
...Happy reading...
Di hari yang cerah,pada tanggal 22 Juli adalah hari dimana Kim Sura pindah rumah
Ia yang sangat bersemangat karena akan pindah rumah dan mem packing barang barang yang akan di pindahkan ke rumah barunya yang terletak di Seoul.
Ia yang dari dulu berkeinginan tinggal di Seoul akhirnya keinginan nya terkabul kan
Kim Sura ingin tinggal di Seoul, karena Seoul merupakan ibukota negara nya dan sering berpikir, bahwa di Seoul lebih baik dari pada Gangnam, ia menyukai Seoul karena ia sangat menyukai Kebersihan dan ketaatan penduduk kota Seoul ,apa lagi sungai Han yang ada di Seoul merupakan favorit nya dari kecil sungai Han adalah tempat terfavorit menurut Kim Sura,.
Saat kecil ia sering di ajak ke sungai Han oleh ayah dan ibunya untuk sekedar piknik dan untuk refreshing
Apa lagi rumah baru Kim Sura tidak terlalu jauh dari sungai Han dan karena hal itu ia senang sekali saat ayah nya memberi tahukan kepada nya bahwasanya ia akan tinggal dan bersekolah di Seoul
Kim Sura juga memiliki seorang sahabat yang tinggal di Seoul nama nya itu Lee Hana
Dulu lee Hana juga tinggal di Gangnam tapi karena ayah Lee Hana itu juga seorang polisi seperti ayah nya dan karena hal yang sama seperti Kim Sura yang harus berpindah tempat tinggal akhirnya Lee Hana tinggal di Seoul juga
Dan kabar baik lagi buat Kim Sura ternyata ia bersekolah di tempat Hana bersekolah jadi pasti ia akan bersama Hana sahabatnya ia harap ia akan sekelas dengan Hana
"Sayang apa kah kamu sudah mengemas barang barang mu"ucap ibu Kim Sura yang bernama Kim Jeha dengan nada sedikit berteriak
Kim Sura hanya diam saja karena mau bicara pun tidak bisa karena ia seorang tunawicara
Akhirnya Kim Sura turun kebawah dan menuju ketempat ibunya
"Ibu aku udah mengemasi barang barang ku"ucap Sura dengan gerakan tangan
"Oh, kalau gitu kamu tunggu di dalam mobil ayah aja"
"Baiklah aku akan menunggu ibu sama ayah di mobil"
Selepas berbicara singkat dengan sang ibu Sura berjalan ke pintu rumah nya dan berjalan ke mobil ayah nya
Di dalam mobil Sura menunggu kedua orangtuanya sambil bermain handphone
Ia yang sedang asik tanpa sadar di kejutkan dengan sang kakak yang tiba tiba datang dan mengangetkan dirinya
"Wih udah ada dalam mobil aja nih adik aku yang paling gemes"ucap kakak Sura yang bernama Kim Suho
"Aku lagi Menunggu ibu sama ayah,Ibu bilang Aku nunggu di mobil aja karena aku sudah membereskan barang barang ku"
"Oh" ucap Suho
"Kakak udah selesai membereskan barang barang kakak"
"Udah lah, sekarang tinggal tunggu di bawa aja Ama ahjusi barang barang nya ke Seoul"
Sura hanya mengangguk, setelah mengangguk kan kepala ia melanjutkan bermain handphone
Setelah menunggu selama 3 menit akhirnya ayah dan ibunya keluar dari rumah dan langsung memasuki mobil ayah nya
Saat di perjalanan ibu Sura dan Suho Kakak nya berbicara tentang berbagai hal random tentu nya Sura akan menyimak dan melihat jalanan saja
Ia sangat senang karena akan tinggal di Seoul
-----oOo----
Tanpa di rasa ia dan keluarganya nya sudah sampai di rumah mereka
Tampak dari luar pagar keadaan rumah yang begitu asri dan bangunan rumah nya juga minimalis
Sura dan keluarganya turun dari mobil dan memasuki rumah baru mereka
Nampak dari dalam rumah baru Sura yang sangat minimalis dan sangat nyaman untuk di tinggali
Karena sudah puas melihat lihat bagian lantai satu rumah nya, Sura menuju ke lantai dua rumah nya tepat pada lantai khusus buat kamar
Sura yang menaiki satu persatu tangga menuju lantai dua rumah nya
Melihat lihat kondisi lantai dua akhirnya Sura memasuki satu persatu kamar yang ada di rumah nya itu
Pada kamar pertama Sura melihat kamar yang begitu besar seperti muat buat satu ranjang king size, Sura sudah menebak pasti kamar itu milik kedua orang tuanya
Keluar dari kamar orang tuanya Sura menuju kamar yang ada di ke kamar yang satunya letak nya itu di depan pintu kamar orang tuanya
Sura memasuki kamar tersebut dan langsung menebak ini adalah kamar tamu
Setelah dari kamar tamu Sura menujuh ke kamar yang paling ujung
Ada dua kamar di bagian ujung
Sura berpikir mungkin itu kamarnya dan kamar kakaknya
Sura membuka kamar bagian sebelah kiri dan hanya memasukkan kepala nya saja,ia hanya melihat isi kamar itu
Setelah melihat kamar itu Sura berjalan ke kamar satunya yang terletak di bagian kanannya
Sura membuka pintu kamar itu dan melihat sudut sudut ruangan itu dan betapa senangnya ia saat menemukan pintu balkon kamarnya
Ia berjalan ke pintu balkon tersebut, menggeser pintu kamarnya,dan berjalan ke balkon
Betapa senangnya ia saat berada di balkon,ia dapat merasakan angin sejuk yang menerpa kulit nya
"Wah,di sini sangat sejuk"
"Dari sini aku dapat lihat bangunan bangunan kota Seoul"
"Pasti bakal seru kalau aku melukis di sini betapa bagusnya lokasi rumah baru kami"
"Aku bakal memberi tahukan ibu sama ayah, aku akan menempati kamar ini saja"
Setelah puas melihat pemandangan dari balkon Sura menuju ke pintu kamarnya dan berjalan turun kebawah
Saat turun Sura melihat para ahjusi yang sudah hampir selesai menata barang barang mereka
Ibu yang berada di situ hanya memberi tahukan di mana harus meletakkan barang barang itu
Sedangkan kakak dan ayahnya ikut membantu para ahjusi untuk mengangkat barang barang mereka dan membawanya ke dalam rumah
Sura menghampiri ibu nya yang sedang sibuk menyuruh para ahjusi itu, mencolek bahu ibunya dan Sura mengerakkan tangan nya dan berbicara bahasa isyarat
"Ibu aku ingin kamar ku di bagian ujung sebelah kanan"
"Oh,kamu mau menempati kamar itu boleh,bilang juga ke kakak kamu"ucap ibu Sura menyetujui kemauan Sura
"Apakah kakak mau menempati kamar itu juga ibu?"
"Iya,kakak mau menempati kamar itu karena balkon kamarnya cukup strategis tempat nya, karena itu dia mau menepati kamar itu!"
"Baiklah aku akan meminta kamar itu dulu ke kakak,aku harap kakak mau memberikan nya?"
"Pasti kakak mu mau memberikan kamar itu, soalnya kakak kamu kan sayang banget ke kamu"
"Kenapa kamu mau menempati kamar itu"tanya sang ibu
"Aku menyukai kamar itu karena letak balkon nya cukup strategis dan udara dari balkon itu juga sejuk"
"Pemandangan dari balkon itu juga indah,aku pengen melukis di balkon itu aku juga ingin melihat bintang dan bulan dari balkon itu"
"Oh, karena itu toh, sana bicara dulu Ama kakak"
Setelah itu Sura berjalan menuju ke arah dapur untuk menemui kakaknya
Saat sampai di dapur ia melihat Suho minum dan Sura berdiri di samping Suho dan menunggu nya sampai selesai minum
Suho pun menyadari keberadaan adiknya itu dan tetap melanjutkan minum airnya
Setelah selesai minum Suho melirik adiknya dan menaikkan sebelah alisnya dengan pertanda ia bertanya kenapa
Dengan bahasa isyarat Sura berbicara dengan kakaknya
"Kakak, apakah boleh aku menempati kamar bagian ujung sebelah kanan itu?"dengan lihai Sura menggerakkan tangan nya di depan kakaknya
"Lo suka dengan kamar itu ?"
Dan hanya di balas anggukan cepat dari Sura
"Kalau lo suka lo ambil aja kamar itu buat kamu"
"Terimakasih,kakak aku sangat menyayangimu"ucap Sura dengan gerakan tangan nya dan langsung memeluk sang kakak
Suho pun membalas pelukan sang adik dengan penuh kasih sayang.
Suho adalah tipikal pria yang nggak terlalu ambil pusing apalagi kalau menyangkut adik kesayangannya sebisa mungkin ia akan memberikan semua yang ia punya jika Sura meminta jantung atau nyawanya pasti Suho akan memberikan nya
Dari sini kita dapat melihat betapa sayangnya Kim Suho kepada Kim Sura yang memiliki kekurangan
Setelah berpelukan dengan sang adik Suho kembali berbicara kepada adiknya itu
"Yuk,kakak bantu buat nyusun barang barang kamu"
"Ayok,kak"
Suho dan Sura berjalan menuju ke lantai dua
Berjalan beberapa langkah dan akhirnya sampai ke kamar Sura
Suho dan Sura nampak sibuk menyusun barang barang Sura, setelah selesai Sura mengatakan bahwa ia akan membantu kakaknya untuk menata barang barang Suho
Tak terasa hari sudah menjelang malam dan keluarga pak Kim songmin selesai menata barang barang mereka
Suho dan Sura dan juga ayah Suho sedang asik menonton televisi, sedangkan sang ibu mengutak Atik bahan bahan yang akan di olah menjadi makan malam
Sura sebenarnya ingin membantu sang ibu tetapi ibunya itu bersingkukuh melarang Sura dan ngomong kek gini "sayang kamu santai santai aja kan kamu pasti capek karena bantu tadi, besok kan kamu sekolah jadi harus fres" begitulah ucapan sang ibu
Menunggu selama beberapa menit akhirnya bahan bahan yang di olah kini sudah siap untuk di santap
"Ayah, anak anak ayok makan"dengan nada sedikit berteriak dari ruang meja makan
Ayah songmin yang mendengar nya langsung berdiri dari posisi duduknya dan menyuruh kedua anaknya ini untuk menuju ke meja makan juga
Saat sampai mereka semua duduk ke tempat masing masing
Memulai melahap makanan yang di buat oleh sang istri tercinta ayah songmin melahap dengan nikmat
Sedangkan dua bersaudara juga asik memakan makanan masing-masing ibu jeha juga ikut makan dan memakan masakan buatan sendiri
"Ibu masakan ibu yang paling enak tapi kenapa ibu tidak membuat kimchi daung bawang buat kami berdua"ucap Suho dengan mulut yang terisi makanan
"Aduh,ibu lupa tadi membeli kimchi instan"
"Aishh gue kan mau makan kimchi buatan ibu bukan yang di beli!"ucah Suho dengan nada kesal nya
"Yaudah besok ibu buatin kimchi buat kalian tapi besok kamu cepat pulang dari kantor yah kak"dan langsung di anggukin cepat oleh Suho
Sang kepala keluarga hanya melihat keharmonisan keluarga nya, sedangkan Sura juga ingin nimbrung tapi kalau ia ikut bicara pasti tangan nya akan sibuk membuat gerakan isyarat sedangkan Sekarang ia sedang makan
Mendadak Sura merasa jengah dengan kekurangan dan menatap nanar ke makanan nya sendiri
Sang ayah yang melihat raut wajah si bungsu langsung bertanya
"Sura,kamu kenapa sayang?"ucap ayah songmin dengan nada bertanya
"Ayah begini aku entah kenapa ingin berbicara juga pada saat seperti ini tetapi karena kekurangan ku ini aku hanya bisa melihat dan mendengarkan saja padahal aku sangat ingin ikut nimbrung dalam keadaan seperti ini"ucap Sura dengan raut wajah nampak sedih
Seketika di ruang makan itu terasa sunyi, ayah songmin juga turut sedih mendengar perkataan putri satu satunya itu, sedangkan sang ibu menatap anaknya dengan perasaan sedih dan juga perasaan bersalah
"Maafin ibu sayang, karena ibu yang melahirkan kamu dengan kondisi seperti ini" ucap ibu jeha dengan nada hampir ingin menangis
"Ibu jangan ngomong kayak gitu aku kayak gini karena sudah takdir aku, serius aku tidak mengapa dengan kondisi ku,ibu jangan nangis"sura langsung memeluk sang ibu dan menghapus air mata yang keluar dari mata ibunya
Setelah beberapa saat akhirnya suasana kembali seperti semula, melahap makanan masing masing dan menyelesaikan makanan mereka yang tadi terhenti sebentar
Setelah selesai makan Sura pamit ke keluarganya untuk naik ke kamar nya dan mempersiapkan peralatan sekolah nya besok
Setelah sampai ke kamarnya, Sura berjalan menuju kamar mandi yang ada di kamarnya
Beberapa menit kemudian Sura sudah selesai mandi dan memakai piyama tidur nya yang bergambar kartun shimbi
Menata alat sekolah nya terlebih dahulu dan menyadari bahwa ia belum membeli buku matematika
Sura menuju ke bawah letak nya di ruang keluarga nya berada
"Oh, ini uang nya kamu di antar aja Ama kakak kamu ke toko bukunya"ucap ayah songmin dan langsung di anggukin oleh Suho
"Nggak usah ayah aku bisa pergi sendiri kok lagian aku mau jalan jalan bentar sebelum tidur langit juga nampaknya tidak akan turun hujan lagian kak Suho juga capek habis bantu aku"ucap Sura panjang lebar dan langsung di anggukin oleh sang kepala keluarga
"Yakin nih nggak mau kakak anter ke toko buku?"ucap Suho dengan nada bertanya, dan langsung di anggukin Sura
Setelah meminta izin ke ayah dan ibu serta kakanya Sura berjalan menuju ke pintu rumah nya
Berjalan menuju ke pintu gerbang rumah nya dan membuka gerbang nya Sura langsung menuju ke toko buku dengan berjalan kaki
Melewati sungai Han dan terus berjalan ke toko buku terdekat yang ada di sekitar sungai Han
Sura memasuki toko buku dan mencari buku yang akan ia beli serta tidak lupa membeli beberapa pulpen yang berbentuk lucu lucu dan alat melukis nya
Setelah selesai membayar semua barang yang ia beli Sura berjalan keluar dari toko buku itu dan berjalan pulang
Di tengah perjalanan pulang ia singgah duduk di kursi yang di sediakan di sekitaran sungai Han dan melihat pemandangan langit malam
Karena asik melihat pemandangan bulan Sura tidak menyadari seseorang duduk di samping nya
Beberapa saat kemudian Sura berdiri dari tempat duduknya dan tetap tidak menyadari sesosok pria yang sedari tadi memperhatikan Sura
"Cantiknya"ucap pria misterius itu dengan nada yang terdengar seperti terpesona
Setelah sampai di rumah nya Sura berjalan menuju kamarnya dan memasukkan barang barang nya ke dalam tas dan melepaskan jaket rajutan berwarna biru malam itu
Lanjut Sura menata tempat tidurnya dan setelah selesai Sura mengbaring kan tubuh nya ke kasur tersebut
Tak menunggu beberapa lama Sura sudah terlelap dan tidur dengan nyenyak
...Keesokan harinya :)...
Jam 05.45
Sura membuka matanya dengan perlahan lahan, setelah menunggu beberapa saat Sura bangun dari tidurnya, mengucek dengan lembut matanya dan turun dari kasur nya
Setelah turun dari kasur Sura membersihkan kamarnya, sesudah membersihkan kamar nya Sura jalan menuju ke kamar mandi yang ada di kamarnya
sebelum melangkah kan kakinya menuju ke kamar mandi Sura menyiapkan baju sekolah nya setelah itu ia berjalan ke arah kamar mandi dan melakukan ritual mandi ala ala cewek kue lah
Setelah selesai melakukan ritual mandinya Sura melangkah menuju kasurnya yang sudah ia letakkan seragam sekolah nya di atasnya
Setelah memakai seragam nya Sura menata rambutnya
Rambut Sura yang memang panjang dan lurus memudahkan ia mengikat dengan berbagai macam jenis mengikat rambut
Sura itu orang nya simpel banget ia hanya mengikat rambutnya model rambut ekor kuda walaupun ia bisa mengikat dengan model lain tetapi ia hanya orang yang simpel
Sedikit menyemprotkan parfum tato ke tubuhnya dan bercermin sedikit dan selesai
Saat bercermin Sura menatap seragam sekolah nampak baju dan jaket sekolah yang berwarna merah maroon dan rok mini remper berwarna merah juga dan dasi kupu-kupu berwarna merah
Setelah mengambil tas nya dan memakai nya Sura berjalan turun ke bawah rumah nya
Saat sampai di bawah ia melihat sang ibu telah menata sarapan dan sang ayah duduk di meja makan sambil melihat istrinya yang sibuk
Sedangkan sang kakak mungkin masih terlelap
Sura berjalan menuju ke meja makan dan mendudukkan bokong nya ke kursi dan menatap makanan yang telah tertata
"Ayah kakak aku dimana apakah dia masih terlelap ?"
"Kakak kamu udah bangun, mungkin sebentar lagi akan turun ke bawah dan ikut sarapan"
"Hm,ayah pulang cepat malam ini?"
"Kayaknya nggak deh karena kantor baru jadi ayah harus ngurus berkas berkas perpindahan wilayah kerja"ayah songmin menjelaskan secara rinci dan langsung di anggukin anak bungsunya
Setelah berbincang sebentar dengan sang ayah ia menoleh ke arah sang kakak yang menuju ke arah mereka
"Selamat pagi"ucah Suho dengan kalem nya
"Pagi"ucap sang kepala keluarga
"Pagi sayang"ucap sang ibu tercinta yang baru saja mendudukkan bokong nya ke kursi meja makan
Dan Sura hanya diam saja
"Wihhh ada nih yang masuk ke sekolah baru"ucap Suho dengan nada cengengesan nya
"Senang banget kan Lo masuk sekolah baru karena bisa sama Hana lagi"
"Hehehe,kok kakak tau sih aku senang banget sekarang"
"Apa sih yang gue kagak tau dari adik kesayangan gue ini"ucap Suho sambil mencubit pelan pipi Sura
Ibu jeha dan ayah songmin hanya melihat kelakuan anak mereka yang saling menyayangi satu sama lain
"Udah... Udah ayok makan"ucap sang ibu dan langsung membuat kedua bersaudara melahap sarapan nya masing-masing
Setelah selesai makan Suho pamit ke ibu dan ayah nya karena ia akan di antar oleh sang kakak,
"Ibu ayah aku berangkat dulu dengan kakak yah" ucap Sura dengan gerakan tangan nya
"Iya sayang hati hati kamu yang pintar di sekolah barunya"-ibu jeha
Setelah berpamitan dengan kedua orang tuanya Sura berjalan menuju ke mobil sang kakak dan sebelum memasuki mobil Suho, Sura juga melihat sang ayah yang juga baru saja berangkat bekerja
Di dalam perjalanan hanya Suho yang terus-menerus berbicara hal random dan tentunya si Sura hanya mendengar sang kakak sesekali mereka berdua tertawa bersama
Setelah menempuh beberapa menit akhirnya Sura sudah sampai ke gerbang sekolah SMA Seol
Suho memberhentikan mobilnya tepat di depan pintu gerbang sekolah Sura
"Kakak makasih atas tumpangan nya aku masuk dulu yah dadah aku sayang kakak"ucap Sura berpamitan
Sebelum Sura melangkah kan kakinya keluar dari mobil ia menoleh ke kakak nya dan melihat sang kakak melambaikan tangan nya ke arah Sura dan menepuk sekali kepala Sura
Setelah keluar dari mobil Sura langsung berjalan ke arah gerbang sekolah
Melewati gerbang sekolah dan berjalan beberapa meter sampai akhirnya memasuki sekolah SMA Seol dan berjalan menuju ke ruang guru
Setelah sampai ke ruang guru Sura mencari guru yang bernama Jung hoseok dan setelah menemukan nya Sura menghampiri guru sekaligus wali kelas nya
"Selamat pagi pak saya adalah murid pindahan dari sekolah SMA Gangnam nama saya Kim Sura"ucap Sura dengan power be happy nya
"Oh, kamu murid itu"ucap pak guru Jung hoseok
"Iya pak, mohon bantuannya"-sura
"Iya, apakah kamu bisa nunggu sebentar sambil menenanda tangani berkas mu dulu?"-pak Jung hoseok
"Bisa pak,dan juga saya mau minta tolong ke bapak!"
"Minta tolong seperti apa?"
"Saya mohon bapak yang memperkenalkan diri saya ke teman teman yang lainya"
"Kenapa harus bapak kan kamu bisa memperkenalkan diri dengan gerakan tangan mu itu"ucap pak hoseok
"Tetapi mereka tidak tahu bahasa isyarat"dengan cepat hoseok di skatmat perkataannya
Jung hoseok adalah guru yang bisa di bilang pintar dalam berbahasa isyarat
Setelah selesai menandatangani berkas pindahan sekolah Sura dan bel juga sudah berbunyi Sura dan hoseok berjalan ke ruangan kelas kelas 12 IPA 1 berjalan dengan langkah santai Sura memasuki ruangan kelas nya
Nampak beberapa siswa lelaki yang nampak tertarik dengan wajah natural Sura dan berbagai pujian yang bermunculan
Sura juga memerhatikan ke adaan kelas nya yang begitu bersih tetapi ia tidak menemukan sahabatnya itu di kelasnya sedih sih tapi bagi Sura its oky
"Anak murid sekalian sekarang kita mempunyai murid baru nama nya Kim Sura kalian panggil Sura aja dia pindah dari sekolah SMA Gangnam kalian semuanya berteman dengan baik lah dengan Sura"ucap pak hoseok panjang lebar
"Sura kamu duduk di bangku ke dua bagian tengah duduk di kursi bagian kanan"ucapan pak hoseok langsung di anggukin Sura
"SURA KAMU NGOMONG DONG JANGAN KULLBET DAH"ucap salah satu siswi yang nampak tomboy
"Choi namra jangan teriak teriak deh kamu itu cewek"ucap pak hoseok dan di anggep angin Lewat oleh namra
"Kalian semua harus dengerin baik baik Sura ini tunawicara jadi kalian bersikap baik lah sama dia"ucapan pak hoseok membungkan seisi kelas dan langsung berjalan keluar dari kelas IPA 1
Setelah mendengar perkataan pak hoseok Sura berjalan ke meja yang telah di tunjukkan oleh pak hoseok
Merebahkan bokong nya ke kursi dan mengeluarkan buku pelajaran dan satu lagi buku untuk Sura menulis percakapan nya dengan orang lain
Sura hanya diam dan menunggu guru mapel yang akan mengajar,dan terdengar suara siswi yang berada di sebelah nya, dan Sura pun menoleh karena siswi yang ada di sebelah nya itu memanggil namanya
"Hey kenalin gue Choi namra"ucap siswi yang bernama namra
Mendengar perkataan namra Sura cepat cepat mengambil buku percakapan nya dan menulis kan huruf Hangul
"Aku Kim Sura,kamu panggil Sura aja salam kenal namra, mohon bantuan kedepannya" jawab Sura ke namra
"Ehh,gue boleh nanya nggak"ucap namra basa basi dan langsung di anggukin Sura
"Kenapa Lo kagak sekolah di sekolah yang khusus buat orang tunawicara?"namra bertanya
"Begini sebenarnya aku pernah sekolah disitu tapi setelah mengerti berbahasa isyarat aku di pindahkan ke sekolah umum, guru yang pernah ajarin aku berbahasa isyarat mengatakan bahwa aku ini memiliki IQ di atas rata rata makanya kepala sekolah Gangnam dan sekolah ini menerima aku sebagai siswa yang IQ nya tinggi"ucap Sura menjelaskan secara rinci
Namra hanya mengangguk dan di ikuti para siswa lain yang membaca tulisan dari Sura
Berbincang dengan teman sekelasnya Sura tambah semangat saja, setelah 5 menit berbincang akhirnya guru mapel telah memasuki kelas dan mengajar
Sura juga ingin bertanya dengan siapa ia duduk tetapi mungkin ia akan mengetahui nya besok,Sura berpikir bahwasanya teman sebangkunya mungkin meminta izin sehari dan besok sudah bersekolah lagi
Selama satu jam para siswa IPA 1 mencatat materi materi yang di ajarkan oleh guru mapel geografi
Setelah melewati satu jam pembelajaran geografi akhirnya bell istirahat sudah berbunyi dan guru mapel berjalan keluar kelas
Setelah Sura merapikan alat tulisnya ia di ajak oleh namra dan ssoyoung ke kantin untuk makan bersama
Ssoyoung adalah teman sebangku namra dan ia juga berteman dengan Sura sejak hari itu
Setelah selesai makan di kantin Sura, namra dan ssoyoung kembali ke kelasnya karena bell masuk akan berbunyi
Bell berbunyi tanda pembelajaran akan segera di mulai.....
Setelah Bell pulang berbunyi para siswa berbondong bondong keluar dari kelas masing masing dan pulang kerumah adapun para siswa yang akan tinggal ke cafe untuk sekedar nongkrong dan mengerjakan tugas
Sura,namra dan ssoyoung berjalan bersama menuju ke gerbang sekolah
"Sura besok aku bakal temani lo buat daftar eskul dan lo temani gue dan ssoyoung buat beli buku bahasa isyarat yah soalnya gue pengen leluasa bicara sama Lo"ucapan namra langsung di anggukin ssoyoung dan Sura secara kompak
"Sura lo pulang naik apa?"tanya ssoyoung
Dengan cepat Sura kembali menulis ke buku yang selalu ia genggam
"Kakak aku pulang cepat hari ini jadi dia akan jemput aku"tulisan Sura di dalam buku itu
"Oh,kalau gitu gue sama namra duluan yah soalnya gue ama namra naik bus"ucapan ssoyoung langsung di anggukin Sura dan mereka saling melambaikan tangan sebagai tanda perpisahan walaupun besok pasti besok bakal ketemu lagi
Setelah kepergian sahabatnya Sura menunggu Suho, setelah menunggu 2menit akhirnya Suho memberhentikan mobilnya tepat di depan Sura dan membuka kaca mobilnya
"Ayok masuk"ucap Suho kepada Sura
Sura pun dengan cepat masuk ke mobil dan setelah benar benar Sura dengan posisi yang nyaman buat duduk Suho menjalankan mobilnya
Seperti biasa Suho akan bertanya bagaimana hari pertama sekolah Sura
Sura pun membicarakan semua kejadian hari ini dengan semangat dan senyum yang selalu terlihat
Sesekali suho akan menoleh untuk melihat gerakan tangan adik kesayangannya dengan lihai membentuk huruf huruf dan merangkai menjadi suatu kata dan kalimat yang sedikit panjang
:)
Pasti penasaran kan lanjutan nya kek mana makanya jangan lupa voting aku
Supaya aku tambah semangat update nya jangan lupa komen yang banyak deh karena aku suka liat komen kalian kok karena komentar kalian aku bisa berimajinasi dan mendapatkan alur yang seru lagi
Seeu next time 🤞🏻:)