Devil Destruction

Devil Destruction
prolog



Aku pun melihat bangunan sembari gugup sambil membawa biodata dan aku pun mulai


memasuki rumah tersebut dan melihat seseorang yang sedang membersihkan lantai


dan aku pun bertanya kepada pria itu.


“Anu, apakah kamu tau dimana ruangan ketua ?”


Dan dia pun membalikan badan nya dan menengok kepada ku


“Ahh, ruangan ketua, lurus saja langsung belok kiri aja"


Dengan menjawab wajah tanpa ekspresi yang datar dengan mata kiri berwarna putih dan rambut putih sajah.


"Terimakasih banyak"


“Sama sama”


Dan aku pun langsung menuju keruangan ketua dan memasuki nya.


“Ahhhhhhhh”


Aku terkejut karena ketua mengagetkan ku sembari memakai topeng hockey.


“Hahahaha, apakah kamu takut”


“Tidak, aku hanya terkejut saja”


“Hey, ketua jangan menjahili anak baru itu !”


“Aku hanya menyambut nya saja”


“Itu sangat keterlaluan bodohhh!”


“Iya maafkan aku anak baru”


“Baiklah perkenalkan aku Daichi gin ketua pemburu iblis swasta panggil saja daichi dan


yang tadi memarahiku wakil ketua pemburu iblis”


“Perkenalkan aku Arata hidetoshi”


Dan aku pun memberi biodata ku ke ketua.


“Emm, kenapa kamu ingin melamar perkerjan disini”


“Untuk membantu ekonomi bibi ku karena aku ingin meringakan beban bibi ku”


“Hah, kamu tinggal dengan bibi mu kenapa tidak tinggal dengan orang tua mu”


“Orang tua ku menghilang waktu aku usia 4 tahun dan aku pun di asuh oleh bibi ku”


“Oh maaf aku sangat berduka”


Dengan muka sedih.


“Woy jangan bersedih begitu dasar cengeng"


“Karna aku sangat terharu dengan nasib anak ini”


“Bodoh luh jadi ketua gak ada wibawanya”


Wajah ketuapun menjadi sangat garang.


“Woy, anak baru usia muh 18 tahun kan apakah kamu sudah punya pacar belum?”


Denga wajah garang


“Bangsat, kenapa nayain udah punya pacar atau belum bodohh!”


Sambil memukul kepala ketua hingga pingsan dan sangat marah.


“maaf kan ketua yang ****** ini”


“iy....a”


Sambil membalas denga takut.


“selanjutnya kamu harus di uji dulu,ayo ikut aku”


“bagaimana dangan ketua”


“Biarkan sajah ketua bodoh itu”


Dan aku punlangsung di bawa keruangan yang luas dan disana ada seorang wanita yang sedang mengotak atik senjata


“Hai Arata apa yang kamu lakukan di ruangan latihan”


“Aku sedang menguji anak baru ini saja"


“Ahh, hai anak baru perkenalkan aku Kaori panggil saja kaori”


Denga wajah imut dengan seyuman manis membuat ku grogi


“I..ya dan aku Shiryoku Yurei pangil saja Yurei”


“Jangan gugup begitu santailah”


“Kaori apakah senjatamuh sudah selesai”


“Sudah emang kenapa?”


“Aku ingin mengujinya dengan anak baru ini”


“Kalau begitu okelah Arata”


“Eyyyy, apa kau ini menguji alat baru kaoru ini dengan aku,bercandakan?”


“Yurei tidakapa apa ko gasakit ko kalau kamu kena langsung terbunuh,hahahaha bercanda ko”


“Baiklah ayo kita mula tes nya anak baru, berjuanglah”


Tes pun dimulai denga diberi waktu limat menit dan kami pun deberi boneka, boneka itu


untuk memindahkan seranga fisik keu boneka kalau boneka itu hancur maka kalah


“Baik semua siap “


“Siap Arata”


“Siap”


“Mulaiii!”


Kaori pun meyerang ku dengan dua pestolnya aku menghindarnya dan kemudian peluru pistol itu begerak sangat cepat sangat cepat aku pun susah untuk menghindari nya


“Oy anak baru anak baru Kaori mempunyai kekuatan api itu sangat berguna untuk mempercepat peluru pistol itu”


“Ketua mengapa kau kasih tau kekuatan ku”


“Terimakasis ketua”


“Bodohhh.Kenapa kamu kasih tau ****** biarkan dia mengentahui dengan sendiri”


“Maaf maaf aku lupa”


“Tidak apalah kalao begitu aku pun akan mulai serius”


Kaori pun mendekati ku dia meleparkan botol yang berisi miyak tanah dan dia pun langsung


menembak nya dan terjadilah ledakan utung nya aku berhasil menahan ledakan itu dengan pelindung cahaya ku


“Ternyata kau hebat juga Yurei kalau begitu saat nya aku aka mengeluarkan alat yang tadi aku buat”


“Kau juga hebat Kaori”


Kaori langsung mengeluarkan alat yang tadi dia buat seperti bazoka dan langsung menembakai nya


“Rasakan ini Yurei, boomm”


Serangan itu sangat cepat sampai susah menghindar nya dan aku pun memakai pelidung cahayai


lagi tetapi ledakan itu sangat besar sampai aku pun terkena serangan itu.


Aku pun mulai lelah tetapi


“Hoi Yurei bagaimana serangan ku tadi “


“Itu sangat kuat “


“Kalau begitu terima lagi serangan ku, boomm”


Aku harus bagaimana ini aku pun telah kekuranga energi spiritual kalau memakai


pelindung cahaya lagi itu pun tidak ampuh Tiba tiba aku mendengar suara


“Hei gunakanlah kekuatan ku “


“Siapa kamu?"


“Kau tidak perlu siapa aku nanti juga kau akan mengetahui nya”


Akupun memakai kekuatan nya karena aku terdesak Seranga dari Kaori aku berhasil menahan nya denga kekuatan yang aku tadi dapat.


“Bagaimana Yurei, apa? kamu bersil menahan nya”


“Ketua apa kamu tau keukuatan yang menahan serangan Kaori tersebut?”


“Aku tidak mengetahui nya Arata”


Ternyata kekuatan ini sangat kuat sekali akupun bisa bergerak cepat dan aku pun menyerang kaori dengan kekuatan spiritual tingkat tiga.


“Rasakan serangaku ini Kaori, ahhhh Light Blows”


Kaori pun terpental jauh dan waktu pun telah selesai pertandian pun seri “


“Yurei tadi serangmu yang terakhir hebat sekali”


“Bagus anak baru ternyata kamu hebat juga”


“Terimakasih semuanya”


“Ngomong ngomon tadi itu kekuatan apa yang terakhir”


“Akupun tidak mengetahui nya ketua kekuatan langsung saja ada”


“Bagaimana ketua apakah dia lulus?”


“Yah tentu sajalah “


“Selamat Yurei“


“Terimakasih Kaori”


Akupun di terima dari pemburu iblis swasta tetapi aku tidak mengetahui kekuatan tadi


tersebut dan akupun akan terus mencari keberadaan kedua orang tua ku sambil


melelakukan pekerjan ini.


“Ternyata anak itu mempuyai ke kuatan itu 10% “