
Setelah kedua omnigod ini kenyang dengan makanan yang dibuat salah satu omnigod yaitu black, mereka pun mulai berbincang untuk menentukan kearah mana dan merencanakan langkah selanjutnya mereka pergi,.
"sheeessss, kenyangnya,.Seperti ini rupanya makanan yang kita dapatkan dengan jerih payah",.White memegangi perutnya yang terlihat kekenyangan.
"ciihhh, berterimakasihlah padaku, karena aku membuat makananya, kau hanya tidur dan memakan hampir semua yang kubuat sialan, lihat dirimu",.black sambil menunjuk perut white.
"huffttt, iya iya terimakasih makanannya black",.Sedikit senyum terpaksa.
"ya ya, selanjutnya bagaimana langkah kita kedepanya dengan situasi kita yang berada dalam dunia yang kita ciptakan sendiri ini?!",.Tanya black sambil memandang api unggun.
"hmmm, kurasa lebih baik besok kita fikirkan masalah ini, yang penting sekarang kita istirahat, karena hari didunia ini ada siang dan malam, jadi lebih mudah jika kita bepergian pada siang hari",.
Ujar white dengan nada agak serius.
"baiklah tohh waktu kita masih panjang, 100 tahun didunia manusia berbeda dari hari di semesta kita, kita berangkat besok saja, ok tak ada yang perlu didiskusikan lagi, aku juga akan istirahat, selamat malam, dan jangan berisik white",. Dengan nada serius dan sedikit mengancam di akhir.
"oke, malam juga black",.Dengan nada mengantuk berat.
Malam pun datang, kedua omnigod inipun terlelap dibawah pohon rindang digelap malam itu, hanya ada nyala api unggun yang menerangi sekitar, tak ada satupun hewan atau spesies lain selain mereka berdua, hanya semilir angin malam yang menembus heningnya pekat malam, malam berjalan perlahan meregang dan merentang dari tengah sunyi, hingga fajar menunjukan hangat dari redup berangin yang menusuk tulang,.
Kedua omnigod itupun terbangun walau faktanya yang terbangun duluan adalah black,.
"hoammmzzz, baru kali ini aku merasa nyenyak dalam beristirahat",.Ujar black.
Dalam fikiranya black mulai memikirkan sesuatu yang menurutnya bisa dilakukan kedepanya agar waktu mereka berdua tak terbuang percuma,.
"(bagaimana jika aku dan white berjalan pergi berlawanan arah?!, mungkin lebih efisien dan cepat, ya aku akan pergi ke arah timur dan white ke arah barat,)",.Black bergumam dalam fikiranya.
"hoammmzz, black kau sudah bangun",.White menguap.
"iya kan kuusahakan untuk merubahnya",.Dengan nada malasnya white berbaring kembali.
"ciiihhh, sudahlah terserahmu saja, jika kau mau tidur lagi tidurlah, tapi aku akan pergi duluan",.Black serius.
"hahhh, pergi duluan?!, kemana kau akan pergi?!,".White tebangun lagi walaupun duduk,.
"karena kau selalu lama dalam bertindak dan mengambil keputusa, dan lebih tepatnya aku mendapatkan semacam ide agar tugas kita cepat selesai, atau lebih tepatnya efisien, jika kita pergi bersama yang ada mau diberi 100 atau bahkan 1000 tahunpun kita takan pernah menyelesaikan tugas ini jika kita bersama, semua itu karen masalahnya ada padamu, kau paham kan,?!,maka dari itu aku memutuskan akan pergi ke arah timur, dan kau ke arah barat, gimana?!, Kau setuju?!,.Black dengan nada menceramahi.
"hahhh kukira apa, baiklah terserah keputusanmu, aku ikut saja, tapi sampai tiba saat kita bertemu lagi mari kita bersaing, bagaimana?!, ujar white percaya diri.
"baiklah apa persaingan kita untuk kali ini?!",.Tanya black kembali.
"oke, bagaimana kalau diakhir nanti kita saling beradu anak didik?!,.Seringai white mencurigakan.
Tanpa sadar black mengiyakan ajakan persaingan yang sebenarnya akan memperumit jalan terjal yang mereka akan hadapi didepan.
"baiklah, aku setuju, karena sudah pasti akulah yang akan menang, mana bisa anak didiku kalah dengan anak yang dididik oleh orang bodoh dan sembrono sepertimu, kunantikan saat dimana kita bertaruh nanti, ahahahahah tunggu saja kau white",.Tawa sombong black
"ok, jika kau setuju, dan ingat walaupun aku bodoh dan sembrono, belum tentu dalam masalah kekuatan aku kan kalah darimu black, hahah baiklah sampai bertemu 100 tahun lagi black",.Ucap white dengan sedikit berat.
"yahh terserah kau, baik tunggu saat itu tiba dan aku pasti akan menang dan mengalahkanmu dalam taruhan kali ini, dan sampai jumpa juga white",.Ucap black yang juga merasa berat, (tidak,....sampai jumpa saudaraku),gumam dalam benak black.
"yoo, kalau begitu selamat jalan",.White.
Black pun melangkah pergi memulai tugas dengan langkah pasti menuju arah timur, sementara itu white masih melanjutkan tidurnya,.