
.
.
.
.
.
"Yo Torao Tempat dudukmu sebelah sini hehe"ucap saki sambil tersenyum kepadaku.
"Oke "aku pun menuju ke dia dan duduk disamping dia.
"Hey torao kamu mau ikut denganku saat istirahat?sekalian menunjukan beberapa tempat disekolah ini"ucapnya.
Aku pun terheran heran bagaimana dia bisa tau beberapa tempat disekolah ini,inikan tempat sekolah yang Dikususkan untuk sma,aku pun bertanya kepadanya "bagaimana kau tahu tempat disekolah ini? sekolah ini kan Tempat yang dikususkan untuk sma"ucapku.
"Hadeh torao aku datang sangat pagi ke sekolah ini aku sengaja agar bisa melihat-lihat sekolah ini"balasnya.
"E-eeh iya juga ya hahaha"ucapku.
"Sudah jangan mengobrol terus ini kan sudah waktunya sekolah jika ingin mengobrol ngobrollah saat istirahat tiba"ucap guru yang tiba tiba berbicara kepada ku dan saki.
Kita berdua pun belajar sampai 4 jam dan setelah itu bell istirahat pun berbunyi.
"Akhirnya bellnya berbunyi"ucap saki yang kegirangan.
"YANG BENAR SAJA BELAJAR 4 JAM??"ucapku sambil marah.
"Ya itu agak membuatku kecapean sih tapi untungnya bell istirahat sudah berbunyi"ucap saki kepadaku.
"Baik anak anak karena kalian juga baru disini saya akan memberitahukan kalau kalian belajar sampai siang hari Dan kalian diberi waktu 1jam untuk istirahat dan setelah itu kalian masuk kelas lagi dan belajar setidaknya 1jam"ucap guruku.
Saki Pun mengajak ku keluar kelas dan berkata"baiklah torao kita mulai untuk ketemanku dia datang lebih pagi Dariku dia juga dibilang orang yang serbatau semua berita dan semua lokasi di sekolah iniaku pun juga tidak tau Dagaimana dia bisa tau sebanyak itu,tapi lebih baik kita bertemu dengannya terlebih dahulu"ucap saki yang Demberitahuku.
"O-okeh kurasa?"aku pun meras tertarik karena dia serba tau disekolah ini.
"Halooo lukasz"ucapnya kepada teman yang dibicarakannya tadi.
"Oh halo saki ada yang bisa kubantu..?oh sepertinya kau mendapatkan teman baru mu ya?"ucap lukasz yang melihatku.
"Oh ya aku menemukan teman baruku lagi hihihi,oh iya aku lupa memperkenalkannya kepada mu torao perkenal Dia adalah temanyang kumaksud tadi dia adalah lukasz dan lukasz nama dia adalah torao"ucap saki
"Oh jadi kamu torao ya salam kenal ya ngomong ngomong jika kamu ingin bertanya sebaiknya kamu bertanya Kepadaku tentu saja kamu harus membayar tenang saja harganya murah kok,oh ya jika kamu bertanya kenapa aku Bisa tau semua sekolah ini tentu saja aku akan menjawab aku sudah kesekolah ini sebelum acara masuknya murid Baru dan aku bisa mengahapal semua letak sekolah ini dalam 3 hari sja"ucap lukasz kepadaku.
"Tentu saja aku akan bertanya kepada mu oh iya ngomong ngomong apakah kau tau topik yang sudah lama tetapi Tetap menjadi topik yang sering diperbincangkan sampai saat ini"ucapku sambil memberinya uang.
"Tentu saja aku tau,topik ini ada hubungannya dengan misteri luar angkasa katanya banyak meteor yang jatuh ke Bumi tapi saat ingi jatuh kebumi meteor itu tidak bisa melewati ozon bumi yang mengakibatkan mereka lenyap Diudara tapi ada sesuatu benda kecil yang jatuh ke bumi dan itu tidak hancur sama sekali dan sekarang ilmuan Sedang mencari tau apa itu mereka sering melihat itu ada yang berukuran seperti cacing dan yang paling besar Adalah seukuran kumbang badak, konon adalah meteor yang diluncurkan oleh alien ke bumi "ucapnya lukaz yang Memberi tahu ku secara detai dan jelas.
"Nah itu dia informasi yang kuinginkan mungkin aku akan menjadi langgananmu hehehe"ucapku yang puas dengan Informasi dari lukasz.
"Baiklah sudah berbincangnya torao ayo kita harus cepat melakukan school tournya sebelum bell berbunyi lagi" Ucap saki kepadaku.
Kemudian aku dan saki pun berkeliling sekolah dan saki pun menjelaskan semua detail yang ada disekolah ini
Bell pun berbunyi saki merasa puas karena dia sudah berhasil memberitahuku semua tempat yang ada disekolah Ini,singkatnya bell pun berbunyi dan aku dan saki pergi ke gerbang sekolah.
"Sepertinya sudah waktunya pulang saja tidak terasa ya waktu begitu cepat"ucapnya.
"ya waktu sangat berjalan cepat,ngomong ngomong aku akan pulang dulu ya"balasku kepadanya.
Aku pun melambaikan 1 tangan kepadanya dan sebaliknya juga dia melambaikan dua tangan kepada ku dan Kepalanya terhantuk tiang listrik,aku pun tertawa melihatnya dan aku pun pulang kerumah dan menunggu Keesokan harinya untuk parawisata.....
.
.
.
.
.