CEO'S Gamer Girl

CEO'S Gamer Girl
Lah Cuman Mo ngomong gitu-_



Vina hanya mengkode dengan kepalanya.Alangkah terkejutnya Saskia kini hanya menunduk dan takut kabur juga tidak bisa karena ia terpojok.


"Ehem!"ujar Jio sengaja.


"Aduh si Cowok Rese ini kenapa disini sih"ujar Saskia dengan memejamkan matanya.


Jio mengkode Vina agar pindah tempat duduk Vina hanya menghela nafas dengan kasar dengan apa yang akan terjadi.


"Ma-Maaf tuan ada urusan apa dengan saya tuan"Tanya Saskia memulai pembicaraan.


"Kalau ngak ada urusan lagi saya akan pergi"ujar Saskia beranjak bangun dari tempat duduknya.


Akan tetapi,Jio menahannya langsung menyerertnya dengan secara paksa melihat kejadian tersebut Vina yang ingin menyusulnya tiba² di tahan sekretarisnya Jio.


"Lepasin gw"ujar Vina memberontak.


"Maaf Nona,Nona jangan ikut campur dengan urusan Tuan muda"ujar Sekretarisnya.


"Tapi gw khawatir sama sahabat gw yg tiba² dipaksa"ujar Vina khawatir.


"Tenang nona,anda tidak perlu khawatir sebaiknya nona saya antar pulang"ujar Sekretaris.


"Awas aja kalau ada apa² gw akan baku hantam meskipun dia paling terkenal dimana² gw kagak takut"ujar Vina penuh percaya diri.


"Hahaha jangan harap nona"ujar sekretaris tertawa renyah.


"Bodo Amat"ujar Vina kesal.


Saskia yang kini sedang di paksa ia berusaha untuk memberontak tetapi hasilnya nihil karena kekuatannya lebih kecil daripada cowok rese ini.


"Hey~ lepasin"rengek Saskia.


"Diam!"ujar Jio dingin.


"Gw mau di bawa kemana sih"ujar Saskia bingung.


Namun,Jio tidak menggubris perkataan Saskia dan hanya melihat tatapan lurus saja hingga sampai di parkiran mobil.


"Masuk!"ujar Jio Dingin.


"Ngak! gw kagak mau"ujar Saskia sambil melipat tangannya di dada dengan memalingkan wajah.


"Oh~ tidak mau ya"ujar Jio tersenyum sinis.


Tiba² Jio mengendong Saskia sontak membuat Saskia terkejut dengan mata bulat sempurna.


"Diam!"Sambil memasukan Saskia kedalam mobil.


Saskia merasa ada yang aneh dengan cowok rese ini.Kenapa tiba² cowok rese ini tidak merendahkannya dan malah lumayan lembut ya meskipun sikapnya masih terlihat datar dan dingin.


"Gw harus tanya sama cowok rese ini"Batin Saskia.


Saskia sesekali melirik Jio,akan tetapi niatnya mau nanyaian ngak jadi karena di beritahu


"Gw ajak lu ke taman bentar"ujar Jio masih Fokus.


"Nah gitu dong ngomong dari tadi sia sia deh gw ngelirik dia.Nanti kiranya gw curi pandang dia"Batin Saskia.


"Mau ngapaian ngajak gw ke taman?"tanya Saskia penasaran.


Jio malah menghiraukan perkataan Saskia dan hanya tersenyum sinis.


"Dih,ni anak kenapa dah pakai senyuman sinisnya.Gw harus hati² dengan dia"Batin Saskia berjaga-jaga.


Jio sengaja mencuri pandang Saskia dan Jio menyadari kalau Saskia belum memakai Sabuk pengaman.Sontak mobil Jio berhenti mendadak dan membuat Saskia terkejut.


"Lah,kok berhenti di sini kan kita ke taman?"tanya Saskia bingung.


"Pakai dulu sabuk pengamannya"ujar Jio dingin.


"Eh?(ngeliat ke bawah) Oh iya gw ngak pakai sabuk pengaman"ujar Saskia cengengesan.


"Sudah,ayo"ujar Saskia.


Jio menyalakan mesin mobilnya dan tempat yang ditujunya sudah sampai.Di taman,sangat sepi tidak satu orang pengunjung yang datang yap kini jam menunjukkan pukul 04.00 WIB.Saskia bergidig ngeri kenapa tempat tersebut sangat sepi dan sunyi.


"Buruan Lu mau ngomong apa sama gw,gw harus buru²"ujar Saskia yg tidak sabaran.


Jio terdiam sejenak


"Gw mau minta maaf sama lu atas perlakuan gw sama lu yang waktu beberapa minggu yang lalu"ujar jio panjang lebar.


"Lah cuman mo ngomong gitu,buang waktu gw aja"ujar Saskia hendak pergi akan tetapi di tahan oleh Jio.


jangan Lupa like,vote and comen


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸