikan makanan untuk kucing mungil itu. ia memberikan nya dengan lembut sambil mengelus lembut kepala kucingnya.
naqio tidak bisa melihat kejadian ini, ia begituu terkagum-kagum akan sifat lembut wanita itu. dia hanya terdiam membeku sambil tersenyum.
ternyata wanita tersebut adalah naeva!
pagi hari itu ternyata naeva juga pergi berolahraga ke taman. pada saat melewati semak itu ia melihat kucing yang sangat imut dan menggemaskan tentu saja itu menarik perhatian naeva, karna terlihat kucing itu kelaparan naeva tak tinggal diam, ia berlari menuju toserba untuk membelikannya makanan.
naeva:" utututuu makan ya anak pinterr biar kamu tumbuh besarr, biar tambah cantik"
sambil mengelus kucing itu
naeva:"ihh kamu kok cantik banget cii, aku kan juga mau cantik kayak kamu!" ucap naeva bersuara selayaknya anak kecil.
mendengar naeva mengoceh naqio tersenyum senyum melihatnya. ia tidak pernah melihat pemandangan yang sangat indah seperti ini. naqio hanya melihat naeva di balik tembok yang ada di sana.
naeva:" kamu kayaknya gak punya pemilik ya? aku kasih kamu nama ya, siapa ya nama kamu? Ohh bubu! nama kamu bubu aja ya!"
naqio:" bubu ya? nama yang bagus" ucap naqio tak henti tersenyum.
naeva:" ehh aku harus balik ke rumah aku buu, besok aku mampir lagi kesini ok? pa paii bubu"
setelah itu naeva pergi untuk pulang ke rumahnya. sedangkan naqio baru menghampiri kucing itu.
naqio:" ciee, yang sekarang udah punya nama. bubu ya? cantik, kayak kamu daann *dia tadi" ucap naqio sambil berbisik pada kucingnya.
naqio:" kenapa kamu? kamu suka sama kakak cantik tadi? kalo gitu, kayaknya kita suka pada orang yang sama!"
bubu:"miaaww"
.
.
.
keesokan harinya adalah hariii seninn. semua siswa kembali sekolah lagi, semua siswa merasa hari senin adalah hari yang melelahkan, tak terkecuali naeva. meskipun kelihatannya naeva memang suka belajar, bukan berarti hari senin bukan hari yang tak melelahkan untuknya. hmm menurut kalian kenapa hari senin di juluki demikian???
seperti biasa semua siswa malaksanakan upacara bendera. hari pelaksana adalah kelas Xll ipa 1. naeva berada di barisan depan.
saat pemimpin upacara berada di lapangan, naeva melihat hal yang familiar baginya. ya wajah dari pemimpin upacara itu seperti pernah ia lihat.
skip upacara selesai.
.
.
di kelas
"eh ajel, lu tau gk sihh itu yang tadi jadi pemimpin upacara kayaknya gue pernah liat deh!"ucap naeva
"hazell sayang!"ucap hazel dengan lembut
"ihh terserah gue mau panggil apa, ihh pokoknya lo pernah liat juga gk?"
"nggak tuh, siapa emang?"
"nahh itu yang aku masih bingung kira-kira siapa ya?"
"artis kali yang pernah lo liat di tipi nohh, kan mukanya kayak artis!"
"hahh gk tau dehh!"
.
.
.
"ayok kantinnn kaantiinn kaantinn" ucap naeva sambil teriak teriak seperti anak kecil.
"huuusstt! diem va, malu tau!"ucap hazel mengingatkan
"gak peduli! ayok lahh kantin yokk pliiisss haa laper nih!"
"iya iya ayok!"
saat menuju kantin
BRUKK!!
naeva tertabrak oleh seorang cowo
"aduhh, awww!"
do you get dejavuu??
saat melihat siapa orang yang menabraknya, tiba-tiba semua ingatan kembali padanya.
"ooohh lo yang cowo belaguu sok ganteng yang nabrak gue di mall ituu yaa?"ucap naeva dengan lantang.
sedangkan cowo itu hanya diam. yapp itu adalah naqio.
naqio hanya terdiam melihat naeva, yang dia ingat hanyalah itu adalah gadis yang dilihatnya di jalan kecil kemarin, gadis yang memberi makan kucing kemarin. dan gadis yang dikaguminya.
naqio hanya terpana melihat naeva yang sedang memaki makinya. namun semua makian naeva tidak terdengar olehnya karena ia tak menyangka bahwa dia satu sekolah dengan gadis itu.
"ehhg lo denger gak sihh gue ngomong dari tadii??"ucap naeva
"ehh i-iyaa apa tadi?"ucap naqio.
"giilaaa capek tauu gue ngomong panjang kali lebar, dan lo suruh ULANG?"
melihat naqio sudah kebingungan dengan sikap naeva, temannya yaitu vano membantunya
"katanya lo yang nabrak dia di mall yo!"ucap vano
barulah ingatan naqio kembali sedikit demi sedikit.
"o-ohh iya iyaa duh maaf ya, gue gk sengaja, gue juga lagi buru-buru waktu itu sorry ya" ucap naqio dengan tulus
namun naqio juga merasa gemas dengan sikap naeva yang marah-marah kepadanya seperti itu. itu menurutnya adalah hal yang lucu.
" enak aja lo, dengan minta maaf aja tuh gk cukupp"
"trus gimana?"
"hmm nanti gue pikirin. urusan kita belom kelarrr. bye!!"
"e-e ehh tunggu tunggu, emm btw nama lo siapa?"
"nama gue naeva. bye!!"
"GUE NAQIOO"ucap naqio teriak
naeva segera meninggalkan naqio begitu saja. meninggalkan naqio yang senyam senyum gak jelas melihat kepergian naeva.bukannya khawatir urusan apalagi yang akan naeva bahas, malahan dia senang, karena masih ada kesempatan untuk bertemu dengannya.
"acieee kayaknya ada yang lagi jatuh cinta nih!" ucap vano
karna sadar vano menyadari dirinya yang dari tadi senyum-senyum. dia pun langsung memasang wajah yang datar.
"h-hah? ekhemm ng-nggak kok, hahhah a-apaan sih"
naqio segera berlari meninggalkan vano karena malu yang saat ini ia rasakan. ia malu karena ketahuan sedang menyukai seseorang.