
Singkat cerita mereka sudah sampai di depan hutan.
"apakah ini hutan? terlebih menyeramkan"
"tentu, hutan memang terlihat agak gelap"
"tidak seperti yang ku bayangkan"
"memang apa yang kau bayangkan?"
"hutan itu indah, karena banyak bunga"
"kau, dapat informasi itu dari mana"
"buku yang ku baca"
"emang buku apa yang kau baca"
"buku cerita"
"pantas saja"
"emang ada yang salah ya?"
"enggak kok" sambil tersenyum
Dexter dan Arisha masuk ke hutan, di dalam hutan itu sangat sunyi.
"sunyi sekali" kata Arisha
"hutan memang seperti ini"
mereka berdua terus berjalan dan terdengar suara Auman
"suara apa itu...." sambil ketakutan
"palingan cuma harimau"
mereka terus berjalan dan mendengar suara aneh
"sekarang suara apa" sambil ketakutan
"abaikan suara itu"
Arisha tidak sadar di belakangnya ada yang mengikuti
"aaaaa....." teriak Arisha
Dexter lalu melihat ke belakang
"benda apa itu"
ternyata ada tentakel yang melilit Arisha, tentakel itu berlendir
"tolong lepaskan aku, dari benda berlendir ini"
"fiery blow"
setelah menggunakan fiery blow, tentakel itu melepaskan ikatannya
"terimakasih Dexter"
"sama-sama, tapi benda apa itu"
ternyata tentakel itu berasal dari akar pohon, Dexter dan Arisha melanjutkan perjalanannya
"berapa lama lagi kita di hutan ini"
"hutan ini sangat luas, jadi kemungkinan kita akan keluar dari hutan ini 1 hari lagi"
"ha.. 1 hari lagi, apakah masih ada benda berlendir itu lagi"
"tenang saja, jika kau terkena benda itu lagi aku akan memukulnya dengan jurusku"
"aku masih merasakan lendir itu, sangat menjijikkan"
"katanya kau ingin berpetualang, kenapa kau takut"
"bodoh, aku tidak takut tapi aku tidak suka dengan benda itu"
mereka berjalan terus menerus sampai sore.
"lelah sekali, apa aku boleh istirahat"
"kita akan beristirahat saat malam sudah tiba"
"baiklah kita akan istirahat"
"benarkah, hore..." dengan semangatnya ia berkata begitu
malam telah tiba.
"akhirnya aku bisa beristirahat dengan tenang"
"kau tampak senang"
"tentu saja, aku sudah berjalan seharian tanpa istirahat"
"baiklah selamat tidur"
Dexter telah tidur tapi tidak dengan Arisha
"banyak banget nyamuknya"
Dexter terbangun karena mendengar suara Arisha
"ha... kau belum tidur, bukannya kau lelah karena berjalan seharian"
"aku membangunkan mu ya, maaf tapi ini nyamuknya banyak banget"
"baiklah aku akan tidur lagi"
"maaf telah membangunkan mu"
"tidak apa-apa"
Dexter tidur lagi, dan Arisha mencoba tidur, beberapa menit kemudian ia tertidur.
Pagi telah tiba, tapi Arisha masih tidur
"hei bangun, ini udah pagi"
"sebentar lagi" kata Arisha yang masih ngantuk
"baiklah aku beri waktu 10 menit"
10 Menit kemudian
"hei bangun, ini sudah 10 menit"
"sebentar lagi"
"kau harus bangun, atau aku tinggal"
"iya-iya aku bangun" masih mengantuk
beberapa saat menit kemudian
"kau sudah siap melanjutkan perjalanan"
"iya-iya" sambil kesal
"kau tampak kesal"
"t...i..dak, aku tidak kesal"
"baiklah kalau begitu, ayo..!"
mereka melanjutkan perjalanannya di tengah perjalanan mereka melihat sebuah gubuk
"hei, lihat ada sebuah gubuk"
"mana ada gubuk di tengah hutan ini"
"lihatlah ke sana bodoh"
Dexter melihat ke arah yang ditunjuk Arisha dan ternyata memang ada gubuk
"siapa yang tinggal di tengah hutan ini"
karena penasaran Dexter dan Arisha pergi ke gubuk itu
"ayo kita ke sana" kata Arisha dengan semangatnya
"hati-hati mungkin ada jebakan"
Bersambung.....