
...Happy Reading...
.......
.......
.......
.......
.......
.......
.......
6:00 a.m, Australia
Kring... Kring... Kring
Eunghh
"Jam berapa nih?." Seru gadis cantik sambil melihat jam.
"Ckk baru jam 6, dikira gue udah telat huhh." Omelnya.
"ALEXA BANGUN UDAH PAGI, NTAR KAMU TELAH KE KANTOR." Seru wanita berumur 35 tahun yang merupakan bibinya.
Yap gadis cantik tersebut adalah Alexa, Alexandra Queenzy Siregar.
"YA AUNTI BENTAR, ALEXA MAU MANDI DULU" Jawab Alexa.
"JANGAN LAMA-LAMA." Ujar Aunty.
"IYA, ckk suara aunty toa banget dah." Omelnya.
Dengan segera Alexa mandi dengan cepat agar Auntynya tidak teriak lagi.
15 kemudian,
Alexa ke luar dari kamar mandi dengan menggunakan bathrobe dan segera menuju walk in closet. Alexa keluar dengan make up tipis dan memakai pakaian dress warna coklat kulit model sabrina dengan boots hills sewarna dengan pakaianya, dan jangan lupakan sedikit aksesoris.
Setelah memastikan semuanya rapi, Alex mengambil tas Hermes-nya yang berisikan handphone, powerbank, dompet, beberapa makeup dan jangan lupakan pistol yang selalu ia bawa kemana-mana. Ia segera turun untuk sarapan bersama keluarga Grandpa dan Grandma dari Siregar.
(* ̄▽ ̄*)
Meja makan,
"Lama banget si lo, ngapain aja sih? Gue udah laper nih nungguin lo daritadi." Kesal pemuda yang seumuran dengannya.
"Heleh baru juga bentar dibilang lama, kenapa ga duluan makan aja kek Vin? Gitu aja ribet lo kek cewek." Ejek Alexa.
Vin? Lebih tepatnya Alvino schner Siregar, anak bungsu dari Aunty Vena Siregar dan Uncle Louis Siregar.
"LO--" Ucapan Vino terpotong karena seruan Granpa.
"Kalian ini udah gede masih aja ribut, udah sekarang makan jangan berisik." Ujar Granpa.
"Maaf Granpa." Sesal Alexa dan Vino.
"Yaudah sekarang makan dan Louis doa."
Selam makan hanya terdengar dentingan sendok dan garpuh, karena saat makan tradisi di keluarga Siregar tidak diperbolehkan makan sambil berbicara karena tidak baik.
Selesai sarapan,
"Alexa udah selesai, kalau gitu Alexa berangkat ke kantor dulu ya." Pamit Alexa dengan menciumi tangan dan pipi grandpa, grandma, uncle dan auntynya.
"Heh lo ga salam ke gue?." Ucap Vino kesal.
"Ogah gue, bye semuanya." Ujar Alexa.
(* ̄▽ ̄*)
PT. Urindo Jaya Group.
Kantor tersebut adalah anak cabang dari Perusahaan Siregar Group yang bergerak di bidang kuliner dan kesenian. Alexa dioercayai oleh Grandpa untuk memegang perusahaan tersebut.
Alexa memarkirkan mobil BMW hitam di parkiran khusus Direktur Utama.
Alexa masuk kedalam kantor langsung disambut satpam yang berjaga.
"Good morning Miss Alexa." Sapa satpam yang bernama Andre.
"Morning too Andre." Balasnya diiringi senyuman tipis.
"Good morning Miss Alexa, have a good day miss." Sapa resepsionis diiringi senyuman manis yang bernama joyli.
"Morning and have a good day too Joyli." Balas Alexa.
Setiap berpapasan dengan karyawan kantor, Alexa hanya menganggukkan kepala serta tersenyum tipis. Alexa memasukki lift khusus petinggi dan meneka tombol 27.
Alexa keluar dari lift langsung disambut sekretarisnya.
"Good morning Miss." Sapa Sekretarisnya, Levita Leonardo.
"Good morning too Levita, please read my agenda today." Tanya Alexa.
"Okay Miss, today you have a meeting with the finance manager and lunch with helsy entertainment's chairman to discuss cooperation at soilye restaurant. For next your schedule is empty.
"Okay, please prepare the meeting material." Titah Alexa
"Okay miss." Balasnya.
"Huftt lumayan juga nih berkas, kalau ini kerta ga ngasilin duit, bakal gue bakar juga nih." Omel Alexa saat melihat 3 tumpukkan berkas diatas mejanya.
Saat sedang menandatagani berkas-berkas tersebut, terdengar suara ketukan.
Tok... Tok... Tok...
"Ya, please open the door." Jawab Alexa.
"Excuse me miss, this is the material of the meeting and to meet it will start 20 minutes again." Jawabnya.
"Okay, i will learn this first if the meeting will start, you can call me." Ujar Alexa
"Yess miss."
Bersambung---------->
^^^^^^-FAU 🐨🐨^^^^^^