
Pagi-Pagi sekali Saskia bangun dan mengambil Handuk lalu pergi ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya.20 menit sudah berlalu kini Saskia melaksanakan ibadahnya dan berdoa kepada yang maha kuasa.Saskia di panggil oleh Salah satu perusahaan yang besar dan kategori perusahaan yang ke 2 sesudah perusahaan RRTL Group.
Saskia bingung melihat pakaiannya di dalam lemari,mana yang cocok untuk pergi interview.Saskia masih mencocok cocokkan pakaiannya dan akhrinya menemukan pakaiannya yaitu kemeja berwarna hijau muda dan celananya Jeans hitam dengan gaya rambut di ikat tidak lupa memakai Anting besar lalu memakai Arloji di tangannya yang terlihat sungguh menawan.
Saskia melihat dirinya di depan cermin alangkah terkejutnya melihat dirinya sendiri sungguh berbeda dari biasanya.Padahal Saskia tidak memakai polesan make up Saskia sungguh Cantik,memang dia Gadis kampung yang paling cantik di antara wanita mana pun.
Tidak berasa sekarang Pukul 06.00 WIB,Saskia tidak lupa untuk sarapan paginya dengan Nasi di tambah telur mata Sapi.Sedangkan Vina Memasak sarapan Favoritnya.
Setelah usai sarapan ia berpamitan kepda Vina untuk berangkat ke perusahaan tersebut.
"Vina,Gw pergi ke perusahaan dulu ya"ujar Saskia menuju kamarnya untuk mengambil tasnya.
"Loh,katanya mau pergi ke perusahaan kenapa ke kamar lagi?"ujar Vina Bingung.
"Ini gw mau mo ngambil tas dulu Serbet"ujar Saskia kesal di tambah mengejek Vina.
"Apaan sih Lu bar-bar"ujar Vina Ngejek Saskia.
"Sudahlah,gw kagak mau ribut ama lu"ujar Saskia sambil berjalan.
"Iya2 hati2 di jalannya"ujar Vina melihat Saskia.
"Siap,Makasih Assalamualaikum Vin"ujar Saskia menutup pintu luarnya.
"Waalaikumsalam"ujar Vina.
Vina tersenyum melihat Saskia kembali ceria lagi.
"Semoga lu ngak sial lagi" batin Vina.
Sementara di tempatnya Saskia,kini ia berada di dalam mobil Taxi dengan wajah yang sumringah.Saskia bersemangat dan berdoa agar tidak terjadi apa-apa.
Taxi tersebut berhenti di perusahaan yang telah mengundang Saskia.Tidak lupa Saskia membayar taxi.
Saskia hanya terus mengeluarkan nafasnya agar dirinya tenang.Saskia masih memegang Ijazahnya dengan di bungkus dengan amplop.
"Saskia kamu harus bisa okeh..." ujar Saskia dalam hati.
Dalam beberapa langkah Saskia tidak sengaja menabrka seseorang.
BRUKK...
"Aduh!"ringis Saskia kesakitan.
"Maaf Tuan Saya tidak sengaja"ujar Saskia berjongkok untuk mengambil kertas ijazahnya.
"Emm...Nona anda tidak apa²"ujar Jio sambil melihat keseluruh tubuhnya apakah ada yang lecet atau tidak.
"Eh,E-e-enggak kok Tuan"ujar Saskia langsung menunduk karena takut.
"Nona"ujar jio sengaja.
"I-iya Tu-tuan"ujar Saskia masih menunduk.
Tiba-tiba dagu Saskia diangkat oleh Jio betapa terkejutnya dengan Jio yang tiba² berperilaku lembut.
Dengan Sigap Saskia lalu langsung memalingkan wajahnya kesembarang arah.
"Hey,Nona kenapa anda begitu tidak mau melihat Wajah saya"ujar jio terlihat sedikit kesal.
"Maaf,tuan apa urusannya dengan saya"ujar Saskia masih memalingkan wajahnya.
"Dan saya permisi tuan Saya masih ada urusan"ujar Saskia dengan berlari dengan tangan dan kaki gemeteran.
"Tu-"ujar jio yang terpotong dengan deringan telfonya.
"Sial!"umpat Jio.
Saskia kini sedang di depan resepsonis dengan nafas masih ngos-ngosan.
"Maaf,Nona kenapa anda begitu ngos-ngosan"ujar Resepsonis yg khwatir.
"apakah ada orang yg jahat"tanya Resepsonis kepo.
"Eh?enggak kok nona,saya hanya lari karena takut kesiangan"ujar Saskia berbohong.
"Apakah benar ini perusahaan LTRR Community?"tanya Saskia.
"iya nona,apakah nona yang akan di interview?"Tanya Resepsonis.
"Ah?iya nona,emm...maaf kalau ruangan interviewnya dimana?"Tanya Saskia.
"ayo nona ikut saya"ujar resepsonis.
Jangan Lupa Like,vote,dan comen
🌹🌹🌹🌹🌹🌹