
Dalam luasnya angkasa dan pekatnya kegelapan kedua omnigod ini mulai resah dan gelisah, mereka bosan tak ada aktivitas dan pencapaian yang membuat mereka bersemangat setiap harinya selama miliyaran bahkan triliunan tahun sejak keberadaan mereka ada hingga sekarang, sampai salah satu omnigod menggerutu yaitu omnigod white berkata sambil memainkan dan meniup asteroid-asteroid dan galaxy-galaxy yg berterbangan diujungnya.
"Ciihh sampai kapan sih aktivitas kita berdua seperti ini terus, diam bahkan bertengkar hanya karna hal kecil seperti membuat semua ini" sambil meniup galaxy diujung jarinya.
"berisik sekali kau white", sahut omnigod black.
Sejenak white berfikir dan mulai mendapatkan ide sambil tersenyum senang hingga tanpa sadar ribuan galaxy disekitar telapak tanganya tergenggam erat saking semangatnya.
"hei black, aku punya ide bagus" ucapnya sambil mata berbinar binar.
"hei sebelum menceritakan itu lihat telapak tanganmu", jawab black.
"ohhh tidak aku lupa saking bersemangatnya" dengan wajah polos dan datarnya white memalingkan pandanganya.
""ciihh kau itu sembrono sekali, lalu apa idemu?" dengan nada kesal black memicingkan matanya.
"bagaimana jika kita membuat satu planet?".Sambil senyum white dengan percaya diri dan bersilang tangan Dengan bangganya.
"hahhh apa kau bodoh? Itu memang aktivitas kita setiap hari, kita membuat dan menghancurkan planet bahkan jutaan galaxy agar dapat membuat jutaan planet juga agar keseimbangan ini terjaga, sekarang kau membicarakan hal yang menjadi aktivitas sehari2 kita? Darimana asal pemikiranmu itu bodoh, zzz"
Dengan nada kesal black memalingkan pandangnya.
"hahahah, dengarkanlah perkataanku sampai selesai black" dengan percaya diri dia merangkul black.
"lalu apa yang sebenarnya kau maksud?" nada jengkel black.
"begini, ya mungkin memang ini kebiasaan kita sehari2, tapi kali ini kita buat beda" ujar white
"hahaha nah dengarkan, kita membuat satu saja planet khusus untuk membuat kita terhibur, dengan membuat berbagai macam mahluk hidup, dan diantaranya kita buat satu spesies yang bisa berfikir, berkembang, dan bersaing, yang akan menjadi kandidat teman kita disini, dengan syarat mereka yang bisa melewati proses hidup diplanet yang akan kita buat itu, bagaimana black?"
White memicingkan mata.
"terserah kau saja aku hanya bisa mengikuti, soalnya aku juga bosan, tapi biar aku yang membuat ujian mereka untuk berproses, berfikir dan bersaing, intinya biar aku yang urus spesies penghambat atau penghancur ciptaanmu, bagaimana? Setuju white?"
Tanpa berfikir panjang white mengiyakan pertanyaan dan jawaban dari black dengan tertawa dan berkata "oke, yandere kun".
Dari sana lah awal mula cerita kehidupan yang diciptakan dua omnigod yang bosan dan haus akan kesenangan dimulai.
Dan tanpa menunggu lama white mengambil sebutir debu galaxy entah dengan cara apa dia membuat satu planet dengan menyentuhnya saja dan memperbesar ukuranya layaknya touchscreen pada layar monitor yang lebih dekat serupa dengan AR (Augment Reality) agar mempermudah dia membuat detail planet dan membuat elemen-elemen untuk membuat planet itu, dimulai dari membuat unsur sekaligus inti planet dari bola api panas, disusul dengan mengemasnya dengan unsur elemen tanah dan bebatuan, kemudian membuat elemen air hingga memenuhi sebagian planet, dan yang terakhir sebagai pelengakap kehidupan dia meniup kecil planet mungil itu dengan lembut membuat elemen angin agar menjadi sumber kehidupan untuk spesies-spesies yang akan menghuni planet tersebut.
Disisi lain black yang melihatnya hanya menguap dengan rasa bosan.
"huffttt, akhirnya satu planet khusus kita jadi juga, ternyata jika kita membuat planet dengan serius agak melelahkan ya!?, baiklah akan ku beri nama planet ini MERAH" sambil menyeka dahinya white tersenyum.
"ya itu karena selama ini kita hanya menciptakan planet dan galaxy2 tanpa mahluk hidup dan elemen-elemen yang komplit, toh selama ini kita juga tak tau tujuan dari penciptaan jutaan planet dan galaxy yang telah kita buat, yang kita tahu itu hanya kewajiban dan tanggung jawab kita untuk menjaga keseimbangan semesta yang kita duduki, tapi yahh mau bagaimana lagi itu tugas keberadaan omnigod seperti kita mungkin, karena ibu sekaligus ayah, atau lebih tepatnya Dia menciptakan kita untuk tugas seperti itu".black berkata Sambil menutup matanya.
"baiklah saatnya aku membuat semua spesies sekarang" sahut white.
"terserah, tapi ingat biar aku yang menciptakan sisi gelapnya".Black
Sesuai dengan namanya omnigod black
"ok, tunggu sebentar black biar aku fokus" white dengan serius mulai membuat penghuni dari planet yang dia buat.