
Fano kaget melihat rifa yang tengah berbaring di lantai tangaa dengan bersimbah darah di kening nya , fano juga melihat ada teman -teman rifa yang tengah berusaha mengendong rifa.
" heh knpa dia bisa gitu" kata fano pada teman rifa
"gk tau fan , kita nemuin dia udh kaya gini" kata ani
"Duh gmna dong" kata fano sambil memikirkan sesuatu
"fan lo bawa aja ke uks " kata siska
"hah gue bwa ke uks" kata fano
"iya fan lo gendong aja dia" kata ani
di tengah pembicaraan ada naumy yang tengah lewat depan mereka dan ia bertanya
"eh itu knpa " kata naumy
"gk tau kita " kata ani dan siska
"fan ayo cpet gendong rifa" kata ani
"gk mending gue kasi nafas buatan dlu " kata fano
"eh iya coba aja " kata naumy
"iya bentar" kata fano
fano pun mendekat ke arah rifa yang tengah pinsan dan iya mengelus rambut rifa , fano mendekat kan muka nya ke arah muka rifa.
dan kebetulan ada pak satpam lewat fano langsung memangil pak satpam dengan pelan iya menyuruh pak satpam memegang rambut rifa dan memberi nafas buatan kepada rifa , fano dengan pelan berbisik
"faa mafin aku ya aku mau ngasi nafas buatan buat kamu" kata fano di telinga rifa
pak satpam pun memajukan muka nya dan fano perlahan mundur , rifa yang tengah pinsan bohongan membuka sedikit kelopak mata nya pak satpam hampir memberi nafas buatan untuk rifa seketika itu rifa terkejut dan bangun iya langsung refleks menampar pak satpam dan berteriak
"plakk" suara tamparan yang keras berbunyi nyaring
"aduh neng sakit" kata paksatpam
"aaaa ko bpk ada di sini sih" kata rifa
" ya kan neng pinsan tadi" kata pk satfam
" bukan nya tadi fano yang ada di sini ngapain jadi bpk" kata rifa
" lah itu den fano di belakang " kata pak satpam sambil menunjuk ke arah belakang rifa
fano pun melambaikan tangan nya dan tertawa sambil pergi ke arah mobil nya
"iiiih fano " pangil rifa dengan keras
dan teman" rifa hanya bisa tertawa kecil melihat tingkah rifa dengan pak satpam
"bpk sih jadi saya malu kan " kata rifa dengan nada kesal nya
"lah ko jadi saya yang salah" kata pk stpam
"ah tau ah bpk pergi gih" kata rifa sambil cemberut dan mengusir pak satpam
naumy di sana hanya menyimak dan tertwa kecil.
"heh lo siapa berani-berani nya lo ngetawain gueeee" kata rifa pada naumy
"enga" kata naumy
"itu ketawa ya bdh" kata rifa
"ge'er" kata naumy sambil pergi
"weh tuh bocah tengil banget , gue baru liat dia" kata rifa pada teman nya
"iya rif ani juga baru liat , apa dia murid baru ya " kata ani
"bisa jadi sih" kta siska
"hah murid baru, tapi ko bisa dia sama fano tdi" kata rifa
" enga ko rif dia dateng nya belakangan" kata ani
"masa sih" kata rifa sambil mengingat
ani dan siska hanya menahan tawa nya denngan sekuat mungkin tapi lama ke lamaaan mereka tidak bisa menahaan tawanya lagi mereka berdua ter tawa melihat rifa
"hahahahahahaa" tawa ani yang keras
"heh lo berdua kenapa ada yang lucu hah" kata rifa
"lucu emang rif" kata siska
"lucu dari mana nya" kata rifa
"rambut lo fa " kata ani
"hah rambut gue knp" kata rifa sambil memegang rambut nya dan iya menggambil sesuatu dari rambutnya
"hah ini apaan" kata rifa sambil mengambil tali rapia warna warni yanga da di rambut nya
tawa ani dan siska pun semakin pecah karna tali tersebut susah di lepaskan oleh rifa.
"aaaaa tali apa ini banyak banget mana susah lagi" kata rifa merengek
"bakalan susah itu fa , soal nya kaya di lem" kata siska
"ah sialan pasti kerjaan nya si fano nih" kata rifa sambil mengepiskan tali tersebut
rifa dan teman" nya pun bergegas pergi dari tanga sekolah sedangkan di sisi lain kenze dan azri sudah sampai di rumah
...****************...
...----------------...
...****************...
RUMAH KENZE
"heh zri makasi ya udh nganterin gue" kata kenze
"iya ze sama²" kata azri
"ydh lo mau masuk dlu gk" kata kenze
"buat hari ini mungkin enga dlu, soalnya aku ada janji sama ppa aku" kata azri
"oh ydh ,salam buat ppa kamu" kata kenze
"iya " kata azri sambil menutup pintu mobilnya dan azri pun bengong sejenak
membuka kembali jendela mobil nya dan berteriak kpda kenze
"zeee kata kamu tadi apa??" kata azri sambil teriak
kenze yang tengah berada di anak tanga menuju pintu rumahnya pun bergenti dan berkata
"titip salam buat ppa kamu" kata kenze sambil pergi membuka pintu
"hah iyaaaa" kata azri
azri pun bengong kembali dan berkata dalam hati" kamu hah kamu gk slh denger " kata azri dlam hati dan bergegas pulang.
sedangkan di jalan fano terus tertawa mengingat kejadian tadi di tanga sekolah
"haduh rifa²ada ada aja kelakuan nya , bisa bisa nya dia gitu gak tau malu banget ni cwe" kata fano bicara sendiri dan melanjutkan perjalanan nya .
mempersingkat waktu fano dan azri pun sudah sampai di rumah mereka masing-masing
fano langsung ber gegas ke kamar nya dan meletakan tas nya di meja belajar iya langsung membaringkan tubuh nya di kasur sambil memegang hp nya lalu iya mengabari kenze
...---------------...
...----------------...
...----------------...
CHATIING
ONLAINE
Zee.
^^^ya^^^
kamu udh sampe rumah
^^^Belum masih di pintu^^^
heh serius cil
^^^lah iya juga^^^
ydh deh iya makan dlu
^^^nanti^^^
sekaran izeee
^^^Di bilangin masi di depan pintu^^^
^^^jugaaa ngyel. ^^^
lh emang iya ydh deh masuk
dlu abis itu ganti baju , makan
ya.
^^^Iya bawel^^^
OF LAINE
...----------------...
......................
Chating pun selesai fano langsung menaruh hp nya dan berusaha memejamkan mata nya sedangkan di rumah kenze
...****************...
...****************...
...****************...
RUMAH KENZE
"tumben fano ngechat" kata kenze dalam hati nya dan langsung bergegas membuka pintu lalu menaiki tanga menuju kamar nya sesampai nya di kamar kenze pun langsung bergegas menganti baju nya dan melihat kembali chatingan nya .
lalu tanpa di sadari iya pun terlelap tidur.